Kata Siapa Detoks Hanya Untuk Wanita? Ternyata Detoks Untuk Pria Juga Penting, Lho!

Kata Siapa Detoks Hanya Untuk Wanita? Ternyata Detoks Untuk Pria Juga Penting, Lho!

Kata siapa detoks hanya penting untuk wanita saja? Detoks yang identik dengan diet ternyata tidak hanya penting untuk wanita, lho! Sebab, ternyata detoks untuk pria juga sangat penting.

Tahu kan kalau detoks itu salah satu cara tubuh untuk mengeluarkan racun yang telah mengendap di organ dan bisa memengaruhi kinerja organ tubuh? Itulah sebabnya pria juga membutuhkan detoks.

Sebenarnya, Mengapa Tubuh Butuh Detoks?

Pola makan dan gaya hidup seperti begadang sangatlah tidak sehat. Hal ini bisa memicu racun yang mengendap dalam tubuh. Jika racun-racun ini terus  menumpuk, maka kinerja organ akan semakin berat. Itulah sebabnya, detoks itu penting untuk dilakukan.

Meski detoks memang terkenal di kalangan wanita saja, namun perlu Anda tahu bahwa detoks untuk pria juga penting. Sebab, pria lebih sering beraktivitas dengan berat dan cenderung mengonsumsi rokok atau kopi yang bisa menyebabkan penumpukan racun di dalam tubuh.

Belum lagi untuk pria yang bekerja di lapangan dan harus terkena debu dan asap hingga terhirup bisa memengaruhi tingkat penumpukan racun dalam tubuh. Jika hal ini dibiarkan, maka yang terjadi adalah organ tubuh menjadi tidak maksimal saat bekerja dan racun yang tertinggal dapat memicu penyakit-penyakit lain.

Baca juga : Seberapa Penting Tubuhmu Memerlukan Detoksifikasi? Berikut Penjelasannya!

Bagaimana Cara Mendeteksi Bahwa Tubuh Butuh Detoks?

Saat Anda telah mengalami gejala lelah, lesu tidak berkesudahan, maka artinya Anda memerlukan detoks. Detoks untuk pria sama dengan detoks untuk wanita juga, lho. Sebab, inti dari detoks adalah membantu kinerja organ tubuh untuk mengeluarkan racun yang ada di dalam tubuh supaya organ tubuh bekerja lebih maksimal.

 

Cara mudah untuk melakukan detoks adalah dengan mengonsumsi buah dan sayur secara rutin. Anda bisa mulai dengan membeli Paket Detoks 3 hari atau Paket Premium 30 dari IT’s Buah jika Anda tertarik untuk mencoba. Selama jangka waktu tersebut, maka Anda akan merasakan perubahan yang signifikan yang terjadi pada tubuh Anda.

Organ tubuh Anda pun menjadi kian ringan, sebab racun dalam tubuh telah dibantu dikeluarkan dengan proses detoks yang telah disebutkan di atas. Jadi, jangan pernah beranggapan bahwa detoks untuk pria adalah sesuatu yang tidak wajar, ya!  Karena detoks untuk keperluan kesehatan tentu akan lebih mengganggu.

Yuk, pesan paket detoks dari IT’s Buah sekarang juga!

Siapa Saja yang Memerlukan Detoksifikasi ? Apakah Anda Termasuk dalam Salah Satunya?

Siapa Saja yang Memerlukan Detoksifikasi ? Apakah Anda Termasuk dalam Salah Satunya?

Hidup di era serba modern memang menjadikan Anda serba mudah untuk mendapatkan apapun, salah satunya makanan. Banyaknya makanan siap saji kian menjadikan lifestyle zaman sekarang jadi kian praktis. Wajar, sebab hal ini juga didukung oleh kesibukan yang semakin membuat Anda malas untuk bergerak dan lebih memilih segala sesuatu dengan praktis dan tentu saja hemat waktu. Kini, tanpa perlu berjalan kaki pun Anda sudah bisa memesan makanan cepat saji melalui aplikasi. Gaya hidup ini lantas menyamankan Anda dan semakin membuat Anda malas untuk bergerak, bukan?

Sadarkah Anda bahwa kebiasaan seperti ini bisa membuat Anda  jadi malas untuk berolahraga juga? Mengonsumsi makanan fast food akan menyebabkan penumpukan lemak dan minyak di dalam tubuh. Akibatnya, Anda akan merasakan malas karena terlalu kenyang dan akhirnya Anda malas untuk bergerak, termasuk untuk berolahraga.

Kebiasaan Buruk yang Harus Anda Hindari

Kebiasaan tidak sehat ini adalah awal dari penumpukan racun dalam tubuh Anda yang jika dibiarkan dapat memicu penyakit berbahaya yang bisa membahayakan tubuh Anda. Bibit-bibit penyakit yang awalnya tidak ada bisa menyerang tubuh Anda secara tiba-tiba dan sulit sembuh dalam jangka waktu yang panjang. Sebab, penumpukan racun akibat pola makan Anda yang tidak sehat tidak bisa secara praktis dikeluarkan oleh organ tubuh jika Anda sendiri tidak mau menjaganya.

Tidak hanya kebiasaan buruk makan junk food yang bisa membuat penumpukan racun di dalam tubuh Anda. Kebiasaan jarang sarapan, makan makanan sembarangan, jarang mengonsumsi buah dan jarang olahraga pun menjadi lifestyle yang menyenangkan, namun berbahaya bagi tubuh.

Akibatnya, tubuh Anda akan merasakan lelah, lesu, tidak ada energi saat bangun tidur, sakit kepala, nyeri otot dan sendi bahkan Anda akan merasakan kulit kering. Efek-efek inilah yang menjadi tanda bahwa ada banyaknya penumpukan racun di dalam tubuh Anda.

Lalu, apakah Anda akan diam saja mengetahui bahwa ada banyak penumpukan racun di dalam tubuh Anda?

Seberapa Berbahaya Racun yang Mengendap dalam Tubuh Terhadap Kesehatan?

Racun yang bersirkulasi dan bercampur di dalam darah dan getah bening di dalam tubuh Anda berpotensi merusak sel dan jaringan lainnya yang bisa menyebabkan penyakit kronis berdatangan dan sulit sembuh. Coba bayangkan, hanya karena lifestyle yang kurang sehat dan sembarangan Anda jadi mengorbankan kesehatan Anda seumur hidup bila Anda tidak mengatasinya.

Ada banyak hal yang sebenarnya bisa dilakukan untuk mengatasi racun yang telah mengendap di dalam tubuh. Karena seperti halnya Anda butuh mandi, keramas dan menggosok gigi untuk menjaga tubuh Anda tetap segar, tubuh Anda juga butuh dibersihkan dari dalam dengan proses detoksifikasi.

Baca juga : Seberapa Penting Tubuhmu Memerlukan Detoksifikasi? Berikut Penjelasannya!

Detoksifikasi sendiri merupakan suatu cara alami yang sudah ada di dalam tubuh kita dan berfungsi untuk menetralkan dan mengeluarkan racun yang dihasilkan dari fungsi biokimia melalui organ-organ tubuh, seperti usus, hati, ginjal, paru-paru, kelenjar getah bening, dan kulit.

Mengapa Tubuh Anda Perlu Detoksifikasi?

Tujuan utama mengapa Anda harus rutin melakukan detoksifikasi adalah untuk menetralkan dan membuang racun yang mengendap dalam organ tubuh akibat gaya hidup yang kurang sehat dan pola hidup yang buruk. Selain itu, ada banyak manfaat yang bisa Anda dapat jika Anda rajin melakukan detoksifikasi dengan mengonsumsi buah dan sayur secara rutin.

Beberapa manfaat yang bisa Anda dapatkan, antara lain yaitu membuang racun dari dalam tubuh, membuat pikiran menjadi semakin jernih, meningkatkan stamina tubuh, membantu menurunkan berat badan, menyehatkan rambut, meningkatkan daya tahan tubuh agar tidak mudah sakit, menghaluskan kulit kasar, meningkatkan vitalitas dan seksualitas, membuat Anda menjadi awet muda, membantu meringankan organ hati, membantu meringankan kinerja usus, menangkal radikal bebas pemicu penyakit berbahaya, dan mengatasi iritasi usus atau organ lainnya.

Lalu, Siapa Saja yang Membutuhkan Detoksifikasi? Apakah Anda Termasuk dalam Salah Satunya?

Saat Anda merasa ada yang tidak beres dengan tubuh Anda, coba cermati gejala-gejalanya. Bisa jadi gejala tersebut adalah tanda bagi tubuh Anda agar segera melakukan detoksifikasi untuk memulihkan kondisi dan kinerja organ tubuh agar kembali seperti semula.

Tanda-tanda berikut ini harus Anda perhatikan dengan betul untuk mengetahui bahwa tubuh Anda memerlukan detoksifikasi sesegera mungkin.

  • Tubuh Menjadi Mudah Lelah

Jika Anda mengalami kondisi mudah lelah, maka kafein bukanlah solusi yang tepat. Justru Anda akan membuat kondisi Anda semakin buruk jika Anda mengonsumsi kafein untuk membuat tubuh Anda kembali prima. Kondisi lelah berkepanjangan ini adalah sinyal bahwa tubuh Anda perlu melakukan detoksifikasi dengan segera.

  • Perut Sering Sembelit

Apakah pernah merasakan sembelit kronis? Jika iya, maka ada yang tidak beres dengan sistem pencernaan Anda. Itu artinya, Anda harus meningkatkan asupan serat Anda dan mulai mengatur pola makan Anda dengan benar.

  • Susah Fokus

Salah satu tanda bahwa tubuh Anda butuh detoks adalah saat Anda mengalami kesulitan fokus. Kondisi seperti inilah yang membuat Anda harus menjadwal program detokos Anda dengan segera.

  • Sering Merasa Tertekan

Tahukah Anda bahwa banyaknya racun dalam tubuh bisa membuat pikiran Annda menjadi tidak jernih. Dengan menjadwalkan program detoks, maka Anda sama saja membantu membersihkan pikiran Anda dari hal-hal negatif dan membuat Anda terbuka terhadap hal-hal baru.

  • Berat Badan Tubuh Sudah Overdosis

Jika Anda mendambakan berat badan ideal, namun terkendala over weight, maka Anda perlu melakukan detoksifikasi segera. Pasalnya, lemak termasuk racun yang mengendap dalam tubuh yang menyebabkan tubuh Anda menjadi gemuk dan kelebihan berat badan. Dengan melakukan detoksifikasi, maka Anda berusaha untuk membuang semua racun yang ada dalam tubuh Anda.

Baca juga : Detoksifikasi Juga Punya Efek Samping. Berikut Cara Untuk Mengatasi Reaksi Detoksifikasi!

  • Sering Mengalami Masalah dengan Tidur Atau Insomnia

Beberpaa orang mungkin Anda salah satunya merasa bahwa tidur merupakan hal yang sangat mewah. padahal, tidur merupakan hal wajib untuk sebagai upaya bagi Anda untuk  mengistirahatkan diri Anda dari segala macam aktivitas.

  • Kepala Sering Terasa Sakit

Pertanda bahwa tubuh Anda memerlukan detoksifikasi, yaitu saat Anda sering merasa sakit kepala. Anda harus segera melakukan detoksifikasi jika Anda merasa kepala Anda sering nyeri akibat penumpukan racun di dalam tubuh.

  • Tubuh Sering Terasa Nyeri Atau Kaku Secara Tiba-tiba

Jika tiba-tiba tubuh Anda terasa kaku atau nyeri tanpa suatu sebab, maka Anda harus segera memikirkan untuk menjadwal program detoksifikasi Anda. Racun yang menumpuk di tubuh Anda adalah penyebab utama mengapa tubuh Anda terasa nyeri dan kaku. Anda tidak boleh membiarkannya begitu saja dan harus segera menanggulanginya.

Sudah jelas bahwa tidak hanya orang yang kelebihan berat badan atau orang yang ingin diet saja yang membutuhkan detoksifikasi, bukan? Tanda-tanda di atas bisa membantu Anda untuk mengindikasi apakah sebaiknya Anda melakukan detoksifikasi atau tidak. Karena mencegah lebih baik dari mengobati, maka sudah sewajarnya Anda untuk segera menaruh perhatian khusus pada kesehatan Anda.

Sudahkah Anda Tahu Apa Itu Proses Detoksifikasi?

Sudahkah Anda Tahu Apa Itu Proses Detoksifikasi?

“Tahukah Anda bahwa pola makan yang tidak teratur dan sembarangan dapat menyebabkan penumpukan racun dalam tubuh dan berpotensi menjadi penyakit kronis?”

Tidak hanya itu, pola hidup yang berantakan seperti lifestyle yang buruk dan begadang juga bisa membuat penumpukan racun dalam tubuh Anda semakin banyak. Akibatnya, kinerja organ tubuh Anda yang berfungsi untuk membersihkan racun dalam tubuh menjadi terhambat.

Hidup di zaman yang serba instan, cepat dan makin canggih kian membuat semakin banyaknya produk instan terutama makanan bermunculan. Praktis memang. Namun, Anda harus tahu bahwa makanan cepat saji itu memiliki kandungan serat yang rendah dan tinggi lemak. Belum lagi kandungan bahan tambahan, seperti pengawet, bahan pewarna serta bahan kimia lain yang berpotensi untuk membuat penumpukan racun di dalam tubuh.

Terlepas dari makanan cepat saji, bahan pangan juga patut untuk Anda waspadai. Karena ada bahan pangan yang berasal dari percepatan proses dengan pupuk organik dan pestisida. Hewan ternak juga menggunakan obat hormon yang jika Anda mengonsumsi secara terus menerus, zat tersebut tidak bisa diuraikan  oleh sistem metabolisme tubuh. Akibatnya, jelas akan terjadi penumpukan racun di dalam tubuh Anda.

Memang, pada dasarnya tubuh memiliki organ yang mampu mengurangi dan menghilangkan penumpukan racun dari dalam tubuh melalui organ hati, ginjal, saluran pencernaan dan kulit. Namun, penumpukan racun berlebih akibat pola makan dan pola tidur yang kacau dapat membuat kinerja empat organ tersebut menjadi terganggu.

Baca juga Ternyata Detoksifikasi Punya 13 Manfaat Bagi Kesehatan dan Kecantikan, Lho!

Sudahkah Anda Tahu Apa Itu Proses Detoksifikasi?

Detoks adalah sebuah proses dalam tubuh untuk mengeluarkan toksin yang menumpuk di dalam tubuh melalui urin, pernapasan, tinja, dan keringat dengan menggunakan empat organ utama yaitu, hati, ginjal, saluran pencernaan, dan kulit.

Sebenarnya tubuh telah memiliki sistem pembuangan yang dirancang khusus untuk dapat membuat racun yang mengendap di fungsi hati, ginjal, kulit, usus besar, dan paru-paru. Sayangnya, akibat lifestyle yang buruh, organ tubuh harus bekerja lebih ekstra untuk mengeluarkan racun-racun dan supaya kinerja organ tubuh kembali menjadi ringan.

Selain untuk mengeluarkan racun, detoksifikasi umumnya dilakukan untuk memerangi efek negatif dan berbahaya dari obat-obatan atau alkohol pada tubuh atau untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh. Nah, proses detoksifikasi inilah yang akan membilas racun keluar dari dalam tubuh dan memulai proses pembersihan.

Apakah Detoksifikasi Saja Sudah Cukup?

Memang detoksifikasi adalah suatu cara untuk membersihkan racun yang ada dalam tubuh. Namun, seiring dengan menjalani proses detoksifikasi, Anda juga perlu melakukan upaya seperti istirahat yang cukup, minum air dalam jumlah besar dan membersihkan pikiran dari stres juga perlu dilakukan.

Selama menjalani proses detoksifikasi, Anda akan merasa lebih mudah jatuh sakit dan mengalami beberapa gejala, seperti muntah, diare, demam tinggi, sakit perut, sakit kepala dan mual. Hal ini sangatlah wajar karena proses pembilasan racun oleh tubuh sedang dilakukan dari dalam, sehingga Anda tidak perlu khawatir.

Terlebih lagi, gejala ini akan Anda rasakan saat banyak penumpukan racun di organ hati. Pasalnya, saat dibersihkan, hati akan melepas racun ke dalam aliran darah, sehingga akan memicu gejala-gejala yang telah disebutkan sebelumnya.

Namun, karena sifat metabolisme seseorang berbeda-beda, maka Anda akan menjumpai efek detoksifikasi yang berbeda pula dari orang lain. Perbedaan ini tergantung dari banyaknya racun dalam tubuh dan kepekaan (derajat sensifitas) tubuh terhadap perubahan yang terjadi saat menjalani proses detoksifikasi.

Untuk mengatasi segala efek dari detoksifikasi, Anda harus memperbanyak konsumsi air putih, menahan diri dari aktivitas yang membutuhkan energi, jangan makan makanan padat, memperbanyak istirahat, dan konsumsi suplemen alami seperti madu.

Apa yang Terjadi Setelah Menjalani Proses Detoksifikasi?

Proses detoksifikasi akan membantu tubuh Anda melakukan proses pembersihan tubuh dari dalam secara alami. karena tujuan dari proses detoksifikasi adalah untuk mengembalikan fungsi pembuluh darah sebagai pembawa oksigen dan zat-zat lainnya yang dibutuhkan organ di dalam tubuh, sehingga organ tubuh tersebut bisa berfungsi kembali setelah terhambat fungsi dan kinerjanya.

Biasanya setelah racun-racun dibuang dari dalam tubuh, Anda akan merasa jauh lebih segar dan terasa rileks. Bahkan, beberapa orang akan merasakan efek seperti penglihatan menjadi lebih terang dan gairah hidup menjadi lebih tinggi.

Baca juga : Buang Toksin dengan Menu Sehat Ala IT’s Buah

Biasanya, detoksifikasi dalam tubuh kerap diterapkan untuk membantu proses penyembuhan berbagai macam penyakit. Beberapa penyakit yang diterapi dengan cara detoksifikasi, antara lain asma, alergi, pilek, flu, bronkitis, asam urat, rematik, kanker stadium dini, insomnia, depresi, stres, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, penyumbatan pembuluh koroner, penyumbatan pembuluh arteri, obesitas, sariawan, maag, migrain, penyakit kulit, serta ketergantungan obat, nikotain, alkohol, dan narkotika.

Berbagai Macam Metode Detoksifikasi

Salah satu metode detoks yang bisa Anda lakukan adalah dengan detoks jangka pendek, yaitu dengan detoks buah. Artinya, Anda harus mengonsumsi buah yang cukup dan mengurangi konsumsi nasi dan makanan mengandung gula dan kolesterol. Anda bisa melakukan detoks dengan makan sejumlah buah yang berbeda atau hanya makan satu jenis buah saja. Namun, untuk hasil yang maksimal, Anda bisa memilih makan buah yang Anda sukai saja agar tidak merasa menderita. Dan ingat, Anda dilarang untuk melakukan diet buah lebih dari 7 hari berturut-turut.

Selain itu, Anda juga bisa melakukan puasa cairan dengan mengonsumsi minuman saja, seperti air, teh, jus buah, jus sayur, dan minum protein selama 2-3 hari. Diet cairan ini juga bisa membantu mengurangi berat badan dengan membatasi asupan kalori dan dipercaya membersihkan tubuh dari racun-racun tertentu.

Cara kedua yaitu dengan melakukan detoks panjang dengan makan sayur, buah dan daging organik. Imbangi pula dengan air putih dalam jumlah yang cukup. Selain bagus untuk kesehatan, air putih juga membantu memelihara tingkat cairan di dalam tubuh yang mampu membantu ginjal mengeluarkan racun utama, yaitu nitrogen urea darah.

Jika merasa air putih tidak cukup, Anda bisa minum air putih ditambah perasan jeruk lemon atau jeruk manis untuk diminum sepanjang hari. Buah-buahan ini mengandung asam sitrat yang dapat membantu tubuh menyingkirkan lemak. Selain itu, tambahan rasa jeruk di dalam air dapat memudahkan Anda untuk minum air putih 8 gelas sehari.

Batasi juga konsumsi gula-gula tambahan , batasi juga konsumsi alkohol, dan batasi paparan racun yang membahayakan yang ada di udara. Racun ini adalah karbon monoksida, radon, dan asbes zat lain yang ada di sekitar rumah.

Baca juga : Macam-Macam Metode Detoksifikasi Yang Tepat

Terakhir, Anda juga bisa melakukan meditasi untuk memfokuskan kembali pikiran dan membangun rasa damai. Saat Anda menjalani proses detoksifikasi tubuh, Anda bisa sambil membangun diri Anda untuk menghindari rasa dendam, kemarahan, kesedihan dan perasaan-perasaan negatif lainnya. Dengan demikian, Anda tidak hanya akan mendapatkan manfaat sehat di fisik, namun juga sehat di mental Anda.

Tips Melakukan Detoksifikasi Untuk Mendapatkan Berat Badan Ideal Ala IT’s Buah

Tips Melakukan Detoksifikasi Untuk Mendapatkan Berat Badan Ideal Ala IT’s Buah

“Apakah Anda sudah bersiap untuk mendapatkan berat badan ideal dengan
melaksanakan diet yang sehat melalui proses detoksifikasi?”

 

Jika iya, maka IT’s Buah dengan senang hati akan membagikan panduan pelaksanaan detoks rutin yang bisa Anda ikuti. Simak panduannya berikut ini, ya!

  1. Minum air hangat dicampur perasan lemon/jeruk nipis di pagi hari tepat setelah bangun tidur.

    Air lemon dipercaya dapat meningkatkan pencernaan, meningkatkan penyerapan 
    mineral dan berbagai manfaat lain untuk kesehatan.

  2. Minum Cold Pressed Juice setiap 2 atau 3 jam sekali. Cold Pressed Juice dari IT’s Buah yang bisa Anda coba untuk praktek adalah Daily Detox, Tropical Lust, Diet Your Body, Red Boost, Green Mint Punch dan diakhiri dengan Very Veggie.

    Jika Anda merasa lapar, maka Fruit salad bisa dikonsumsi. 

  3. Hindari makanan berat dan berlemak tinggi selama dalam menjalani proses detoksifikasi.

    Ingat, setelah berat badan mencapai angka ideal, tetap jaga
    konsumsi makanan dan pola tidur.

  4. Hindari konsumsi kafein berlebihan.

    Baca juga : Ternyata Detoksifikasi Punya 13 Manfaat Bagi Kesehatan dan Kecantikan, Lho!
  5. Minum air putih 2 liter per hari secara rutin.

    Meminum air putih yang banyak dapat mengontrol rasa lapar dari diri Anda,
    sehingga dapat membuat Anda mengonsumsi kalori lebih sedikit.

Ternyata Detoksifikasi Punya 13 Manfaat Bagi Kesehatan dan Kecantikan, Lho!

Ternyata Detoksifikasi Punya 13 Manfaat Bagi Kesehatan dan Kecantikan, Lho!

“Selain bermanfaat untuk kesehatan, detoksifikasi juga sangat bermanfaat untuk kecantikan.”

Proses pengeluaran racun dari dalam tubuh yang telah menumpuk lama dapat meningkatkan daya tahan tubuh agar lebih kebal dari penyakit. Andapun akan selalu dalam kondisi yang sehat dan prima.

Anda Harus Tahu Fakta Detoksifikasi Untuk Tubuh

  • Detoks adalah proses pengeluaran racun dari dalam tubuh lewat beberapa organ tubuh, seperti hati, usus, paru-paru, ginjal, dan sebagainya.
  • Buah-buahan, seperti raspberry, apel dan buah sejenisnya bisa membantu proses detoks organ paru-paru.
  • Bernapas adalah salah satu cara tubuh untuk melakukan detoks secara alami.
  • Rutin mengonsumsi delapan gelas air putih setiap hari dapat membantu proses detoks tubuh terutama pada organ ginjal.
“Seperti yang Anda tahu, ginjal adalah organ yang mampu membuang berbagai zat
yang berbahaya dan lebihnya cairan yang keluar dari tubuh Anda.”

 

  • Sayur-sayuran berwarna cerah, seperti paprika, apricot, dan brokoli dapat membantu proses detoks organ hati.
  • Rajin mengonsumsi air, buah dan sayur dapat membantu proses detoks lewat kulit, yaitu tubuh akan menghasilkan banyak keringat dan minyak.

Apa Saja Manfaat Detoks Untuk Tubuh?

  1. Menghilangkan Racun dari dalam Tubuh

Hampir semua metode detoks dirancang untuk membuat tubuh Anda agar bis mengeluarkan racun secara mandiri dari dalam secara maksimal.

“Meskipun tubuh memiliki sistem detoks tersendiri, namun gaya hidup yang tidak sehat bisa membuat tubuh tidak optimal dalam bekerja untuk mengeluarkan racun dari dalam tubuh.”

Organ tubuh yang didetoks antara lain adalah ginjal, paru-paru, hati, darah, usus besar, dan otot. Detoks yang paling utama adalah di usus besar karena organ ini menjadi tempat penampungan makanan dan minuman yang kurang sehat yang menyebabkan kerja usus menjadi tidak maksimal.

Kotoran yang harusnya dikeluarkan tubuh pun justru akan mengendap di dinding usus mukoid plak.

  2. Menjernihkan Pikiran

“Tahukah Anda bahwa kualitas pikiran seseorang itu dipengaruhi oleh konsumsi makanan setiap hari?

Sering mengonsumsi makanan dengan kandungan gula tinggi dan berlemak akan membuat tubuh Anda terasa lemah dan lesu. Itulah sebabnya, tubuh Anda perlu melakukan detoks untuk memperbaiki kualitas pikiran Anda agar bisa kembali jernih.

 

  3. Meningkatkan Vitalitas dan Stamina

Selain menyehatkan, proses detoks akan membuat tubuh Anda menjadi lebih enerjik dan semangat. Hal ini bisa terjadi karena proses pembakaran dalam tubuh bisa berjalan dengan optimal.

“Jangan lupa untuk mengimbangi gaya hidup sehat dengan buah-buahan dan sayur-sayuran, ya!”

Untuk menjaga stamina tubuh tetap sehat dan bugar, Anda juga harus rajin mengonsumsi makanan, seperti hati ayam, minyak atsiri dan rajin mengonsumsi putih telur.

  4. Membantu Menurunkan Berat Badan ke Angka yang Ideal

Setelah melakukan proses detoksifikasi, maka organ dalam tubuh Anda akan kembali bekerja dengan maksimal. Tak hanya itu, proses detoks juga akan membantu organ tubuh Anda membakar kalori dan lemak dengan baik. Sehingga, impian untuk mendapatkan berat badan ideal bukan lagi mimpi.

“Perlu diingat! Setelah menjalani serangkaian proses detoks, Anda harus mulai menerapkan pola hidup sehat. Nggak mau kan hasil detoks yang sudah didapatkan rusak hanya karena lifestyle yang buruk?”

Baca juga : Diet Sehat Alami Dan Cepat Dengan Melakukan Detoks

  5. Menyehatkan Rambut

Penggunaan cat rambut dan sampo memang terkesan sepele. Namun, Anda tidak boleh menyepelekan hal ini karena kandungan kimia yang ada di dalamnya bisa merusak kesehatan Anda.

“Nyatanya, untuk bisa  mendapatkan rambut sehat berkilau, Anda cukup melakukan detoksifikasi secara alami.”

Sebab , toksin yang telah dikeluarkan tubuh melalui detoks akan membuat rambut Anda menjadi sehat dan bercahaya.

  6. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Proses detoks akan membantu tubuh Anda untuk mengeluarkan racun dari dalam tubuh. Ini artinya, tubuh Anda akan mampu menyerap nutrisi dan gizi yang lebih baik setelah proses detoksifikasi yang membuat tubuh Anda menjadi kebal dari berbagai penyakit.

  7. Menghaluskan Kulit

“Salah satu tanda proses detoks berhasil adalah ketika Anda merasakan gatal pada kulit. “

Kulit adalah pelindung tubuh yang bertugas untuk mengatur suhu dan menjadi tempat keluarnya cairan berupa keringat. Nah, jika Anda melakukan proses detoksifikasi, toksin yang ada di dalam tubuh akan ikut dikeluarkan melalui keringat. Kulit Anda pun akan menjadi halus, cerah, dan tentu saja sehat.

  8. Meningkatkan Gairah Seksualitas dan Vitalitas

Proses detoksifikasi untuk membuang racun dari dalam tubuh juga akan meningkatkan kualitas sel sperma dan sel telur. Tak hanya itu, gairah dan libido dalam tubuh juga akan meningkat. Cocok bukan untuk Anda yang ingin subur?

  9. Detoks Membuat Anda Menjadi Awet Muda

Toksin yang terlalu banyak mengendap di tubuh dapat membuat proses penuaan menjadi kian lebih cepat. Dengan melakukan detoks, maka tubuh Anda mampu mengurangi radikal bebas, sehingga Anda akan menjadi awet muda.

Baca juga : Detoksifikasi Juga Punya Efek Samping. Berikut Cara Untuk Mengatasi Reaksi Detoksifikasi!

10. Membantu Meringankan Kinerja Organ Hati

Sebagai organ penting yang bertugas untuk menetralkan dan menyaring racun yang masuk ke dalam tubuh, hati perlu dibantu untuk melakukan detoksifikasi agar proses pengeluaran racun menjadi kian maksimal.

“Proses detoksifikasi mampu membantu meringankan kinerja hati untuk mengeluarkan melalui proses metabolisme saat Anda menjalani proses detoksifikasi.”

11. Membantu Meringankan Kinerja Organ Usus

“Racun atau toksin yang mengendap dapat membahayakan tubuh Anda.”

Itulah sebabnya mengapa Anda perlu menjalani proses detoksifikasi agar tubuh mampu mengikat racun yang nantinya akan dibuang secara bersamaan melalui kotoran.

12. Menjadi Penangkal Radikal Bebas yang Ampuh

“Radikal bebas menjadi pemicu utama untuk penyakit berbahaya yang bisa menyerang tubuh Anda.”

13. Mengatasi Iritasi Organ dalam Tubuh

“Pemicu racun yang menyebabkan iritasi pada organ dalam tubuh, antara lain kopi dan alkohol.”

Itulah mengapa proses detoksifikasi sangat diperlukan agar tubuh mampu membersihkan segala racun yang mengendap dan bersemayam di dalam tubuh.