Bersihkan Toksin Tubuh, cara Efektif Mengatasi Masalah Penampilan Anda

Beri tahu teman-teman Anda

Tanpa disadari, Anda menumpuk banyak toksin di dalam tubuh yang sulit dikeluarkan. Penyebabnya adalah gaya hidup tidak sehat, paparan lingkungan, dan pilihan konsumsi makanan yang buruk. Penumpukan toksin berakibat pada kesehatan dan penampilan. Kenali toksin dan cara Anda mengatasinya secara efektif agar Anda bersinar.

Bersihkan Toksin Tubuh, cara Efektif Mengatasi Masalah Penampilan Anda
Endapan Toksin dalam Tubuh Menyebabkan Fungsi Tubuh Menurun dan Berimbas pada Penampilan Anda

Seringkali Anda merasa sehat namun tubuh Anda terasa tidak fit atau tidak segar. Lesu, lemas, lelah, dan tidak ada energi untuk beraktivitas adalah tanda krusial bahwa tubuh Anda memiliki endapan toksin cukup tinggi hingga mempengaruhi fungsi organ tubuh.

Fungsi tubuh yang tidak optimal memberikan dampak nyata pada penampilan Anda.

Jika Anda telah menghabiskan banyak waktu dan rupiah untuk merawat tubuh dari luar namun belum mendapat hasil yang Anda harapkan, ini saatnya fokus untuk merawat tubuh dari dalam.

Memang, setiap orang pasti ingin memiliki tubuh yang sehat. Faktanya, masih banyak orang yang sulit untuk menjalankan hidup sehat karena sudah terbiasa dengan pola hidup serba cepat yang cenderung mengesampingkan nilai sehat.

Jika Anda tinggal di wilayah perkotaan, mengkonsumsi makanan manis, junk food, gorengan, kurang olahraga, sering begadang, kurang minum air putih, merokok, dan konsumsi kafein yang tinggi sudah cukup untuk menumpuk toksin di dalam tubuh.

Secara alami, tubuh memiliki sistem pembuangan racun yang bekerja tanpa istirahat untuk menjaga performa organ tubuh Anda. Tapi, jika tidak didukung dengan konsumsi sehat, tubuh Anda akhirnya akan ambruk juga.

Loading...

Sebenarnya menjalankan pola hidup sehat cukup mudah dan bisa dilakukan secara bertahap. Mulailah dari hal-hal yang sederhana dulu, misalnya mengkonsumsi banyak air putih hingga istirahat atau tidur yang cukup.

Sejumlah penelitian internasional yang dikutip dari laman Health Harvard menyebutkan bahwa sebagian besar kematian disebabkan oleh pola hidup tidak sehat. Sangat disayangkan, mengingat hidup sehat sebenarnya lebih murah.

Dengan mengonsumsi buah dan sayur yang tentu saja lebih murah dibandingkan junk food, Anda turut menghemat biaya rumah sakit yang mungkin kelak akan diperlukan jika Anda sakit karena gaya hidup yang kurang tepat.

Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. Berapapun usia Anda, apapun kondisi kesehatan Anda, sekarang adalah saat yang tepat untuk mulai memperhatikan kesehatan. Mulai dengan membuang toksin yang menyebabkan penyakit tubuh dalam jangka panjang.

Bagaimana Toksin Masuk ke Dalam Tubuh?

Aktivitas sehari-hari warga perkotaan erat dengan polusi asap kendaraan, debu jalanan, terik sinar matahari, hingga makanan sehari-hari yang kurang diperhatikan.

Toksin masuk ke dalam tubuh melalui sistem pernafasan dari asap rokok, asap pembakaran, atau partikel debu yang dihirup ketika beraktivitas selama perjalanan. Toksin juga bisa masuk melalui konsumsi makanan yang mengandung zat-zat berbahaya yang tidak disadari.

Tubuh Anda secara teratur akan mengelaurkan racun tersebut dari dalam tubuh. Tapi ketika toksin yang masuk lebih banyak dari yang mampu ditangani oleh tubuh, maka racun akan mengendap dan menunggu giliran untuk dikeluarkan.

Ketika toksin mengendap di dalam tubuh, Anda memiliki dua pilihan:


  1. Anda berhenti beraktivitas di luar ruangan dan mengonsumsi makanan fast food agar tubuh Anda memiliki cukup waktu untuk mengeluarkan semua racun terlebih dulu sebelum Anda terpapar lagi.
  2. Anda mendorong fungsi pembuangan racun alami tubuh dengan mengonsumsi buah dan sayur yang dikhususkan untuk tujuan mendorong toksin keluar tubuh.

Cara pertama memerlukan lebih banyak waktu. Pilihan kedua lebih realistis karena tubuh Anda akan mengeluarkan racun perlahan-lahan sembari Anda mengubah gaya hidup dan pilihan konsumsi.

Tanda-Tanda Endapan Toksin di Dalam Tubuh

Tubuh Anda akan langsung bereaksi saat sedang terserang penyakit. Hanya saja, tidak jarang sejumlah orang tidak peka sehingga mengabaikan tanda-tanda tersebut dan baru menyadari ketika sudah lebih parah.

Jika Anda merasa sehat namun tubuh Anda terasa tidak fit atau tidak segar, itu salah satu tanda bahwa tubuh Anda mengandung toksin sehingga membuat fungsi kesehatan terganggu.

Sembelit, mudah lelah, lesu, dan tidak berenergi meskipun sudah beristirahat cukup menjadi tanda bahwa tubuh Anda kewalahan mengeluarkan toksin. Jika tidak lekas ditangani maka racun yang ada di dalam tubuh akan semakin membahayakan kesehatan.

Berikut ini tanda-tanda tubuh penuh toksin atau racun yang perlu Anda waspadai.

#1 Tubuh Selalu Lelah

Jika Anda sering merasa lelah disertai nyeri otot dan sendi padahal sedang tidak melakukan aktivitas fisik secara berlebihan, bisa jadi itu tanda dari tubuh Anda yang sedang dipenuhi racun.

Ya, racun biasanya akan mengendap pada sel-sel otot atau sendi yang kemudian memberikan efek lelah pada tubuh seolah Anda telah beraktivitas fisik berlebihan.

Jika tidak segera ditangani, efek racun juga akan mengganggu pola tidur sehingga Anda menjadi insomnia. Bukan hanya itu, racun yang menumpuk juga akan membentuk reaksi kimia yang menyebabkan persendian Anda seperti terserang asam urat.

#2 Sering Mengantuk

Tanda lainnya bahwa tubuh Anda mengandung racun yaitu sering mengantuk. Rasa kantuk yang menyerang ini efek dari rasa lelah yang menyerang tubuh tubuh Anda.

Saat lelah, sel darah di dalam tubuh tidak berhasil memenuhi kebutuhan oksigen di dalam otak sehingga otak memberikan sinyal mengantuk.

Oleh karena itu, jika Anda sering mengantuk meski Anda memiliki waktu tidur yang cukup, itu artinya tubuh Anda mengandung banyak racun.

#3 Sembelit

Tanda yang harus Anda ketahui bahwa tubuh sedang dipenuhi racun yaitu sembelit. Mungkin selama ini sembelit sering dianggap efek dari panas dalam, padahal faktanya sembelit ini efek dari racun yang menumpuk dalam tubuh.

Dalam kondisi sehat, tubuh akan mengeluarkan racun setiap harinya. Namun saat sembelit, tubuh akan semakin banyak menyimpan racun karena tidak dikeluarkan sebagaimana mestinya sehingga mengganggu fungsi kesehatan.

#4 Sulit Menurunkan Berat Badan

Tanda yang harus Anda pahami berikutnya bahwa tubuh Anda mengandung banyak racun yaitu sulit menurunkan berat badan. Anda merasa sudah mengurangi porsi makan namun tidak kunjung berat badan Anda turun.

Sulitnya menurunkan berat badan ini bisa disebabkan oleh kandungan racun yang menumpuk di dalam tubuh sehingga sirkulasi darah dan keseimbangan hormonal terganggu.

Selain itu, racun yang menumpuk juga membuat Anda jadi sensitif terhadap aroma. Anda jadi sering merasa mual dan pusing setelah mencium aroma tajam seperti aroma parfum atau aroma tajam lainnya.

#5 Bau Mulut

Jika Anda merasa bau mulut padahal Anda merasa tidak ada keluhan pada gigi, itu juga bisa menjadi tanda bahwa tubuh Anda dipenuhi racun.

Racun yang tidak lekas dikeluarkan dan terus mengendap di dalam hati akan memberikan reaksi kimiawi yang kemudian menimbulkan efek bau tidak sedap dari mulut.

Tidak jarang juga kondisi seperti ini membuat mulut mudah terserang infeksi atau sariawan. Kenapa? Sebab, aroma yang ditimbulkan dari racun ini membuat jamur dan bakteri merasa nyaman hidup di dalamnya.

#6 Kulit Kusam

Salah satu tanda bahwa tubuh dipenuhi racun yang juga perlu Anda tahu yaitu mengalami kulit kusam. Dampak dari racun yang menumpuk juga menimbulkan bintik-bintik pigmentasi halus pada kulit.

Selain kulit kusam dan munculnya bintik-bintik pigmentasi halus, rambut mulai terlihat kusam dan kering juga menjadi salah satu tanda bahwa tubuh Anda dipenuhi racun.

#7 Muncul Jerawat

Masalah kulit berikutnya yang ditimbulkan dari racun yang menumpuk yaitu munculnya jerawat. Racun yang mulai menyusup ke bagian bawah kulit menjadikan kulit lebih sensitif sehingga lebih mudah terserang jerawat.

Selain itu, munculnya eksim dan mata bengkak juga menjadi tanda kandungan racun yang ada di dalam tubuh sudah melebihi batas normal dan tidak bisa lagi ditoleransi tubuh.

Itulah beberapa tanda yang harus Anda tahu bahwa tubuh Anda dipenuhi racun. Jika Anda tidak segera mengatasinya, racun yang menumpuk ini akan mengganggu fungsi kesehatan yang membuat tubuh Anda rawan terserang penyakit berbahaya.

Cara Efektif Menghilangkan Toksin di Dalam Tubuh

Tanpa Anda sadari tubuh Anda sudah dipenuhi racun, baik itu dari dalam tubuh maupun dari luar tubuh. Tidak jarang juga racun tersebut berasal dari makanan yang Anda makan setiap harinya.

Jika tubuh sudah dipenuhi banyak racun, tentu saja Anda harus segera menghilangkan racun yang ada di dalam tubuh Anda agar fungsi kesehatan tidak terganggu. Salah satu caranya yaitu dengan detoksifikasi.

Sebenarnya setiap harinya tubuh memiliki mekanisme khusus untuk menghilangkan racun. Biasanya tubuh menghilangkan racun melalui air kencing maupun keringat.

Namun, jika racun dalam tubuh sudah melebihi ambang batas, tentunya Anda harus membantu tubuh Anda untuk membersihkan racun tersebut.

Demi keselamatan dan keamanan kesehatan tubuh Anda, ada baiknya Anda melakukan detoksifikasi atau menghilangkan racun secara alami. Nah, berikut ini beberapa tips menghilangkan racun atau toksin di dalam tubuh yang dapat aplikasikan.

#1 Menggunakan Air Lemon

Cara ampuh membersihkan racun di dalam tubuh secara alami yaitu dengan menggunakan jeruk nipis. Saat pagi hari, usahakanlah untuk mengonsumsi air lemon terlebih dahulu.

Kandungan yang ada di dalam lemon membantu melancarkan sistem pencernaan atau melindungi Anda dari sembelit. Selain itu, lemon juga membantu Anda menahan dari keinginan untuk makan sehingga Anda merasa cepat kenyang.

#2 Lebih Banyak Mengonsumsi Air Putih

Air sangat dibutuhkan oleh tubuh. Tubuh yang kekurangan air membuatnya tidak dapat menjalankan fungsinya dengan baik. Jadi, saat Anda minum itu bukan hanya sekedar untuk meredakan dahaga, tapi juga untuk membersihkan racun yang ada di dalam tubuh.

Oleh karena itu, setidaknya minumlah air putih 8 hingga 10 gelas atau bahkan lebih dalam sehari untuk membantu tubuh membersihkan racun.

#3 Meminimalisir Konsumsi Gula

Kadang orang tidak sadar bahwa dirinya sudah terlalu berlebihan mengkonsumsi gula. Padahal mengkonsumsi gula berlebihan itu tidak baik, terutama bagi Anda yang sedang menjalani detoksifikasi.

Selain itu, mengkonsumsi gula terlalu berlebihan juga membuat kinerja pankreas menjadi lebih berat dalam menghasilkan insulin.

Oleh karena itu,usahakan untuk menghindari makanan dan minuman yang mengandung gula terlebih dahulu, khususnya makanan kemasan. Solusinya, Anda dapat mencari alternatif lainnya yang lebih sehat sebagai pengganti gula.

#4 Rutin Olahraga

Racun dapat Anda keluarkan melalui keringat. Salah aktivitas yang dapat mengeluarkan keringat yaitu berolahraga. Cobalah bergerak atau olahraga ringan setidaknya 60 menit dalam sehari agar Anda berkeringat.

Keringat yang mengalir keluar saat olahraga membantu membuang racun dari dalam tubuh. Selain membantu membuang racun, olahraga juga berguna untuk melancarkan sirkulasi getah bening yang ada di dalam tubuh melalui keringat yang keluar.

Cara lainnya agar Anda dapat berkeringat yaitu dengan pergi ke sauna. Di salon-salon kecantikan biasanya tersedia sauna.

#5 Mengonsumsi Buah-buahan dan Sayuran Lebih Banyak

Mengonsumsi buah-buahan dan sayuran lebih banyak sedikitnya 10 porsi dalam satu hari juga mampu membantu proses detoksifikasi.

Selain itu, sayuran maupun buah-buahan yang kaya akan serat juga mampu membantu melancarkan sistem pencernaan, melindungi tubuh dari penyakit diabetes, jantung, serta kanker.

Adapun sayur-sayuran dan buah-buahan yang dianjurkan untuk dikonsumsi selama proses detoksifikasi seperti brokoli, kubis, bayam, pokcoy, kale, bawang merah, bawang putih, apel, melon, jeruk, pir, pepaya, dan lain sebagainya.

#6 Menghindari Kopi dan Minuman Beralkohol

Kurangi minum kopi wajib Anda lakukan saat sedang menjalani detoksifikasi. Sebab jika mengkonsumsi kopi secara berlebihan, kandungan kafein yang ada di dalam kopi dapat membuat sistem metabolisme terganggu.

Selain kopi, Anda juga wajib menghindari minuman yang mengandung alkohol jika sedang menjalani detoksifikasi. Sebab minuman beralkohol ini akan membuat beban pada organ tubuh menjadi lebih berat, khususnya pada hati.

Perlu Anda tahu, salah satu fungsi hati yaitu untuk detoksifikasi. Jadi, dengan Anda berhenti minum-minuman beralkohol itu artinya Anda menjaga tubuh Anda dari kerusakan hati.

#7 Tidur yang Cukup

Tidur yang cukup juga salah satu tips ampuh untuk mengeluarkan racun di dalam tubuh secara alami. Setidaknya tidurlah 7 sampai 8 jam dalam sehari, dan hindari begadang.

Selain itu, jangan bekerja terlalu berlebihan dan jangan terlalu banyak pikiran, sebab hal tersebut dapat mengganggu proses detoksifikasi. Tidur yang cukup akan membuat Anda jauh lebih bugar.

#8 Berpuasa

Puasa diyakini juga mampu membersihkan racun yang ada di dalam tubuh. Puasa menahan diri untuk tidak makan dan minum selama setengah hari. Hal tersebut dapat Anda manfaatkan untuk membersihkan tubuh dari makanan maupun minuman yang tidak sehat.

Dengan berpuasa sama artinya Anda memberikan kesempatan pada tubuh Anda untuk melakukan pemulihan, penyegaran, dan mengatur ulang fungsinya. Selain itu, berpuasa juga akan membantu Anda terhindar dari stres.

Mengeluarkan Toksin dari dalam Tubuh Hanya dalam 3 Hari

Padatnya aktivitas di luar ruangan membuat Anda rentan terpapar toksin. Sering kali karena gaya hidup serba cepat, Anda tidak punya pilihan selain menyantap menu yang ditawarkan saat itu. Ketika lapar menyerang, jarang sekali kesehatan terpikirkan.

Salah satu metode yang bisa Anda coba untuk mengeluarkan toksin dari dalam tubuh adalah dengan memperbanyak konsumsi buah dan sayur. Cara terbaik untuk mengonsumsi keduanya adalah buah dan sayur yang diproses dengan metode cold-pressed.

Dengan metode tersebut, Anda mendapat manfaat nutrisi, vitamin, mineral buah dan sayur secara maksimal yang mampu mendorong toksin keluar dari dalam tubuh.

Umumnya, dalam tiga hari Anda mulai merasakan perubahan tubuh karena minimnya endapan toksin. Di hari ketiga mengonsumsi cold-pressed juice buah dan sayur, Anda akan lebih berenergi dan lebih mudah berkonsentrasi.

Dalam jangka panjang, fungsi organ tubuh Anda akan membaik dan lebih tahan terhadap serangan toksin penyebab penyakit yang biasa Anda temui di luar ruangan.

Toksin dari dalam tubuh akan lebih mudah dikeluarkan jika Anda mengadopsi gaya hidup sehat dan merutinkan konsumsi buah dan sayur setidaknya selama tiga hari dalam sebulan.


Beri tahu teman-teman Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *