Berhasil Punya Momongan Setelah 5 Tahun Berjuang Melawan PCOS!

fitri-tropica-melahirkan-anak-pertama

Fitri sudah menikah kurang lebih 5 tahun, namun belum juga dapat momongan. Dari dulu dia memang mengalami siklus haid yang acak-acakan dan tidak teratur, namun ketika diperiksa ke dokter kandungan hasilnya normal karena tidak ada miom, kista ataupun polip.

Baru pada sekitar bulan Mei 2018, Fitri mengetahui bahwa dirinya mengalami PCOS. Sebuah kelainan hormon yang sebenarnya umum dialami wanita pada usia reproduksi, namun dapat menyebabkan periode menstruasi yang berantakan.

Sejak itu, Fitri mulai menjalani perawatan PCOSnya. Mulai dari menggunakan minyak aroma terapi, minum obat subur saat hari ketiga mens, menjalani saran dari salah satu dokter untuk tidur di bawah jam 10 malam juga lebih banyak konsumsi sayur dan diet bergizi seimbang.

Pada Maret 2019, kondisi Fitri sudah berangsur membaik, siklus menstruasinya pun sudah kembali normal selama 3 bulan terakhir. Namun, Fitri sempat khawatir karena PCOSnya kembali kambuh meskipun siklus menstruasinya normal. Akhirnya ia pun memeberanikan diri memeriksakan kehamilan dan ternyata ia sedang mengandung anak pertama.

Itu adalah kisah bahagia dari seorang #PCOSfighter bernama, Fitri Tropica, yang lebih dikenal dengan panggilan Fitrop.

View this post on Instagram

Ini adalah cerita aku dan Toge sampe akhirnya debathyl nyempil di antara kami. . Dari dulu ga pernah tau penyebab siklus bulanan aku acak2an tu knp (bisa dapetnya 3 bulan sekali, sekalinya dapet bisa sampai 20 hari) Beberapa kali sempet periksa bbrp obgyn selalu came up dgn jawaban “normal kok, gak ada kista miom atau pun polip” Kalo normal tapi kenapa siklusnya bisa ngaco? . MEI 2018 baca highlightnya @mestyariotedjo tentang PCOS dan.. DEG! “Kok gejalanya sama ky gw ya” Akhirnya mulai ngobrol dan tercetuslah nama dr @tommygpratama yg memang mendalami PCOS ini. Akhirnya bertekad utk ngebenerin si PCOS ini krn aku mikir “selama ada yg salah di badan aku klo pun aku mau promil atau IVF pun nanti, takutnya hasilnya pun gak akan sesuai harapan”. Jadi fokus sembuhin PCOS dulu aja. . Dec 2018 krn kesibukan shooting dll akhirnya baru sempat dateng ke dr @tommygpratama di @yasminkencana_rscm dan berdasar hasil lab dll ketauan lah klo aku ada PCOS genetik turunan dr mamah. Dan pengobatan pun dimulai dgn cara merapikan siklus bulanan. Dikasih obat agar mens, dan penyubur yang diminum di hari ke 3 saat dtg bulan. . Jan 2019: Berdasar DM bertubi-tubi akhirnya aku beli dan rutin pake PPP dari @indo.oil (bukan endorse! Beneran beli sendiri). Aku pke setetes di nadi terus aku gosok belakang kuping (ky pake parfum) dan 1 tetes di bawah puser tiap mau tidur. . Feb 2019: Ikut tantangan dr @reinorambey untuk tidur cepet di bawah jam 10 krn fungsi liver bekerja maks jam 10-2 malam. Berat, tapi aku coba jalanin 2 mingguan. . Maret 2019: Sempet worried PCOSnya kambuh, setelah siklusnya rapi dari Jan di bawah pengawasan dan treatment dr @tommygpratama kok siklusnya telat bulan ini? Padahal obat rutin minum, Akhirnya berkat saran dr @tommygpratama aku pun memberanikan untuk testpack, Garis 2 itu pun Alhamdulillah muncul. #MasyaAllah #Tabarakallah . Kurleb itu rangkuman singkatnya semoga infonya bisa membantu #pcosfighter lainnya yg mungkin berjuang lebih lama dr aku. Insya Allah nanti aku share lebih detailnya lagi di stories dan vlog ya. Semoga sharing ini bermanfaat. Dan semoga temen2 yg sedang menunggu kehadiran buah hati disegerakan diberikan Amanah oleh Allah SWT. Aamiin.

A post shared by Fitrop Fitrop (@fitrop) on

PCOS: Si Perusak Rumah Tangga Bahagia.

PCOS atau Polycystic ovary syndrome sendiri merupakan suatu kondisi yang memengaruhi kadar hormon perempuan. Mengutip Healthline, perempuan dengan PCOS menghasilkan hormon pria dalam jumlah lebih tinggi dari normal.

Ketidakseimbangan hormon ini menyebabkan perempuan dapat melewatkan periode menstruasi dan membuatnya lebih sulit bagi mereka untuk hamil. Sekitar 70-80 persen perempuan dengan PCOS memiliki masalah kesuburan.

Wah, kalau sampai sekarang Sahabat Sehat IT’s Buah belum kunjung hamil, ada baiknya mengetahui ciri-ciri PCOS ya. Melansir Young Womens Health, berikut tanda PCOS yang paling umum dialami para wanita.

  • Mudah depresi/mood swing
  • Mens tidak teratur
  • Preeklamsia
  • Kulit berminyak mudah jerawatan
  • Daerah kulit lipatan menghitam, seperti di leher dan selangkangan
  • Mata kering
  • Rambut rontok
  • Gangguan tidur
  • Mudah lupa
  • Berat badan susah turun

Bagaimana Mengatasi PCOS?

Secara umum, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menyembuhkan PCOS. Yang utama tentu merubah gaya hidup menjadi lebih sehat.

Dikutip dari Webmd.com, salah satu cara terbaik untuk menangani PCOS adalah makan dengan baik dan berolahraga secara teratur. Jam tidur pun harus betul-betul diatur agar tubuh bugar.

Banyak perempuan dengan PCOS kelebihan berat badan atau obesitas. Kehilangan hanya 5-10 persen dari berat badan dapat meringankan beberapa gejala dan membantu membuat menstruasi lebih teratur. Ini juga dapat membantu mengelola masalah dengan kadar gula darah dan ovulasi.

Karena PCOS dapat menyebabkan gula darah tinggi, dokter mungkin meminta Anda membatasi makanan bertepung atau bergula.

“Sebaliknya, makan makanan yang memiliki banyak serat untuk meningkatkan kadar gula darah secara perlahan,” jelas dr Tracy C Johnson, dokter kandungan yang berpraktik di Georgia, Amerika Serikat, seperti dikutip dari Webmd.com.

Dapatkan Panduan Detoks: Atasi PCOS Dengan Cara Alami

Masukkan Nama, Email dan No. Whatsapp Anda dan kami akan kirimkan panduan ini langsung:

Loading...

Siapkan diri Anda, ayo berjuang bersama #PCOSfighter!

Business Insider Ltd.
21st Street, New York City
United States of America
(000) 222 555 6688

© 2018 The Landing Factory

Subscribe to our newsletter and get insider news from business world!