Sehatkan Generasi Penerus Bangsa dengan berbagi sehat

Beri tahu teman-teman Anda

Sebagai generasi penerus bangsa, kesehatan anak-anak tentu menjadi prioritas dalam pembangunan calon sumber daya manusia yang unggul. Gerakan #berbagisehat IT’s Buah dapat membantu mewujudkannya.

berbagisehat Sehatkan Generasi Penerus Bangsa

Halo Sahabat Sehat!

Pada hari kamis, tanggal 03 Desember 2020 lalu IT’s Buah telah mengadakan acara rutinnya, yaitu Instagram Live. Berbeda dengan topik-topik sebelumnya yang membahas seputar kesehatan, IG Live kali ini membahas misi #berbagisehat yang diisi oleh salah satu mitra itsbuah yaitu Rumah Harapan Indonesia (RHI) .Yap, itsbuah kedatangan tamu istimewa, yaitu Valencia Mieke Randa yang merupakan founder dari Valencia Care Foundation (VCF). Yayasan ini membawahi tiga organisasi sosial di bidang kesehatan, yakni Blood for Life (BFL), 3 Little Angels (3LA), dan Rumah Harapan Indonesia. 

Awal mula kerjasama Berbagi Sehat

Pada saat itu Kak Silly selaku founder Rumah Harapan Indonesia ingin melakukan detoks dan melalukan riset terhadap produk Cold-Pressed Juice di Jakarta. Setelah melakukan riset, ia memutuskan untuk memilih detoks dengan itsbuah karena merupakan yang terbaik dari hasil penelusurannya. 

“Saya sangat peduli dengan kesehatan. Bagaimana kita mau menolong orang kalau kita sendiri tidak sehat. Di masa pandemi ini saya banyak banget pesan makanan online yang sudah pasti tidak sehat lalu saya merasa saya harus detox kemudian saya mencari jus-jus yang bisa membantu saya untuk membuang racun-racun yang sudah kemarin saya konsumsi jadi saya melihat dari semua yang ada di sosial media dan menurut saya yang paling bagus itsbuah” Ujar Kak Silly. 

Disamping melakukan detoks ia juga rutin menyaksikan program webinar dan IG Live yang itsbuah adakan. Ketika menyaksikan webinar bersama Bu Andang W Gunawan. Kak Silly melihat bahwa itsbuah memiliki 3 misi yaitu : #dukungpetanilokal, #berbagisehat, dan #ramahlingkungan. Lalu ia berfikir bahwa misi #berbagisehat akan sangat cocok bagi RHI. Tanpa berlama-lama Kak Silly langsung berkomentar di halaman youtube Sehat Bareng itsbuah menawarkan untuk bekerja sama, dan terkejut karena komentarnya tersebut langsung ditanggapi dan ia dihubungi langsung oleh founder itsbuah. 

Apa Itu Rumah Harapan Indonesia

berbagisehat Sehatkan Generasi Penerus Bangsa

Rumah harapan Indonesia (RHI) adalah rumah singgah untuk anak-anak kurang beruntung yang datang dari daerah ke kota-kota besar untuk melakukan pengobatan dan membutuhkan tempat tinggal. Di RHI akan disediakan obat-obatan, transportasi, makan 3 kali, serta buah-buahan. Rata-rata di Rumah Harapan Indonesia adalah anak-anak yang mengidap penyakit kanker dan leukimia, beberapa anak memiliki sakit jantung, ginjal, dan atresia ani. Orang tua dari anak yang sedang dalam pengobatan tersebut juga boleh tinggal di RHI. Jika semisal ada anak yang meninggal, pemulangan kargonya juga akan ditanggung sepenuhnya oleh Rumah Harapan Indonesia.

Tuhan tidak memberikan ke kita setengah-setengah, jadi kita juga perlu melakukan hal yang sama. Siapapun yang kita bawa ke rumah Harapan itu kita support benar-benar semuanya, kita nggak bisa jadi berkat buat semua orang, namun kita berikan yang terbaik supaya mereka bisa kuat melawan penyakitnya sampai mereka sembuh. Jadi kalau ditanya Berapa lama mereka boleh tinggal di RHI? selama mereka masih membutuhkan tempat tinggal selama itulah mereka boleh tinggal disini.” Ujar Kak Silly ketika ditanya alasan dibalik kegiatan yang dijalankan RHI.

Terbentuknya RHI

Awal mula terbentuknya RHI adalah dari kegiatan 3 Little Angels (3LA). Kegiataan 3LA yang pada saat itu rutin dilakukan adalah kunjungan ke salah satu rumah sakit anak di daerah Jakarta. Dalam kunjungannya Silly melihat orang-orang dari luar Jakarta yang tidur di selasar-selasar rumah sakit sambil menunggu anggota keluarganya yang sedang dirawat. Melihat hal tersebut membangkitkan kembali keinginannya untuk membangun rumah singgah.

Yang ada dipikirannya pada saat itu adalah kontrakan kecil yang sanggup menampung untuk 3-4 keluarga saja. “Tetapi ternyata Tuhan taruh sedemikian besar di kepala saya, ketika saya datang ke rumah yang di Tebet begitu saya melihat, saya sudah bisa membayangkan ada parket, ada tempat bermain anak, ada tempat tidurnya yang apik dan cantik.” Tuturnya.

Dengan iman dan uang 1 juta, Ia memberanikan diri untuk menyewa tempat tersebut dengan cara mencicil dan melunaskannya di pertengahan tahun. Ia percaya bahwa jika kita punya niat yang tulus, Tuhan akan memudahkan jalan kita. Benar saja, dari kepercayaan dan uang 1 juta, sekarang sudah ada 5 rumah harapan Indonesia di seluruh Indonesia di Jakarta, Bandung, Semarang, Bali, dan Makassar, dan sekarang rumah harapan indonesia sudah mendampingi lebih dari 1058 anak di Indonesia.

Mengapa Berfokus Pada Anak-Anak

berbagisehat Sehatkan Generasi Penerus Bangsa

Kak Silly sendiri dianugerahkan anak-anak yang spesial. Spesial bukan berarti cacat atau sebagainya namun setiap anak punya kebutuhan khusus yang berbeda-beda, ada anak yang autis, epilepsi, dan ada yang  food intolerance. Namun ketiganya membuat Kak Silly belajar sekolah kehidupan. Tuhan kasih kesempatan untuknya menangis terlebih dahulu sebelum dia menghapus air mata orang lain. Perjalanannya memiliki anak-anaknya ini sangat panjang dan rumit, mental up and down. Namun akhirnya ia mengerti bahwa Tuhan menitipkan 3 anak tersebut agar ia belajar menghapus air matanya terlebih dahulu sebelum ia menghapus air mata orang lain.

“Anak-anak itu adalah masa depan bangsa, di tangan merekalah nasib bangsa ini dipertaruhkan. Kita tidak pernah tahu bahwa mereka suatu saat bisa menjadi calon pemimpin bangsa kelak, saya yakin mereka akan menjadi pemimpin yang berkualitas karena benih-benih kebaikan yang sudah kita tanam di dalam hati mereka pada saat mereka sedang sakit, sedang menjalani pengobatan, jadi betul-betul ini yang menjadi misi kami.” Jawab Kak Silly.

Tantangan Selalu Datang Begitu pun Harapan

berbagisehat Sehatkan Generasi Penerus Bangsa

Tantangan kembali datang terlebih di masa pandemi ini, asupan gizi anak-anak di RHI belum cukup untuk fight melawan penyakit mereka, karena tidak mudah, apalagi di masa pandemi orang mungkin tidak tahu bahwa di Rumah Harapan Indonesia pemasukannya berkurang hingga 18%.

“Kami sendiri di RHI merasa kita nggak mau mengenyangkan diri sendiri, kalau orang disekitar kelaparan.  Jadi pada saat itu yang kita lakukan adalah kita buka gudang kita berapa yang tersisa kita bagikan ke orang-orang di sekitar. Dan mengejutkan setelah kita bagikan bulan depan ada orang yang mengirimkan beras banyak banget di cabang Bali di cabang Jakarta. Jadi jangan pernah takut berbagi karena kita nggak akan pernah rugi kalau kita berbagi.” Ujar Kak Silly.

“ Setelah itsbuah ikut membantu anak-anak di RHI itu efeknya luar biasa, adik-adik itu semua yang mau di kemoterapi atau mau menjalani pengobatan apapun itu pasti dites dulu, kalau hasilnya jelek mereka tidak bisa di kemo, mereka tidak bisa menjalani pengobatan selanjutnya. Sekarang setelah mendapat asupan bernutrisi dari itsbuah anak-anak itu daya tahan tubuhnya jadi lebih kuat, setiap kali mereka tes lab hasilnya bagus semua, jadi mereka bisa lanjut ke pengobatan berikutnya.” Ujar founder Rumah Harapan Indonesia tersebut ketika ditanya dampak dari bantuan IT’s Buah ke RHI.

“Saya berharap itsbuah tidak hanya ada di Jakarta saja, semoga itsbuah ada cabang di seluruh kota-kota besar Indonesia. Karena jujur, kita sering mendapat bantuan dikirimi buah yang banyak namun tidak pernah berkelanjutan seperti itsbuah, ini sudah sebulan dan tidak pernah berhenti mengirimi jus dan buah 2 kali seminggu, kalau dihitung sudah berapa banyak pengeluarannya. Jadi saya berfikir benar-benar hebat sekali Sahabat Sehat itsbuah ini” Tambah Wanita yang akrab disapa Silly tersebut.

Nah, Gimana Sahabat Sehat! Sekarang kamu sudah tahu kan betapa besar manfaat yang telah Sahabat Sehat berikan kepada orang lain dengan melakukan hidup sehat di IT’s Buah. Untuk Sahabat Sehat yang ingin melihat lebih banyak mengenai program #berbagisehat dan ingin turut berdonasi langsung bisa klik disini


Beri tahu teman-teman Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *