7 Tips Pengaturan Makan Selama Ramadhan

Beri tahu teman-teman Anda

Pengaturan makan selama menjalankan puasa di bulan ramadhan merupakan hal yang penting agar kita dapat merasakan manfaat dari puasa bagi tubuh lebih optimal. Simak lebih lanjut dibawah ini yuk!

7-tips-pengaturan-makan-selama-ramadhan

Halo Sahabat Sehat!

Puasa Ramadhan adalah kegiatan rutin yang dilaksanakan umat muslim di Indonesia setiap tahunnya, diartikan sebagai kegiatan menahan diri atau berpantang makan dan minum, dimulai dari terbit fajar sampai terbenamnya matahari.

Namun, banyak orang yang masih bingung bagaimana pengaturan makan yang benar selama berpuasa. Dalam pelaksanaannya puasa saat ini lebih cocok disebut memindahkan waktu makan ke malam hari saja. Hal ini lah yang membuat tak sedikit orang merasakan munculnya masalah penyakit setelah ibadah puasa usai, padahal puasa sebenarnya memiliki manfaat kesehatan yang beragam.

Manfaat Menjalankan Puasa

  • Puasa dan Diabetes 

Selama puasa, kadar gula darah didalam darah cenderung rendah sehingga menurunkan pengeluaran dari hormon insulin. Banyak penelitian mengatakan bahwa puasa umumnya tidak menimbulkan masalah-masalah besar bagi penderita diabetes. Asupan kalori umumnya berkurang selama puasa, sehingga dapat memungkinkan terjadinya penurunan berat badan. 

  • Puasa dan saluran cerna

Saat puasa kontraktilitas usus menurun menjadi sekali tiap 2 jam, sehingga puasa bermanfaat pada gangguna motilitas usus. Selain itu, adanya jeda waktu makan membuat pengaruh positif untuk bakteri baik yang ada disaluran cerna kita.

  • Puasa dan Sistem Kardiovaskuler 

Seseorang yang menjalani puasa, terdapat perubahan dari profil lemak serta perbandingan lemak baik dan lemak jahat selama puasa ramadhan. Puasa dapat menurunkan kadar kolesterol darah, kadar trigliserida, LDL. Selain itu, dengan puasa bisa meningkatkan kadar lemak baik (HDL).

  • Puasa dan Penyakit Paru 

Menjalani puasa dapat memberikan dampak positif untuk kesehatan paru-paru yaitu dengan adanya perbaikan volume paru. Karena dengan puasa seseorang bisa mengalami perbaikan berat badan sehingga berdampak pada peningkatan volume paru-paru.

Selain itu, berpuasa berarti menghentikan seorang perokok dari aktivitas merokoknya. Hal ini akan menjadi hal baik untuk bisa kembali menyehatkan paru-paru dari asap rokok yang berbahaya.

Baca Juga : Tambah Gemuk Saat Puas? Ini Penyebab & Cara Mengatasinya!

Tips Pengaturan Makan Selama Puasa 

Asupan makan justru tampak meningkat pada beberapa orang selama puasa ramadhan dengan proporsi yang lebih tinggi daripada semua kelompok makanan. Sehingga tidak menutup kemungkinan akan menyebabkan masalah kesehatan.

Oleh sebab itu, perlu adanya pengaturan makan selama menjalani puasa agar dapat menjalankannya dengan optimal selama satu bulan dan dapat merasakan manfaat bagi tubuh yang seharusnya. 

Salah satu indikasi puasa yang baik dan benar adalah mengawali berbuka, mengakhirkan sahur, berhenti makan dan minum sebelum kenyang, serta melakukan ibadah malam hari. Makan sahur akan menyiapkan tubuh untuk melakukan aktivitas sepanjang hari dan buka puasa dilakukan untuk mencukupi kebutuhan harian. 

Berikut ini 7 tips pengaturan makan untuk mengoptimalkan puasa: 

#1 Makanan dalam porsi ringan saat berbuka 

Saat berbuka mulailah dengan mengonsumsi 1-2 gelas air mineral. Kemudian bisa dilanjutkan dengan minuman manis secukupnya sehingga cepat memberikan energi untuk tubuh dan membuat tubuh cepat menjadi segar kembali. Perhatikan untuk memberi jeda waktu untuk kemudian bisa mengonsumsi minuman lain. Perlu diingat, bahwa ini harus secara bertahap.

Gula atau sirup merupakan karbohidrat sederhana yang biasa dikonsumsi berbuka puasa bagi orang normal yang tidak memiliki masalah kesehatan tertentu. Konsumsi ini bisa meningkatkan energi tubuh. Selain itu, saat berbuka puasa identik dengan mengonsumsi buah kurma. Ini merupakan hal baik karena kurma memiliki zat gizi yang baik sehingga bisa meningkatkan energi 

#2 Makanan utama dikonsumsi beberapa saat setelah berbuka 

Beberapa saat setelah mengonsumsi makanan ringan, makan utama sudah bisa dikonsumsi. Makanan utama sebaiknya mengandung zat gizi yang lengkap dan seimbang mengikuti panduan gizi seimbang.

Selain makan nasi dan lauk pauk, Sahabat Sehat harus memperhatikan konsumsi buah dan sayur nya. Buah dan sayur mengandung vitamin dan mineral yang dibutuhkan selama menjalani puasa. Hindari konsumsi lemak jenuh seperti jeroan, gorengan, makan bersantan kental untuk menghindari komplikasi penyakit lain selama puasa.

#3 Konsumsi buah sayur sesaat sebelum tidur 

Umumnya dalam menjalani puasa, setelah lewat dari jam 9 malam perut terasa lapar kembali. Untuk menghindari konsumsi makanan berlemak dan cemilan yang tidak sehat, kamu bisa mengganti cemilan dengan sayur dan buah yang sehat.

Jika ingin lebih praktis, Sahabat Sehat bisa menyiapkan cold-pressed juice untuk dikonsumsi sebelum tidur. Ini akan memberikan manfaat baik untuk tubuh. Selain mengenyangkan, konsumsi buah sebelum tidur juga akan memberikan dampak positif untuk saluran pencernaan

Baca Juga : 4 Manfaat Buah di Bulan Puasa Ramadhan

#4 Makan gizi seimbang saat sahur 

Makanan sahur harus mengandung gizi yang seimbang. Hal ini bertujuan untuk mencukupi kebutuhan energi dan zat gizi sehingga Sahabat Sehat bisa tetap produktif selama menjalani puasa.

Dalam menu sahur sebaiknya mengandung karbohidrat, lemak, protein, vitamin, dan mineral. hindari mengonsumsi makanan seperti mie instan, makanan olahan atau kalengan, kue yang mengandung banyak gula, dan gorengan.

#5 Pastikan tubuh tetap terhidrasi dengan baik 

Selama berpuasa, tubuh berisiko mengalami dehidrasi. Hal ini akan memburuk apabila Sahabat Sehat tidak mengonsumsi cairan selama puasa. Tubuh kita sebagian besar terdiri dari air. Oleh sebab itu, pastikan untuk tetap mengonsumsi cukup cairan dengan mengupayakan mengonsumsi 8 gelas air mineral dalam 1  hari.

#6 Tetap melakukan aktivitas fisik 

Puasa banyak dijadikan alasan banyak orang untuk membatasi gerak tubuhnya, padahal itu merupakan hal yang tidak benar Sahabat Sehat. Selama bulan puasa Sahabat Sehat disarankan untuk tetap melakukan olahraga.

Olahraga dapat melancarkan sirkulasi darah dan membuat tubuh menjadi lebih bugar. Sesuaikan jam olahraga agar berdekatan dengan waktu berbuka puasa agar intensitas olahraganya dapat tetap optimal. 

#7 Jaga kualitas tidur

Bagi Sahabat Sehat yang harus bekerja dipagi harinya penting sekali untuk menjaga waktu tidur. Perbaiki durasi dan tingkatkan kualitas tidur dengan menciptakan suatu kebiasaan jam tidur yang rutin setiap harinya. Hindari mengerjakan pekerjaan dimalam hari yang dapat menganggu jam tidur kita.

Nah, Sahabat Sehat itu dia beberapa tips yang bisa dilakukan agar dapat menjalankan puasa dengan optimal. Oiya menjelang dan menyambut bulan ramadhan tahun ini, apa saja persiapan yang sudah Sahabat Sehat persiapkan, jangan lupa untuk ikuti Instagram IT’s Buah ya, karena untuk menyambut bulan ramadhan ini akan ada banyak info tips dan acara bermanfaat yang akan itsbuah adakan, jangan sampai ketinggalan ya!

Baca Juga : Cara Merubah Pola Hidup Menjadi Lebih Sehat Memanfaatkan Puasa Ramadhan


Beri tahu teman-teman Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *