Makanan Diabetes: 6 Pilihan Cerdas & Terbaik

Beri tahu teman-teman Anda

Makanan memegang peran penting dalam penyebab dan pengobatan penyakit Diabetes. Mengetahui makanan apa saja yang bisa kita konsumsi untuk mengontrol kadar gula dalam darah merupakan hal yang penting dan bermanfaat untuk Anda ketahui.

Pahami makanan apa saja yang dapat bantu kontrol kadar gula darah dalam tubuh

Banyaknya penderita diabetes di Indonesia membuat kita harus aware dan mulai mengurangi makan makanan dan minuman yang terlalu manis. Tetapi bagaiamana bila kita sudah terkena diabetes? Makanan apa yang baik untuk penderita diabetes?

Artikel Terkait:
Gaya Hidup Sehat: Panduan untuk Pekerja di Masa COVID
Fakta Asam Urat dari Kacamata Ahli Gizi
Mengatasi Diabetes: Ternyata Ini Faktanya Kata Dokter Gizi

Makanan Terbaik bagi Penderita Diabetes

Mencari tahu makanan terbaik untuk dimakan saat menderita diabetes bisa jadi bukan hal mudah. Karena tujuan utama adalah mengontrol kadar gula darah cukup sulit. Namun, penting juga untuk mengonsumsi makanan yang membantu mencegah komplikasi diabetes seperti penyakit jantung. Pola makan yang tepat dapat memiliki peran utama dalam mencegah dan mengelola diabetes. Berikut 6 makanan terbaik untuk penderita diabetes ala IT’s Buah:

1. Ikan dengan Kandungan Omega 3 & 6

Beberapa orang menganggap ikan sebagai salah satu makanan tersehat. Salmon, sarden, herring, anchovies dan mackerel adalah sumber asam lemak omega-3 DHA dan EPA, yang memiliki manfaat besar bagi kesehatan jantung. Mendapatkan cukup lemak ini secara teratur sangat penting bagi penderita diabetes, yang memiliki peningkatan risiko penyakit jantung dan stroke. DHA dan EPA melindungi sel-sel yang melapisi pembuluh darah, mengurangi penanda peradangan dan dapat membantu memperbaiki cara fungsi arteri.

Penelitian menunjukkan bahwa orang yang makan ikan berlemak secara teratur memiliki risiko lebih rendah untuk sindrom koroner akut, seperti serangan jantung, dan lebih kecil kemungkinannya untuk meninggal karena serangan penyakit jantung. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa makan ikan berlemak baik juga dapat membantu mengatur gula darah.

Sebuah studi pada 68 orang dewasa dengan kelebihan berat badan dan obesitas menemukan bahwa peserta yang mengonsumsi ikan berlemak mengalami peningkatan yang signifikan dalam kadar gula darah pasca makan, dibandingkan dengan peserta yang mengonsumsi ikan tanpa lemak. Ikan juga merupakan sumber protein berkualitas tinggi, yang membantu tubuh merasa kenyang dan membantu menstabilkan kadar gula darah.

Loading...

Kesimpulannya, Ikan berlemak baik mengandung lemak omega-3 yang membantu mengurangi peradangan dan faktor risiko penyakit jantung dan stroke lainnya. Plus, ini adalah sumber protein yang bagus, yang penting untuk regulasi gula darah.

Artikel Terkait:
Mengapa Perlu Mulai Diet Clean Eating di Masa Pandemi
Bentuk Pola Hidup Sehat dalam 30 Menit
5 Makanan Mood Booster yang Wajib Anda Tahu

Sayur hijau bergizi dan rendah kalori, sehingga aman bagi penderita diabetes

2. Sayuran Hijau, Makanan Terbaik untuk Diabetes

Sayuran berdaun hijau sangat bergizi dan rendah kalori. Selain itu juga sangat rendah karbohidrat yang dapat dicerna, atau karbohidrat yang diserap oleh tubuh, sehingga tidak akan mempengaruhi kadar gula darah secara signifikan. Bayam, kangkung, dan sayuran berdaun hijau lainnya merupakan sumber vitamin dan mineral yang baik,
termasuk vitamin C.

Beberapa bukti menunjukkan bahwa orang dengan diabetes memiliki kadar vitamin C yang lebih rendah daripada orang tanpa diabetes dan mungkin memiliki kebutuhan vitamin C yang lebih tinggi. Vitamin C bertindak sebagai antioksidan kuat dan juga memiliki kualitas anti-inflamasi. Meningkatkan asupan makanan kaya vitamin C dapat membantu penderita diabetes meningkatkan kadar vitamin C serum mereka sekaligus mengurangi peradangan dan kerusakan sel.

Selain itu, sayuran hijau merupakan sumber antioksidan lutein dan zeaxanthin yang baik. Antioksidan ini melindungi mata dari degenerasi makula dan katarak, yang merupakan komplikasi diabetes yang umum. Sayuran berdaun hijau kaya akan nutrisi seperti Vitamin C, serta antioksidan yang melindungi kesehatan jantung dan mata.

Artikel Terkait:
Dietary Adherence: Seberapa Penting Menjaga Hasil Setelah Sukses Diet?
Jadwal Pola Hidup Sehat: 30 Hari Menuju Tubuh Idaman Sehat Anda
5 Makanan Mood Booster yang Wajib Anda Tahu

Alpukat dikenal mampu meningkatan kualitas makanan secara keseluruhan, dan berkhasiat untuk mencegah resiko diabetes

3. Buah Alpukat, Buah Rendah Gula

Alpukat hanya mengandung kurang dari 1 gram gula, sedikit karbohidrat, kandungan serat tinggi, dan lemak baik, jadi tidak perlu khawatir buah tersebut meningkatkan kadar gula darah.

Konsumsi alpukat juga dikaitkan dengan peningkatan kualitas makanan secara keseluruhan dan secara signifikan menurunkan berat badan dan indeks massa tubuh (BMI). Ini menjadikan alpukat camilan yang ideal untuk penderita diabetes, terutama karena obesitas meningkatkan peluang untuk mengembangkan diabetes.

Alpukat mungkin memiliki khasiat khusus untuk mencegah diabetes. Sebuah studi tahun 2019 pada tikus menemukan bahwa avocatin B (AvoB), molekul lemak yang hanya ditemukan dalam alpukat, menghambat oksidasi yang tidak lengkap pada otot rangka dan pankreas, yang mengurangi resistensi insulin.

Diperlukan lebih banyak penelitian pada manusia untuk membangun hubungan antara alpukat dan pencegahan diabetes. Alpukat memiliki kurang dari 1 gram gula dan dikaitkan dengan peningkatan kualitas makanan secara keseluruhan. Alpukat juga memiliki khasiat khusus untuk pencegahan diabetes.

Artikel Terkait:
6 Buah Terbaik untuk Diet dan Cegah Obesitas
Jahe Ternyata Bisa Membantu Weight Loss, lho!
Beyond Diet: Pengaruhnya bagi Weight Loss

4. Chia Seeds, Makanan Anti Diabetes ala Luar Negeri

Biji chia atau chia seed adalah makanan yang luar biasa baik bagi penderita diabetes. Mereka sangat tinggi serat, namun rendah karbohidrat yang dapat dicerna. Faktanya, 11 dari 12 gram karbohidrat dalam 28 gram (1 ons) sajian biji chia adalahserat, yang tidak meningkatkan gula darah.

Serat kental dalam biji chia sebenarnya dapat menurunkan kadar gula darah Anda dengan memperlambat laju makanan bergerak melalui usus dan diserap. Biji chia dapat membantu mencapai berat badan yang sehat karena serat mengurangi rasa lapar dan membuat merasa kenyang. Biji chia juga dapat membantu mempertahankan manajemen glikemik pada penderita diabetes.

Sebuah studi yang melibatkan 77 orang dewasa dengan obesitas atau kelebihan berat badan dan didiagnosis dengan diabetes tipe 2 menemukan bahwa konsumsi biji chia mendukung penurunan berat badan dan membantu menjaga kontrol glikemik yang baik. Selain itu, biji chia telah terbukti membantu mengurangi tekanan darah dan penanda inflamasi. Biji chia mengandung serat dalam jumlah tinggi, yang dapat membantu menurunkan berat badan. Mereka juga membantu menjaga kadar glukosa darah.

Artikel Terkait:
3 Komponen Pola Hidup Sehat untuk Bugar Seumur Hidup
Lakukan 9 Hal Unik Ini untuk Pola Hidup Sehat Sepanjang Masa
Tips Sehat Ala Atlet Asian Games yang Perlu Anda Tahu

Telur dianggap mampu meningkatkan manajemen gula darah menjadi lebih baik

5. Telur, Makanan Diabetes Harian

Telur memberikan manfaat kesehatan yang luar biasa. Terutama telur pasteurirasi untuk usia diatas 50 tahun. Faktanya, tulis adalah salah satu makanan terbaik untuk membuat kenyang dan puas di antara waktu makan. Konsumsi telur secara teratur juga dapat mengurangi risiko penyakit jantung dengan beberapa cara. Telur mengurangi peradangan, meningkatkan sensitivitas insulin, meningkatkan kadar kolesterol HDL (baik) dan mengubah ukuran dan bentuk kolesterol LDL (jahat).

Sebuah studi tahun 2019 menemukan bahwa makan sarapan telur tinggi lemak dan rendah karbohidrat dapat membantu penderita diabetes mengelola kadar gula darah sepanjang hari. Penelitian terdahulu juga telah menghubungkan konsumsi telur dengan penyakit jantung pada penderita diabetes.

Tetapi tinjauan yang lebih baru dari studi terkontrol menemukan bahwa konsumsi 6 hingga 12 telur per minggu sebagai bagian dari makanan bergizi tidak meningkatkan faktor risiko penyakit jantung pada mereka yang menderita diabetes. Terlebih lagi, beberapa penelitian menunjukkan bahwa makan telur dapat mengurangi risiko stroke. Selain itu, telur merupakan sumber lutein dan zeaxanthin yang baik, antioksidan yang memberikan perlindungan terhadap penyakit mata.

Pastikan untuk makan telur utuh. Manfaat telur terutama karena nutrisi yang ditemukan di kuning telur daripada putihnya.Telur dapat meningkatkan faktor risiko penyakit jantung, meningkatkan manajemen gula darah yang baik, melindungi kesehatan mata, dan membuat perut merasa kenyang.

Artikel Terkait:
7 Manfaat Pola Hidup Sehat Ini Bakal Ngikut Sampai Tua
Jahe Ternyata Bisa Membantu Weight Loss, lho!
6 Buah Terbaik untuk Diet dan Cegah Obesitas

6. Yogurt, Pilihan Cerdas bagi Penderita Gula

Yoghurt adalah pilihan produk susu yang bagus untuk penderita diabetes. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi produk susu tertentu seperti yogurt dapat meningkatkan manajemen gula darah dan mengurangi faktor risiko penyakit jantung, mungkin sebagian karena probiotik yang dikandungnya. Studi juga menunjukkan bahwa konsumsi yogurt dapat dikaitkan dengan kadar glukosa darah dan resistensi insulin yang lebih rendah. Selain itu, yogurt dapat mengurangi risiko diabetes.

Sebuah studi jangka panjang yang melibatkan data kesehatan dari lebih dari 100.000 peserta menemukan bahwa satu porsi yogurt setiap hari dikaitkan dengan risiko 18 persen lebih rendah terkena diabetes tipe 2. Yogurt plain juga dapat membantu menurunkan berat badan, jika itu adalah tujuan pribadi.

Studi menunjukkan yogurt dan makanan olahan susu lainnya dapat menyebabkan penurunan berat badan dan peningkatan komposisi tubuh pada penderita diabetes tipe 2. Tingginya tingkat kalsium, protein, dan jenis lemak khusus yang disebut asam linolat terkonjugasi (CLA) yang ditemukan dalam yogurt dapat membantu mengurangi nafsu makan, sehingga lebih mudah untuk menolak makanan yang tidak sehat.

Terlebih lagi, yogurt hanya mengandung 6–8 gram karbohidrat per porsi, lebih rendah dari yogurt konvensional, juga lebih tinggi protein, yang dapat meningkatkan penurunan berat badan dengan mengurangi nafsu makan dan mengurangi asupan kalori. Yogurt meningkatkan kadar gula darah yang sehat, mengurangi faktor risiko penyakit jantung dan dapat membantu mengatur berat badan

Ingin tahu lebih banyak seputar Diabetes? Pastikan ikuti diskusi kami bersama Dokter Gizi. Jangan lupa ikutan Intagram Live Session @sehatbarengitsbuah pada hari Kamis tanggal 29 Oktober 2020 Pukul 16.00 WIB bersama dengan Dr. dr. Gaga Irawan, Sp.GK, M Gizi  Sudah dapat tanya jawab langsung dengan pakar bisa bawa pulang doorprize lagi! Jangan lupa ya, Sahabat Sehat.

Artikel Terkait:
3 Komponen Pola Hidup Sehat untuk Bugar Seumur Hidup
Lakukan 9 Hal Unik Ini untuk Pola Hidup Sehat Sepanjang Masa
Tips Sehat Ala Atlet Asian Games yang Perlu Anda Tahu

Daftar IG Live Sessions klik banner dibawah ini yaa..

Referensi :

  • Xu L, Lam TH, Jiang CQ, Zhang WS, Zhu F, Jin YL, Woo J, Cheng KK, Thomas GN. Egg consumption and the risk of cardiovascular disease and all-cause mortality: Guangzhou Biobank Cohort Study and meta-analyses. Eur J Nutr. 2019 Mar;58(2):785- 96. doi: 10.1007/s00394-018-1692-3. Epub 2018 Apr 21. PMID: 29680985.

  • Georg Sandner, Alice König, Melanie Wallner, Julian Weghuber, Functional foods – dietary or herbal products on obesity Application of selected bioactive compounds to target lipid metabolism, Current Opinion in Food Science, 10.1016/j.cofs.2020.09.011, (2020).

  • Bowen KJ, Harris WS, Kris-Etherton PM. Omega-3 Fatty Acids and Cardiovascular Disease: Are There Benefits?. Curr Treat Options Cardiovasc Med. 2016;18(11):69. doi:10.1007/s11936-016-0487-1

  • Maghsoudi Z, Azadbakht L. How dietary patterns could have a role in prevention, progression, or management of diabetes mellitus? Review on the current evidence. JRes Med Sci. 2012;17(7):694-709.

  • Wilson R, Willis J, Gearry R, et al. Inadequate Vitamin C Status in Prediabetes and Type 2 Diabetes Mellitus: Associations with Glycaemic Control, Obesity, and Smoking. Nutrients. 2017;9(9):997. Published 2017 Sep 9. doi:10.3390/nu9090997

  • Fulgoni VL 3rd, Dreher M, Davenport AJ. Avocado consumption is associated with better diet quality and nutrient intake, and lower metabolic syndrome risk in US adults: results from the National Health and Nutrition Examination Survey (NHANES) 2001-2008. Nutr J. 2013;12:1. Published 2013 Jan 2. doi:10.1186/1475-2891-12-1

  • Vuksan V, Jenkins AL, Brissette C, Choleva L, Jovanovski E, Gibbs AL, Bazinet RP, Au- Yeung F, Zurbau A, Ho HV, Duvnjak L, Sievenpiper JL, Josse RG, Hanna A. Salba-chia (Salvia hispanica L.) in the treatment of overweight and obese patients with type 2 diabetes: A double-blind randomized controlled trial. Nutr Metab Cardiovasc Dis. 2017 Feb;27(2):138-146. doi: 10.1016/j.numecd.2016.11.124. Epub 2016 Dec 9. PMID: 28089080.

  • Eales J, Lenoir-Wijnkoop I, King S, et al. Is consuming yoghurt associated with weight management outcomes? Results from a systematic review. Int J Obes (Lond). 2016;40(5):731-746. doi:10.1038/ijo.2015.202


Beri tahu teman-teman Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *