6 Nutrisi Esensial untuk Cegah Penyakit & Dorong Fungsi Tubuh

Beri tahu teman-teman Anda

Tubuh memerlukan 6 nutrisi yang berasal dari makanan untuk mencegah penyakit, mendukung pertumbuhan, dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. Nutrisi esensial terdiri dari mikronutrien dan makronutrien berikut ini.

Nutrisi Esensial yang diperlukan tubuh
Nutrisi Esensial yang diperlukan tubuh

Nutrisi esensial adalah zat vital yang diperlukan oleh tubuh untuk berfungsi normal. Sayangnya, tubuh tidak bisa menciptakan senyawa ini dalam jumlah cukup.

Oleh sebab itu, Anda dituntut untuk mengonsumsi makanan yang mengandung nutrisi esensial agar tubuh berfungsi normal.

Ketika gizi dan nutrisi tubuh terpenuhi, Anda akan jarang sakit, lebih tahan menghadapi serangan bakteri dan virus, meningkatkan pertumbuhan, dan mendukung kesehatan tubuh.

Pada dasarnya, nutrisi esensial terbagi dalam dua kategori, yaitu makronutrien dan mikronutrien.

Makronutrien terdiri dari protein, karbohidrat, dan lemak. Ketiganya menyediakan energi untuk tubuh dan disarankan untuk dikonsumsi dalam jumlah banyak.

Sedangkan yang termasuk mikronutrien adalah vitamin dan mineral. Anda disarankan untuk memenuhi kebutuhan mikronutrien dalam jumlah sedikit.

Artikel ini membahas 6 kategori nutrisi esensial yang masuk dalam kategori makronutrien dan mikronutrien.

Artikel Terkait:

Tips Penuhi Kebutuhan Nutrisi Tubuh Saat Beraktivitas Fisik
Seledri : Manfaat, Kandungan Gizi, & Resep
Maag Kronis: Cara Mengatasi dan Mencegah Penyakit

#1. Protein – Nutrisi Penting untuk Diet

Makanan Sumber Protein
Ilustrasi makanan sumber protein.

Pamor protein tak hanya naik di kalangan binaragawan dan pelaku diet paleo. Manfaat protein sudah dikenal di masyarakat umum sebagai sumber tenaga selain karbohidrat.

Protein termasuk dalam nutrisi esensial yang diperlukan tubuh untuk pertumbuhan maksimal. Jika Anda ingin membentuk dan membesarkan otot, Anda disarankan untuk mengonsumsi protein.

Namun, manfaat protein tak hanya untuk otot. Setiap sel tubuh memerlukan dan mengandung protein. Protein bisa ditemukan di sel tulang, rambut, hingga kulit.

Sekitar 16 persen tubuh orang dewasa mengandung protein yang bermanfaat untuk mendukung pertumbuhan, menjaga kesehatan, dan menjaga fungsi tubuh.

Seluruh hormon, antibodi, dan zat penting lainnya yang diperlukan oleh tubuh terbuat dari protein.

Protein terdiri dari komposisi beberapa asam amino. Meskipun tubuh Anda bisa menciptakan asam amino sendiri, ada beberapa jenis asam amino esensial yang hanya bisa Anda peroleh dari makanan.

Kebutuhan akan berbagai jenis asam amino inilah yang Anda perlukan agar tubuh bisa berfungsi normal.

Oleh sebab itu, Anda disarankan untuk mengonsumsi asam amino dari berbagai jenis makanan agar tubuh bisa menciptakan protein lengkap dari variasi makanan yang Anda konsumsi sepanjang hari.

Baca Juga: Juice, Smoothies dan Buah Segar Mana yang Lebih Sehat?

Makanan Sumber Protein Terbaik

Diet tinggi protein memang tengah populer. Namun, masih perlu penelitian lebih lanjut untuk menguji pengaruh dan dampak diet tinggi protein terhadap penurunan berat badan.

Berikut ini adalah makanan yang bisa Anda konsumsi untuk meningkatkan asupan protein:

  • Daging
  • Ikan
  • Telur
  • Kedelai
  • Kacang-kacangan

Baca Juga: Jadwal Pola Hidup Sehat: 30 Hari Menuju Tubuh Sehat & Prima

Berapa Konsumsi Protein yang Disarankan?

Rata-rata orang dewasa disarankan untuk mengonsumsi 0.8 gram protein untuk setiap kilogram berat badan.

Dari angka ini, rata-rata pria dewasa sebaiknya mengonsumsi 56 gram protein setiap hari sedangkan rata-rata wanita dewasa sebaiknya mengonsumsi 46 gram protein per hari.

Anda bisa mengonsumsi 10 sampai 35 persen protein dari total kebutuhan kalori. Jika kebutuhan kalori Anda mencapai 2.000 kalori per hari, maka 200 – 700 kalori bisa berasal dari protein.

Tubuh Anda tidak bisa menyimpan protein. Jika kebutuhan protein sudah terpenuhi, maka tubuh akan menyimpan protein tersebut dalam bentuk lemak.

Oleh sebab itu, Anda disarankan untuk mengonsumsi protein dalam jumlah cukup dan fokus untuk mendapatkan sumber energi dari karbohidrat dan lemak.

Artikel Terkait:

9 Cara Menjaga Kesehatan Jantung agar Hidup Sehat Sampai Tua
Pola Hidup Sehat: 9 Hal Unik untuk Bugar Sepanjang Masa
3 Komponen Utama Hidup Sehat Untuk Bugar Seumur Hidup

#2. Karbohidrat – Nutrisi Penting sebagai Sumber Energi

Makanan dengan Kandungan Karbohidrat
Makanan dengan kandungan karbohidrat.

Diet rendah karbohidrat pun kini tak kalah populer. Faktanya, karbohidrat adalah nutrisi yang diperlukan oleh tubuh sehat.

Karbohidrat memberi tubuh sumber energi untuk berfungsi normal, terutama pusat sistem saraf dan otak. Selain itu, karbohidrat juga menjaga tubuh dari serangan penyakit.

Ada 3 tipe karbohidrat utama yang biasanya Anda temui, yaitu pati, gula, dan fiber. Pati biasanya disebut sebagai karbohidrat kompleks.

Anda bisa menemukan karbohidrat kompleks dalam kacang-kacangan dan sayuran dengan pati yaitu kentang dan jagung.

Gula biasa dikenal sebagai karbohidrat sederhana. Gula alami umum terdapat dalam sayur, buah, susu, dan madu, sementara gula tambahan terdapat pada sirup, minuman, dan makanan manis.

Karbohidrat adalah sumber utama tubuh untuk menjalankan fungsi otak, ginjal, otot jantung, dan pusat sistem saraf.

Baca Juga: 5 Kebiasaan Untuk Turunkan Gula Darah Secara Alami

Makanan Sumber Karbohidrat Terbaik

  • Nasi merah
  • Oat
  • Gandum utuh
  • Buah-buahan seperti melon, apel, pir, pisang, dan kiwi
  • Ubi-ubian, jagung, wortel
  • Kedelai, kacang garbanzo, kacang lentil

Baca Juga: Begini Aturan Detox Sehari Yang Benar

Berapa Konsumsi Karbohidrat yang Disarankan?

Orang dewasa disarankan untuk mendapatkan 45 sampai 65 persen kebutuhan kalori mereka dari karbohidrat. Jika kebutuhan kalori Anda sekitar 2.000 kalori, maka Anda disarankan untuk mengonsumsi 225 sampai 325 gram karbohidrat per hari.

Jika Anda memiliki diabetes, kunjungi dokter atau ahli gizi untuk membuat jadwal menu makanan yang membantu mengontrol kadar gula darah.

Meskipun kebutuhan karbohidrat harian Anda sama dengan orang tanpa diabetes, Anda disarankan untuk menghindari konsumsi karbohidrat berlebih dalam sekali makan.

Dokter menyarankan untuk membatasi konsumsi karbohidrat pada pasien diabetes sebanyak 45 sampai 60 gram karbohidrat dalam satu kali makan.

Artikel Terkait:
Makanan Diabetes: 6 Pilihan Cerdas & Terbaik
Stress & Kolesterol: Apa yang Bisa Anda Lakukan?
Diet Sehat: Panduan Terlengkap untuk Tubuh Ideal & Berenergi

#3. Lemak – Nutrisi Penting yang Terabaikan

Lemak sehat dan lemak tak sehat memegang peranan penting untuk nutrisi esensial.

Lemak memiliki reputasi buruk sebagai penyebab penyakit dan kegemukan. Namun, fakta menyebutkan bahwa lemak adalah substansi penting untuk diet sehat.

Menurut penelitian, lemak membantu menjaga fungsi tubuh. Lemak membantu proses penyerapan vitamin dan mineral, membentuk sel tubuh, dan pergerakan otot.

Mengonsumsi lemak sehat bisa membantu menyeimbangkan gula darah, menurunkan risiko penyakit jantung dan diabetes tipe 2, serta meningkatkan fungsi otak.

Lemak sehat juga berfungsi sebagai anti peradangan, menurunkan risiko arthritis, kanker, dan penyakit alzheimer.

Baca Juga: Cara Mencegah Penyakit Degeneratif: Ikuti Formula Ini

Makanan Sumber Lemak Terbaik

Anda disarankan untuk mengonsumsi lemak sehat yang umum disebut sebagai lemak tak jenuh yang berasal dari:

  • Kacang-kacangan
  • Biji-bijian
  • Ikan
  • Minyak sayur
  • Minyak zaitun
  • Minyak kelapa

Hindari konsumsi lemak trans dan lemak jenuh yang berasal dari lemak hewani seperti mentega, keju, daging sapi atau domba, dan krim.

Baca Juga: MIND Diet: Apa & Bagaimana Anda Menerapkannya

Berapa Konsumsi Lemak yang Disarankan?

Lemak memiliki kalori tinggi yang diperlukan oleh tubuh. Namun, konsumsi lemak harus sesuai dengan rekomendasi harian yang disarankan.

Dokter menyarankan untuk membatasi konsumsi lemak sekitar 30 persen dari total kalori harian.

Artikel Terkait:
Catatan Ahli Gizi: Hindari Makanan dan Minuman Ini Bagi Penderita Hipertensi
Batasi Konsumsi Gula, Garam dan Lemak Dengan Rumus G4G1L5
7 Akibat Kalau Sering Mengabaikan Sakit Maag

#4. Vitamin – Mikronutrien agar Tubuh Tahan Penyakit

Vitamin nutrisi
Vitamin merupakan mikronutrien penting untuk kesehatan tubuh.

Tubuh memerlukan vitamin untuk memperkuat sistem kekebalan dan menjaga kesehatan. Tubuh Anda memerlukan mikronutrien satu ini untuk menjaga fungsi organ tetap normal.

Tubuh memerlukan 13 vitamin esensial agar bisa berfungsi maksimal. Vitamin A, C, B6, dan vitamin D termasuk kebutuhan mikronutrien vital yang harus Anda penuhi.

Kekurangan vitamin dapat menyebabkan masalah kesehatan dan munculnya penyakit. Kebanyakan orang Indonesia tidak mendapat vitamin esensial dalam jumlah cukup.

Padahal, vitamin diperlukan untuk menjaga kesehatan mata, tulang, dan kulit.

Vitamin juga berfungsi untuk menurunkan risiko kanker paru dan kanker prostat. Selain itu, vitamin juga bertindak sebagai antioksidan tinggi.

Vitamin C membantu mendorong sistem kekebalan tubuh, mencegah penyakit, dan membantu penyembuhan penyakit.

Baca Juga: Vitamin D Bisa Bantu Atasi Masalah Depresi?

Makanan Sumber Vitamin Terbaik

Anda bisa mendapatkan vitamin yang berasal dari sayur dan buah. Jika Anda sudah menyertakan buah dan sayur berbagai warna dalam makanan harian, Anda tidak perlu mengonsumsi vitamin atau suplemen tambahan.

Sertakan makanan sumber vitamin terbaik berikut ini dalam menu makan Anda:

Vitamin A: Telur, susu, wortel, ubi

Vitamin C: Jeruk, stroberi, tomat, brokoli

Vitamin E: Alpukat, kacang-kacangan, biji-bijian, dan sayuran hijau

Baca Juga: Mau Detoks Tapi Punya Masalah Lambung?

Berapa Konsumsi Vitamin yang Disarankan?

Saran dosis vitamin yang Anda konsumsi bergantung pada kebutuhan kalori, usia, dan jenis kelamin. Jika Anda mengonsumsi cukup buah dan sayur harian, Anda tidak perlu khawatir tentang jumlah vitamin yang Anda konsumsi.

Jika Anda memilih untuk mengonsumsi suplemen dan vitamin tambahan, perhatikan label saran konsumsi yang tertera pada kemasan.

Secara umum, dokter menyarankan konsumsi vitamin dalam dosis berikut ini:

  • Vitamin B: 425 – 550 mg per hari
  • Vitamin A: 700 – 900 mcg per hari
  • Vitamin B3: 14 – 15 mg per hari
  • Vitamin B6: 1,3 – 1,7 mg per hari
  • Vitamin C: 75 – 90 mg per hari
  • Vitamin D: 15 – 20 mcg per hari
  • Vitamin E: 15 mg per hari

Artikel Terkait:
5 Cara Membersihkan Usus Agar Bebas Penyakit Kronis
Atasi Sariawan Dengan Cold Pressed Juice
5 Macam Sakit Kepala dan Cara Mengobatinya

#5. Mineral – Nutrisi Pendorong Fungsi Tubuh

Mineral sebagai nutrisi esensial untuk Tubuh

Mineral mendukung fungsi organ tubuh seperti vitamin. Anda memerlukan mineral untuk menjaga kekuatan tulang, gigi, meregulasi metabolisme tubuh, dan menjaga kadar air dalam tubuh.

Mineral yang umum dibutuhkan adalah kalsium, zat besi, dan zink.

Kalsium berfungsi untuk memperkuat tulang dan melancarkan sinyal transmisi saraf, menjaga tekanan darah normal, relaksasi dan kontraksi otot.

Zat besi mendorong produksi sel darah merah dan hormon, sedangkan zink berfungsi untuk mendorong sistem imun dan mempercepat penyembuhan luka.

Selain 3 mineral tersebut, tubuh juga memerlukan mineral seperti fosfor, potasium, sodium, klorida, magnesium, iodin, kromium, tembaga, fluorid, mangan, dan selenium.

Baca Juga: Gizi Seimbang Paling Dibutuhkan Tubuh Kamu

Makanan Sumber Mineral Terbaik

Pada dasarnya, selama Anda mengonsumsi makanan sehat dan menjalani diet seimbang, Anda bisa mendapatkan asupan mineral dari makanan berikuti ni:

  • Gandum utuh
  • Daging
  • Ikan
  • Susu
  • Kacang-kacangan
  • Buah
  • Sayuran

Baca Juga: Hidup Berkualitas Dengan Bentuk Pola Makan Yang Sehat

Berapa Konsumsi Mineral yang Disarankan?

Kekurangan mineral bisa menyebabkan rasa kembung, susah BAB, diare, hilang nafsu makan, pusing, hingga muntah.

Kebutuhan mineral harian bergantung pada jenis kelamin dan usia. Tubuh hanya memerlukan iodin dan fluorid dalam jumlah sedikit. Sedangkan kalsium, magnesium, dan potasium dibutuhkan dalam jumlah lebih besar.

Konsultasikan pada dokter Anda mengenai konsumsi mineral yang Anda butuhkan beserta sumber mineral yang sebaiknya Anda peroleh.

Artikel Terkait:
20 Obat Herbal Kolesterol Menurut Sains Modern dan Penelitian
Pola Makan Sehat, Prima Tanpa Olahraga di Masa Pandemi
Gaya Hidup Sehat: Panduan Praktis bagi Pekerja di Masa COVID-19

#6. Air – Jaga Ketahanan Tubuh

Air termasuk nutrisi esensial
Jarang mengonsumsi air mineral menyebabkan performa tubuh menurun.

Tanpa air, tubuh tidak bisa bertahan lama. Sebanyak 62 persen berat tubuh terdiri dari air. Oleh sebab itu, air merupakan nutrisi penting bagi sistem tubuh Anda.

Minum air secara teratur meningkatkan fungsi otak dan memperbaiki suasana hati. Air juga membantu proses detoksifikasi dengan mengeluarkan racun dari dalam tubuh, mendistribusikan nutrisi ke sel tubuh, menjaga tubuh tetap terhidrasi, dan melancarkan BAB.

Pastikan Anda cukup minum air setiap hari. Sebab, dehidrasi ringan menyebabkan Anda merasa mudah lelah, menurunkan konsentrasi, dan membuat tubuh Anda cepat merasa lelah.

Sumber air terbaik selain air mineral adalah buah dan sayur seperti semangka dan timun.

IT’s Buah melalui produk cold-pressed juice membantu menjaga asupan air dan nutrisi esensial yang diperlukan oleh tubuh. Karena cold-pressed juice diproses tanpa pemanasan, maka tubuh menyerap nutrisi, vitamin, dan mineral secara utuh.

Artikel Terkait:

Buah Semangka: Manfaat, Kandungan Gizi, & Resep
6 Buah Terbaik untuk Diet dan Cegah Obesitas
5 Buah Terbaik untuk Detoksifikasi Usus Agar Pencernaan Tubuh Lancar

Pentingnya Jaga Asupan Nutrisi Esensial

Cold-Pressed Juice IT's Buah

Cara terbaik untuk memperoleh asupan nutrisi esensial di atas adalah dengan menerapkan pola makan sehat dan bervariasi.

Pastikan menu makan Anda terdiri dari buah, sayur, protein dan lemak sehat, serta gandum utuh.

Mikronutrien dan makronutrien memiliki peranan vital untuk kesehatan agar tubuh bisa berfungsi normal dan sehat.

Jika Anda kesulitan mengonsumsi variasi makanan sehat, IT’s Buah menyediakan cold-pressed juice sebagai sarana cepat dan mudah dalam mendapatkan nutrisi esensial bagi tubuh.

Konsumen cold-pressed juice IT’s Buah mulai merasakan perubahan positif setelah mengonsumsi cold-pressed juice selama 3 hari.

Beberapa di antaranya mengalami perbaikan suasana hati, penurunan berat badan, peningkatan konsentrasi, hingga stamina berlebih.

Jika Anda sering merasa cepat lelah, mengantuk, kurang konsentrasi, dan kesulitan menjaga asupan nutrisi esensial di atas, konsumsi cold-pressed juice dari IT’s Buah untuk mengembalikan fungsi normal tubuh. Klik di sini untuk dapatkan produk cold-pressed juice IT’s Buah.

Artikel Terkait:
Susah Buang Air Kecil? Atasi dengan 4 Metode Alami
Diet Sehat: Panduan Terlengkap untuk Tubuh Ideal & Berenergi
Bersihkan Toksin Tubuh, cara Efektif Mengatasi Masalah Penampilan Anda


Beri tahu teman-teman Anda