Buah Apel: Manfaat, Kandungan Gizi, & Resep

Beri tahu teman-teman Anda

Apel termasuk salah satu buah yang paling banyak disukai karena rasanya yang segar dan manis. Dengan pengolahan yang tepat, manfaat dan kandungan gizi apel mampu mendorong fungsi tubuh secara maksimal.

Buah-Apel
Buah apel, manfaatnya bagi kesehatan, kandungan nutrisi, dan cara mengonsumsi yang tepat untuk kesehatan

Buah apel mudah ditemukan di seluruh penjuru dunia, termasuk Indonesia. Apel juga memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan seperti membantu menurunkan berat badan, kolesterol, resiko penyakit jantung, dan diabetes tipe 2.

Di Indonesia, buah apel mudah ditemukan di pasar tradisional maupun supermarket. Ragam buah apel juga bermacam-macam sesuai dengan daerah atau tempat asal apel tersebut.

Artikel ini membahas tentang jenis apel yang ada di Indonesia, manfaat apel, kandungan nutrisi, dan resep buah apel agar sehat dikonsumsi.

Macam-macam Apel di Indonesia

Apel mudah ditemukan dan banyak diminati oleh masyarakat Indonesia. Ada berbagai jenis apel yang ditawarkan, mulai dari apel lokal hingga apel impor.

Berikut ini adalah jenis-jenis apel yang banyak beredar di Indonesia:

#1. Apel Manalagi

Meskipun tanaman Apel Manalagi berasal dari pegunungan Kaukasus di Asia Barat dan Eropa Timur, apel ini sudah dikembangkan di Desa Gandon, Kecamatan Batu, Malang.

Apel ini berwarna hijau kekuningan meskipun sudah matang, dengan pori kulit buah yang halus dan renggang.

Apel Manalagi memiliki varian yang lebih kecil yaitu Apel Manalagi Ceri.

#2. Apel Fuji

Apel Fuji paling banyak digemari karena memiliki rasa paling lezat diantara apel-apel lainnya. Dengan kandungan antioksidan tinggi, Apel Fuji sering diburu sebagai hadiah untuk membesuk orang sakit.

Apel Fuji berwarna merah muda hampir di seluruh permukaan kulitnya, dengan semburat warna yang cantik. Harga apel ini termasuk mahal karena diimpor dari Jepang.

#3. Apel Golden

Apel Golden berasal dari Amerika Serikat. Rasanya sedikit asam, keras, dan berair. Pengolahan jenis apel ini biasanya berupa pai, saus apel, atau selai.

#4. Apel Rome Beauty

Jenis Apel Rome Beauty banyak dibudidayakan di Malang dan dikenal sebagai Apel Malang. Karakteristik apel ini memiliki kulit hijau dengan semburat merah dengan rasa yang manis.

Daging Apel Rome Beauty berwarna putih kehijauan.

#5. Apel Australia

Disebut juga dengan Apel Granny Smith, apel ini berasal dari Australia. Warna kulit jenis apel ini berwarna hijau dengan rasa asam dan berair. Sayangnya, Apel Australia rentan tercemar bakteri listeria monocytogenes yang berbahaya untuk kesehatan.

#6. Apel Washington

Apel Washington berasal dari Amerika Serikat dengan ciri-ciri kulit berwarna merah bergaris. Daging buah Apel Washington lunak dengan rasa yang sedikit manis-asam.

Manfaat Buah Apel

Manfaat-Apel-bagi-Kesehatan
Apel memiliki segudang manfaat bagi kesehatan menurut penelitian ilmiah yang dilakukan di berbagai negara

Buah apel memiliki manfaat yang luar biasa untuk kesehatan tubuh. Mengonsumsi apel secara teratur mampu melindungi tubuh dari resiko penyakit kronis seperti jantung, diabetes, hingga kanker.

Mengonsumsi satu buah apel setiap hari dipercaya mampu meningkatkan kesehatan fungsi tubuh dan organ dalam. Ini karena apel mengandung karbohidrat, vitamin A, vitamin K, dan folat.

Berikut ini adalah manfaat apel menurut penelitian yang telah dijalankan oleh ilmuwan di seluruh dunia.

#1. Apel memiliki manfaat untuk diet

Apel memiliki kandungan fiber dan air yang tinggi. Keduanya berperan penting untuk proses diet karena memberikan rasa kenyang lebih lama.

Penelitian yang dilakukan oleh Flood-Obbagy dan Rolls menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi apel utuh sebelum makan merasa lebih cepat kenyang dibandingkan orang yang mengonsumsi saus apel, jus apel, atau produk-produk selain apel.

Penelitian tersebut juga menyatakan bahwa orang yang mengonsumsi buah apel dalam bentuk potongan sebelum makan ternyata mengonsumsi 200 kalori lebih sedikit dibandingan mereka yang tidak mengonsumsi apel sebelum makan.

Ujicoba yang melibatkan 50 wanita dengan kelebihan berat badan selama 10 minggu menunjukkan bahwa partisipan yang mengonsumsi apel berhasil menurunkan berat badan hingga 1 kilogram dan mengonsumsi kalori lebih sedikit dibandingkan dengan partisipan yang mengonsumsi kue gandum dengan jumlah kalori dan fiber yang sama.

Penelitian juga menuntjukkan bahwa mengonsumsi apel dan jus apel menurunkan kolesterol jahat dan trigliserida.

#2. Apel bermanfaat untuk kesehatan jantung

Manfaat apel sering dikaitkan dengan kesehatan jantung dan menurunkan resiko serangan jantung. Fakta ini berdasarkan penelitian buah apel dan kesehatan kardiovaskular oleh Kautsos.

Hal ini disebabkan karena apel mengandung serat larut air yang membantu menurunkan level kolesterol jahat.

Apel juga mengandung polifenol yang berperaan sebagai zat antioksidan di bagian kulit.

Salah satu kandungan polifenol adalah senyawa flavonoid epicatechin yang diyakini mampu menurunkan tekanan darah.

Penelitian yang dipublikasikan apda tahun 2010 menunjukkan bahwa konsumsi flavonoid dalam jumlah tinggi mampu menurunkan resiko stroke hingga 20 persen.

Menurut jurnal kesehatan, flavonoid membantu mencegah penyakit jantung dengan menurunkan tekanan darah, mengurangi oksidasi, dan berperan sebagai antioksidan.

Penelitian lainnya juga menunjukkan bahwa mengonsumsi satu buah apel setiap hari ternyata mampu mengurangi resiko kematian karena serangan jantung jika dibandingkan dengan obat penurun kolesterol.

#3. Apel bermanfaat untuk menurunkan resiko diabetes

Penelitian yang dipimpin oleh Isao Muraki menunjukkan bahwa mengonsumsi apel secara rutin mampu mengurangi resiko penyakit diabetes tipe 2.

Dalam penelitian lainnya, mengonsumsi apel setiap hari mampu mengurangi resiko diabetes tipe 2 sebesar 28 persen.

Hal ini disebabkan karena kandungan polifenol dalam kulit apel yang membantu mencegah kerusakan sel beta di pankreas. Beta sel ini memproduksi insulin dalam tubuh yang biasanya tidak berfungsi pada orang-orang dengan penyakit diabetes tipe 2.

#4. Apel memiliki efek prebiotik dan produksi bakteri baik

Apel mengandung pektin, yaitu jenis fiber yang berperan sebagai prebiotik. Ini artinya, apel mendukung perkembangan bakteri baik dalam sistem pencernaan.

Penelitian baru-baru ini menunjukkan bahwa efek prebiotik inilah yang membuat apel mampu mencegah kelebihan berat badan, diabetes tipe 2 dan penyakit jantung.

#5. Apel bermanfaat mencegah kanker

Penelitian yang dilakukan oleh Hyson menunjukkan bahwa zat yang terkandung dalam apel mampu menurunkan resiko kanker.

Selain itu, penelitian juga menunjukkan bahwa mengonsumsi apel mampu mengurangi resiko kematian akibat kanker.

Ilmuwan meyakini bahwa zat antioksidan dan anti peradangan yang terdapat dalam appel memiliki manfaat untuk mencegah potensi kanker.

#6. Apel memilki manfaat untuk melawan asma

Apel memiliki kandungan antioksidan tinggi yang mampu melindungi paru-paru dari kerusakan akibat oksidasi.

Penelitian yang melibatkan 68.000 wanita menunjukkan bahwa partisipan yang paling banyak mengonsumsi apel memiliki resiko penyakit asma paling rendah.

Mengonsumsi apel ukuran besar setiap hari disinyalir mampu mengurangi resiko asma hingga 10 persen.

Kulit apel juga mengandung flavonoid quercetin yang membantu meregulasi daya tahan tubuh dan mengurangi peradangan. Dua hal ini disinyalir sebagai pencegah asma dan reaksi alergi.

#7. Apel memiliki manfaat untuk kesehatan tulang

Mengonsumsi buah mampu meningkatkan kepadatan tulang dan meningkatkan kesehatan tulang.

Banyak ilmuwan meyakini bahwa zat antioksidan dan zat anti peradangan dalam buah-buahan mampu meningkatkan kepadatan dan kekuatan tulang.

Penelitian menunjukkan bahwa apel mampu memberikan efek positif bagi kesehatan tulang.

Penelitian yang dilakukan oleh Hyson menunjukkan bahwa wanita yang mengonsumsi apel baik dalam bentuk utuh, potongan, atau saus memiliki kalsium lebih banyak dibandingkan mereka yang tidak mengonsumsi apel.

#8. Apel melindungi perut dari kerusakan akibat penggunaan obat-obatan

Penggunaan obat-obatan dalam jangka panjang seperti mampu merusak perut.

Penelitian menunjukkan bahwa ekstrak apel mampu melindungi sel perut dari kerusakan akibat penggunaan obat-obatan.

Dua senyawa yang terkandung dalam apel yaitu asam klorogenat dan katekin disinyalir memegan peranan penting dalam kesehatan perut.

#9. Apel bermanfaat untuk melindungi otak

Mengonsumsi jus apel mampu melindungi kerusakan otak akibat usia yang menyebabkan penyakit-penyakit degeneratif mental.

Penelitian menunjukkan bahwa konsentrat jus apel membantu mengurangi kerusakan otak dan meminimalisir penurunan mental.

Jus apel membantu menjaga kesehatan otak dengan menjaga neurotransmiter asetilkolin yang semakin menurun seiring usia yang bertambah. Penurunan asetilkolin disinyalir menjadi penyebab penyakit Alzheimer.

Penelitian lainnya juga menunjukkan bahwa mengonsumsi apel mampu meningkatkan daya ingat otak.

Kandungan Nutrisi Buah Apel

Kandungan-Gizi-Buah-Apel
Apel memiliki kandungan gizi yang tinggi, dibuktikan dengan penelitian ilmiah dari seluruh dunia

Apel ukuran sedang dengan berat 100 gram memiliki kandungan nutrisi berikut ini:

  • Kalori: 52
  • Karbohidrat: 13.8 gram
  • Gula: 10.4 gram
  • Fiber: 2.4 gram
  • Lemak: 0.2 gram
  • Air: 86%
  • Vitamin C: 14% dari Referensi Asupan Harian (RAH)
  • Potassium: 6% dari RAH
  • Vitamin K: 5% dari RAH
  • Mangan, Tembaga, Vitamin A, E, B1, B2, dan B6: 2-4% dari RAH

Berikut ini adalah senyawa tanaman yang terdapat dalam buah apel:

  • Quercetin senyawa quercetin mengandung zat anti peradangan, anti virus, anti kanker, dan efek anti depresan.
  • Katekin senyawa yang mengandung antioksidan alami untuk meningkatkan fungsi otak dan fungsi otot.
  • Asam klorogenat senyawa ini membantu menurunkan gula darah dan membantu mengurangi berat badan.

Apel juga mengandung polifenol dalam jumlah yang tinggi yang berkontribusi besar dalam kesehatan tubuh.

Untuk mendapatkan manfaat apel secara maksimal, konsumsi apel secara utuh, termasuk bagian kulitnya. Bagian kulit apel mengandung lebih dari 50 persen fiber apel dan zat polifenol.

Fakta Menarik seputar Buah Apel

Fakta-Unik-Buah-Apel
Buah apel memiliki fakta unik dan menarik untuk Anda ketahui

Apel memiliki fakta menarik yang mungkin jarang diketahui. Berikut ini adalah fakta unik seputar apel;

  • Pohon apel perlu 4 sampai 5 tahun sebelum berbuah. Pohon apel ukuran normal perlu 8 sampai 10 tahun sebelum berbuah. Pohon apel kerdil bisa berbuah dalam 3 sampai 5 tahun.
  • Apel akan matang lebih cepat jika dibiarkan dalam suhu ruangan.
  • Warna apel bervariasi dari merah, kuning, hijau.
  • Ilmu menanam apel disebut pomologi.
  • Perlu 50 lembar daun bagi pohon apel untuk memproduksi satu apel.
  • Kebanyakan buah apel masih dipetik manual dengan tangan.
  • Apel termasuk dalam keluarga mawar.
  • Rata-rata orang mengonsumsi 65 apel dalam setahun.
  • Pohon apel bisa hidup sampai 100 tahun.
  • Rata-rata, satu buah apel memiliki 10 biji apel.
  • Apel jus segar berubah warna menjadi cokelat karena paparan udara akibat oksidasi.
  • Untuk menghindari perubahan warna karena dijus, tambahkan perasan lemon atau jeruk nipis untuk mencegah proses oksidasi.
  • Orang yang menyukai apel biasanya ramah, karismatik, dan antusias.
  • Negara produsen apel di dunia adalah Cina, Amerika Serikat, Turki, Polandia, dan Itali.
  • “An apple a day keeps the doctor away” adalah istilah yang muncul karena manfaat apel yang luar biasa bagi kesehatan.

Resep Apel untuk Kesehatan

cold-pressed juice IT's Buah

Untuk mendapatkan manfaat apel secara maksimal bagi kesehatan, Anda harus memperhatikan hal-hal berikut ini.

Kapan mengonsumsi apel?

Waktu terbaik untuk mengonsumsi apel adalah pagi hari. Ini karena kandungan apel yang kaya serat dan pektin.

Mengonsumsi apel di pagi hari membantu menstimulasi sistem pencernaan dengan membantu bakteri baik dalam pencernaan.

Kandungan pektin dalam apel juga membantu mengeluarkan racun dan membantu mencegah penyakit kanker.

Mengonsumsi apel pada malam hari meningkatkan produksi gas dalam perut sehingga menurunkan kualitas tidur.

Bagaimana cara mengonsumsi apel untuk kesehatan?

Cara terbaik untuk mengonsumsi apel agar Anda mendapat manfaat kesehatan adalah dengan metode berikut ini.

#1. Makan utuh

Mengonsumsi apel secara utuh berarti Anda tidak mengolah apel tersebut. Cukup cuci apel dengan bersih untuk menghilangkan pestisida, lalu potong apel kecil-kecil.

Konsumsi apel bersama kulit karena manfaat apel paling banyak terdapat di kulit.

Anda juga bisa menambahkan variasi seperti saus karamel, madu, atau selai kacang.

Di Eropa, kebanyakan orang mengonsumsi apel dengan dipotong dadu lalu disajikan bersama keju cheddar, keju swiss, atau cheese fondue.

Anda juga bisa menambahkan kacang-kacangan seperti kuaci biji bunga matahari, kacang almond, kacang tanah, dan berbagai macam lainnya.

#2. Cold-pressed juice apel

Mengonsumsi apel dengan cara di jus bisa jadi pilihan kalau Anda kurang suka mengunyah tekstur apel. Cara yang disarankan adalah dengan menambahkan air ke dalam potongan-potongan apel segar.

Selanjutnya, Anda bisa menjus apel seperti biasa.

Namun, untuk mendapatkan manfaat apel secara maksimal, Anda lebih disarankan untuk menggunakan metode cold-pressed.

Metode ini menjaga kandungan nutrisi, vitamin, dan mineral dalam buah apel tetap maksimal.

Kesimpulan

Mengonsumsi buah apel sangat baik untuk kesehatan tubuh Anda karena mampu mengurangi resiko penyakit-penyakit mematikan seperti jantung, kolesterol, diabetes, dan kanker.

Apel juga membantu mengurangi berat badan dan meningkatkan kesehatan pencernaan.

Buah apel berukuran sedang dengan berat 182 gram bisa Anda jadikan konsumsi harian untuk menjaga kesehatan tubuh.

Untuk mendapatkan manfaat buah apel secara maksimal, konsumsi bagian daging dan kulit apel.

Jika Anda kurang suka mengunyah apel, gunakan metode cold-pressed atau konsumsi cold-pressed juice apel untuk mendapatkan nutrisi maksimal bagi kesehatan.


Beri tahu teman-teman Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *