Aksi Nyata Dukung Petani Lokal Menjadi Tuan Rumah di Negeri Sendiri

Beri tahu teman-teman Anda

Mendukung petani lokal tidak hanya kewajiban pemerintah, namun juga tanggung jawab sektor industri dan kita sebagai masyarakat dengan. Simak wawancara IT’s Buah bersama komunitas #dukungpetanilokal berikut ini.

Aksi Nyata dukung petani lokal

Halo Sahabat Sehat, kembali membahas salah satu misi itsbuah, yaitu #dukungpetanilokal. Pada hari Kamis 17 Desember 2020 lalu IT’s Buah kembali mengadakan acara rutinnya yaitu Live Instagram, kali ini dipandu langsung oleh Hapasi founder of itsbuah membahas tentang petani lokal bersama Andrew Darmawan founder of KisahTani.

Sebelum memasuki ringkasan sesi obrolan seru bersama Kak Ikhsan, kita kenalan dulu yuk dengan KisahTani apa itu dan bagaimana pengaruhnya terhadap misi #dukungpetanilokal.

Artikel Terkait:
3 Alasan Mengapa Perlu Dukung Petani Lokal
Program Tukar Botol untuk dukung gerakan #ramahlingkungan

Berkenalan dengan Kisah Tani

CEO kisah Tani yaitu Andrew pada awalnya adalah seorang pengusaha yang bergerak di bidang pangan, berlokasi di Cisarua, Bogor. Kisah Tani bermula pada awal April 2020 pada saat pandemi mulai merebak di Indonesia.

“Pandemi memberikan dampak besar terhadap perekonomian Indonesia, banyak pengusaha yang merugi dan terpaksa menghentikan bisnisnya. Agar tidak perlu mem-PHK karyawan, saya mengakali dengan mencoba bergerak dan beradaptasi di bidang lain.” 

Nasib Petani Lokal

Pada satu kesempatan Ceo KisahTani tersebut berbincang dengan salah satu karyawan yang sudah terlebih dahulu masuk ke bidang pertanian, dan kebetulan Ia merupakan seorang petani timun di daerah Cianjur. Ia bercerita bahwa baru-baru ini merupakan musim panen timun, meskipun permintaan timun besar tapi petani merugi, hal ini karena timun yang biasa kita beli dengan harga Rp.13.000,- hanya dijual oleh petani kepada tengkulak seharga Rp.500,-

“Berdasarkan praktek yang ada selama ini, dari petani ke konsumen akhir itu rata-rata melalui 7 sampai 8 perantara, di petani hanya terima Rp.500,- di konsumen bisa sampai 13.000, hal ini karena jenjangnya terlalu panjang sebelum sampai ke tangan konsmen. Hal ini lah yang menginspirasi saya dan teman-teman untuk fokus mulai untuk back to basic sesuai dengan moto kita Petani kuat, Desa kuat, Indonesia kuat.” Tutur Pria asal Cisarua, Bogor tersebut.

Customer dan Farm Experience

Menurut Andrew tantangan terbesar dalam membangun KisahTani pastinya itu adalah untuk membuat pondasi yang kuat dengan sebuah tim yang memiliki visi yang sama dan ingin menguasai ilmu-ilmu baru. Setelah membangun pondasi tim yang kuat Andrew menjunjung tinggi konsep trust ability. Ini berpengaruh kepada bagaimana cara KisahTani berkoordinir dengan para petani. 

“Menurut saya trust ability itu bukan hanya sekadar konsep yang bisa membuat orang merasa lebih baik. Seperti yang saya bilang bahwa sumber dari masalah pertanian adalah datang dari budaya zaman kolonial, bisa dibilang cara mengambil keuntungan yang dilakukan para perantara ini tidak sepadan dengan apa yang mereka berikan kepada para petani lokal.”

“KisahTani sangat mementingkan customer experience, dan juga farm experience dilihat dari bagaimana transparansi kami dengan para petani, soal harga jual hasil tani mereka ke konsumen, dan selalu mengkomunikasikan apa yang terjadi.” Tambah Andrew.

Aksi Nyata Dukung Petani Lokal Menjadi Tuan Rumah di Negeri Sendiri

Semangat untuk Dukung Petani Lokal

Pola business to customer online adalah customer ingin produk dalam kuantitas sedikit dan selalu siap. “Tantangan dari hasil tani holtikultura adalah lifetime-nya yang relatif pendek. Jadi yang kami lakukan adalah mengajarkan para petani untuk bukan hanya menanam satu jenis tanaman yang tumbuh 3 bulan, tetapi mengedukasi mereka supaya bisa panen setiap minggu, panen sayur yang diminati orang-orang Jakarta.” Imbuh Andrew CEO dari KisahTani

“Ketika awal saya terjun ke bidang ini, saya mempelajari dan mengalami sendiri betapa pentingnya meningkatkan value hasil tani lokal kita.” Tutur Hapasi CEO dari IT’s Buah.

“Karena seperti pak Andrew katakan, banyak masyarakat yang masih berpikiran bahwa produk lokal itu jelek. Alasannya? Lagi-lagi produk impor yang disalahkan, karena kualitas dari segi penampilannya yang lebih rapih, menarik dan terstandarisi. Produk impor tidak bisa disalahkan karena persaingan seperti ini akan selalu ada, untuk itu kita dari sisi UKM berusaha terlibat dalam peningkatan mutu buah lokal itu sendiri, ketika orang berfikir kalau buah lokal jelek dan tidak ada standarisasinya, maka kita harus berpikir bagaimana caranya kita bisa meningkatkan nilai kualitasnya.” Sahut Hapasi founder dari IT’s Buah

Aksi Nyata Dukung Petani Lokal Menjadi Tuan Rumah di Negeri Sendiri

Aksi Nyata untuk #DukungPetaniLokal

Customer sering berpikir hanya pragmatis saja, mencari mana yang lebih bagus kelihatannya dan lebih murah harganya tanpa memahami seperti apa kisah di baliknya. jika kita peduli seperti apa kisah dibalik dari produk lokal tersebut, kita bisa peduli dan merubah cara berpikir kita.

berdamai-dengan-maag-gerd

“Karena dengan cara berpikir pragmatis tersebut, membuat para pejuang-pejuang produk lokal maupun petani lokal berjuang sendirian dan kalau mereka tidak kuat akhirnya bisa punah dan kita jadinya impor.” Tutur Andrew Darmawan.

“Ada banyak cara mendukung petani lokal, tidak semua orang harus bertemu petani lokal secara tatap muka. Setiap kali kita melalukan transaksi rupiah, kita sebenarnya sedang mencoblos, kita sedang ke TPS, anggap setiap kita transaksi rupiah, kita sedang voting, dan kita menentukan masa depan A atau B. Cobalah berpikir bagaimana setiap transaksi kita bisa memajukan Indonesia, karena pada akhirnya kalau petani kuat, desa kuat, kalau desa kuat, Indonesia kuat.” Tambah Hapasi.

Pada akhirnya aksi apa yang dapat kita lakukan untuk #dukungpetanilokal adalah, kita tidak perlu membenci buah impor atau produk-produk impor, namun kita harus mendukung buah lokal atau produk-produk lokal dengan sesekali membeli atau lebih baik jika berlangganan. Karena jika kita membenci belum tentu ada tindakan namun jika kita mendukung sudah pasti akan ada tindakan yang kita lakukan.” Tutup CEO IT’s Buah dan KisahTani tersebut.

Wah, Sahabat Sehat sangat menginspirasi ya. Nah, siapa nih yang udah mulai ada semangat untuk #dukungpetanilokal, semngatnya udah bagus sekarang tinggal tindakannya aja yang dipertahankan ya!. Sahabat Sehat, jangan lupa juga, untuk saksikan terus Live Instagram IT’s Buah di akun instagram dan Youtube sehat bareng IT’s Buah, setiap hari kamis pukul 16.00 WIB. Jangan sampai ketinggalan ya!

Konsultasi Detoks


Beri tahu teman-teman Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *