6 Buah Terbaik untuk Diet dan Cegah Obesitas

6 Buah Terbaik untuk Diet dan Cegah Obesitas

Beri tahu teman-teman Anda

Ada setidaknya 6 buah untuk diet yang bisa Anda konsumsi secara teratur yang juga membantu cegah obesitas. Mengonsumsi buah untuk diet juga memberi Anda kandungan vitamin dan mineral hariam yang cocok untuk dikonsumsi jangka panjang. Kenali manfaat 6 buah berikut ini untuk mendukung program diet Anda.

Buah untuk Diet dan Mencegah Obesitas
Buah untuk Diet dan Mencegah Obesitas

Buah adalah cemilan enak, sehat dan alami. Selain itu buah juga umumnya rendah kalori dan tinggi serat, yang dapat membantu Sahabat Sehat menurunkan berat badan. Faktanya, makan buah terkait dengan berat badan yang lebih rendah dan risiko diabetes yang lebih rendah, tekanan darah tinggi, kanker, dan penyakit jantung. Wah, luar biasa nih.

Ada ratusan jenis dan varietas buah di Indonesia, diantaranya IT’s Buah sudah memilih 10 buah yang sangat bagus dikonsumsi untuk mencegah obesitas bahkan direkomendasikan untuk di konsumsi bai mereka yang ingin menurunkan berat badan. Buah apa sajakah itu?

1. Jeruk Bali

Tahukah sahabat sehat bahwa jeruk bali adalah persilangan antara pomelo dan jeruk biasa, dan umumnya dikaitkan dengan diet dan penurunan berat badan. Setengah jeruk bali hanya mengandung 39 kalori tetapi menyediakan 65% dari asupan harian untuk vitamin C. Varietas jeruk bali berwarna merah juga menyediakan 28% dari asupan harian untuk vitamin C. Terlebih lagi, jeruk bali memiliki indeks glikemik rendah (GI), yang berarti ia melepaskan gula ke dalam aliran darah lebih lambat. Diet rendah GI dapat membantu penurunan berat badan dan pemeliharaan berat badan, meskipun bukti terbatas.

Dalam sebuah penelitian pada 85 orang gemuk, makan jeruk bali atau minum jus jeruk bali sebelum makan selama 12 minggu menghasilkan penurunan asupan kalori, penurunan 7,1% berat badan, dan peningkatan kadar kolesterol. Selain itu, ulasan baru-baru ini menemukan bahwa konsumsi jeruk bali mengurangi lemak tubuh, lingkar pinggang, dan tekanan darah dibandingkan dengan kelompok kontrol. Meskipun jeruk bali dapat dimakan sebagai cemilan, jeruk bali juga sebenarnya bagus untuk menjadi tambahan salad dan olahan lainnya.

2. Apel

Semua cold-pressed juice IT’s Buah mengandung apel malang yang bagus untuk menurunkan berat badan. Apel merupakan buah rendah kalori dan tinggi serat, dengan 116 kalori dan 5,4 gram serat per buah besar (223 gram) Dalam sebuah penelitian, perempuan diberi tiga buah apel, tiga buah pir, atau tiga kue gandum – dengan nilai kalori yang sama – per hari selama 10 minggu. Kelompok apel kehilangan 2 pon (0,91 kg) dan kelompok pir 1,6 pon (0,84 kg), sedangkan berat kelompok oat tidak berubah. Artinya, buah apel sesungguhnya membantu menurunkan berat badan.

Selain itu, sebuah penelitian observasional pada 124.086 individu menentukan bahwa orang yang makan apel kehilangan rata-rata 1,24 pound (0,56 kg) per hari yang melayani selama periode empat tahun. Karena buah-buahan rendah kalori seperti apel lebih mengenyangkan, mungkin makan lebih sedikit dari makanan lain sepanjang hari. Khususnya, sebuah apel hampir tiga kali lipat dari isi cokelat batangan. Penelitian menunjukkan bahwa apel paling baik dimakan utuh daripada dijus dan diberi tambahan gula atau air untuk mengurangi rasa lapar dan mengendalikan nafsu makan. Oleh karena itu, IT’s Buah memilih cold-pressed juice yang tidak menggunakan pemanasan, tidak menambahkan air ataupun gula dan pengawet.

Loading...

Ada dua studi menghubungkan jus apel dengan pengurangan lemak tubuh dibandingkan dengan minuman kontrol dengan jumlah kalori yang sama. Ekstrak polifenol buah apel dibuat dari salah satu senyawa alami buah juga terbukti memiliki efek dalam penurunan kadar kolesterol. Apel dapat dinikmati dengan berbagai cara baik dimasak maupun langsung dimakan mentah. Cobalah menambahkannya ke sereal panas dan dingin, yogurt, semur, dan salad, atau memanggangnya sebagai pie.

3. Golongan Buah Beri

Buah beri adalah buah rendah kalori namun terbukti dapat menambahkan energi dan membangkitkan semangat. Walaupun terkenal sedikit pricy akibat tidak dapat berkembang biak dengan baik di Indonesia namun manfaat buah beri tidak dapat diabaikan. Misalnya, 1/2 cangkir (74 gram) blueberry hanya mengandung 42 kalori tetapi menyediakan 12% dari kebutuhan harian untuk vitamin C dan juga zat gizi mikro mineral mangan, serta 18% untuk vitamin K. Satu cangkir (152 gram) buah stroberi, jenis beri yang bisa ditemukan dengan mudah di Indonesia, mengandung di bawah 50 kalori dan menyediakan 3 gram serat makanan, serta 150% dari kebutuhan harian untuk vitamin C dan hampir 30% untuk mangan.

Buah beri juga terbukti mengenyangkan. Satu studi kecil menemukan bahwa orang yang diberi camilan berry 65 kalori memakan lebih sedikit makanan pada makanan berikutnya daripada mereka yang diberi permen dengan jumlah kalori yang sama. Selain itu, makan buah beri dapat membantu menurunkan kadar kolesterol, mengurangi tekanan darah, dan menurunkan peradangan, yang mungkin sangat membantu orang yang kelebihan berat badan.

Baca juga : Langkah Praktis Merampingkan Perut Buncit

4. Stone Fruits

Stone fruits merupakan sebuah istilah yang merujuk pada jenis buah-buahan berbiji keras dan besar. Bagi warga Indonesia yang tinggal di wilayah tropis, istilah ini memang cukup asing dan tidak begitu familiar. Sebaliknya, mereka yang tinggal di daerah subtropis justru menjadikan aneka stone fruits sebagai buah unggulan. Buah yang termasuk golongan stone fruits buah persik, plum, ceri, dan aprikot.

Kelebihan stone fruits adalah rendah glikemik indeksnya, rendah kalori, dan juga kaya nutrisi seperti vitamin C dan A, yang memberikan efek bagus untuk orang yang mencoba menurunkan berat badan. Misalnya, satu buah persik sedang (150 gram) mengandung 58 kalori, sementara 1 cangkir (130 gram) ceri menghasilkan 87 kalori, dan dua buah plum kecil (120 gram) atau empat aprikot (140 gram) hanya memiliki 60 kalori .

5. Markisa

Buah markisa sebenarnya berasal dari Amerika Selatan, tumbuh di pohon anggur yang indah dan berbunga. Namun di Indonesia, buah markisa sangat mudah tumbuh. Ciri buah markisa adalah miliki kulit luar yang keras, berwarna ungu atau kuning, dengan biji-biji yang dapat dimakan. Satu buah (18 gram) hanya mengandung 17 kalori dan kaya akan serat, vitamin C, vitamin A, zat besi, dan potasium.

Untuk buah sekecil itu, markisa memiliki serat makanan yang cukup. Faktanya, lima dari mereka memberikan 42% dari asupan harian dengan kurang dari 100 kalori. Serat memperlambat pencernaan, membantu tubuh merasa kenyang lebih lama dan mengendalikan nafsu makan.

Selain itu, biji markisa menyediakan piceatannol, zat yang terkait dengan pengurangan tekanan darah dan peningkatan sensitivitas insulin pada pria yang kelebihan berat badan. Namun, dibutuhkan lebih banyak penelitian. Untuk menurunkan berat badan, markisa paling baik dikonsumsi utuh. Dapat dimakan sendiri, digunakan sebagai topping atau mengisi untuk makanan penutup, atau ditambahkan ke minuman.


6. Kiwi

Siapa yang tidak kenal buah ini? Buah Kiwi adalah buah kecil berwarna coklat dengan daging berwarna hijau muda atau kuning dan biji hitam kecil dibagian tengahnya. Selain sangat padat nutrisi, kiwi adalah sumber vitamin C, vitamin E, folat, dan serat yang sangat baik, dan memiliki manfaat kesehatan yang signifikan.

Dalam sebuah studi, 41 orang dengan kadar gula darah mendekati diabetes makan dua kiwi per hari selama 12 minggu. Mereka mengalami kadar vitamin C yang lebih tinggi, penurunan tekanan darah, dan penurunan lingkar pinggang 1,2-inci (3,1 cm). Studi tambahan lainnya mencatat bahwa kiwi dapat membantu mengontrol gula darah, meningkatkan kolesterol, dan mendukung kesehatan usus – semua manfaat tambahan penurunan berat badan.

Kiwi memiliki indeks glikemik yang rendah, jadi meskipun mengandung gula alami, buah kiwi hanya menghasilkan peningkatan gula darah yang lebih kecil dari buah lainnya. Selain itu, kiwi kaya akan serat makanan yang membantu kenyang lebih lama. Satu buah kecil yang dikupas (69 gram) memiliki lebih dari 2 gram serat, sementara kulit sendiri menyediakan 1 gram serat tambahan. Tapi siapa sih yang ingin memakan kulitnya? Tentunya sangat jarang.

Tahukah sahabat sehat, sebenarnya manfaat buah-buahan tidak hanya mampu menurunkan berat badan loh. Diet tinggi serat dari buah-buahan dan sayuran telah terbukti meningkatkan berat badan, meningkatkan kepenuhan dan meningkatkan kesehatan usus. Ditambah lagi apabila dikonsumsi bersamaan dengan sayur-mayur. Wah, jadi semakin powerfull!

Ingin tahu tips lainnya seputar menurunkan berat badan? Bagaimana sih kira-kira buah dan sayuran dapat mencegah obesitas? Yuk, ikuti Instagram live session kami bersama Dokter Gizi, dr. Juwalita Surapsari, M.Gizi, Sp.GK hari Kamis tanggal 23 Juli 2020 tepat pukul 16:00 WIB. Jangan sampai kelewatan ya!

Klik Gambar Untuk Dapatkan Reminder IG Live


Beri tahu teman-teman Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp Konsultasi ke CS