Ciri-ciri Diabetes di Usia Muda Pada Pria dan Wanita

Beri tahu teman-teman Anda

Meskipun terdapat kemiripan antara diabetes tipe 1 dan tipe 2, penyebab penyakit ini berbeda. Berikut ini adalah ciri-ciri diabetes di usia muda, baik pada pria maupun wanita, dan cara menunda munculnya gejala diabetes.

Ciri Diabetes di Usia Muda
Ciri-ciri diabetes di usia muda pada pria dan wanita.

Diabetes adalah penyakit yang disebabkan karena tingginya kadar gula darah atau glukosa dalam tubuh. Glukosa adalah sumber utama energi yang diperlukan tubuh dan berasal dari makanan yang Anda konsumsi.

Penyakit ini terjadi ketika pankreas berhenti memproduksi hormon insulin yang berperan mengubah glukosa makanan menjadi energi.

Oleh sebab itu, glukosa yang berasal dari makanan tidak bisa masuk ke dalam sel dan diubah menjadi energi. Hasilnya, glukosa tetap berada dalam darah dan menyebabkan gula darah tinggi.

Jika dibiarkan, kadar gula darah tinggi bisa menyebabkan masalah kesehatan.

Artikel Terkait:
6 Nutrisi Esensial untuk Cegah Penyakit & Dorong Fungsi Tubuh
10 Sumber Energi Tubuh Ini Ternyata Jauh Lebih Sehat daripada Nasi
Gizi Seimbang Paling Dibutuhkan Tubuh Kamu

Jenis dan Tipe Diabetes

Jenis diabetes yang umum ditemui adalah diabetes tipe 1, tipe 2 dan gestasional.

Diabetes Tipe 1

Diabetes tipe 1 termasuk dalam kategori penyakit autoimun. Kalau Anda memiliki diabetes tipe 1, tubuh Anda tidak memproduksi insulin. Sistem kekebalan tubuh Anda menyerang dan merusak sel pankreas yang memproduksi insulin.

Meskipun diabetes tipe 1 bisa dialami oleh siapa saja dari berbagai rentang usia, dokter umumnya mendiagnosa penyakit ini sejak usia anak-anak, remaja, hingga usia muda.

Penderita diabetes tipe 1 memerlukan injeksi insulin setiap hari agar bisa bertahan hidup.

Diabetes Tipe 2

Kalau Anda memiliki diabetes tipe 2, artinya tubuh tidak memproduksi atau tidak menggunakan insulin dengan tepat. Penyakit ini biasanya didiagnosa pada pasien orang dewasa atau usia lanjut.

Diabetes Gestasional

Diabetes gestasional biasanya dialami oleh wanita dalam masa kehamilan. Biasanya, diabetes gestasional akan sembuh dengan sendirinya setelah masa kehamilan berakhir.

Namun, jika Anda memiliki diabetes gestasional, Anda memiliki risiko tinggi mengidap diabetes tipe 2 di usia lanjut.

Diabetes bisa menyerang siapa saja tanpa mempedulikan rentang usia maupun gaya hidup. Saat ini, belum ada cara mencegah diabetes tipe 1 dan belum ditemukan obat untuk menyembuhkan penyakit diabetes.

Artikel Terkait:
5 Kebiasaan Untuk Turunkan Gula Darah Secara Alami
Stress & Kolesterol: Apa yang Bisa Anda Lakukan?

Ciri-ciri Diabetes di Usia Muda

Ciri Diabetes di Usia Muda pada Pria dan Wanita
Berikut ini adalah ciri-ciri diabetes di usia muda.

Ciri diabetes tipe 1 di usia muda baik pria maupun wanita umumnya bisa segera diketahui. Salah satu ciri umum yang paling mudah diidentifikasi adalah frekuensi buang air kecil dan peningkatan rasa haus. Hal ini disebabkan karena tingginya kadar gula darah dalam tubuh.

Selain rasa haus yang lebih sering dan peningkatan frekuensi buang air kecil, diabetes pada wanita muda ditandai dengan peningkatan nafsu makan.

Jika Anda wanita muda dan mengalami peningkatan nafsu makan mungkin saja Anda mengidap diabetes tipe 1. Ketika tubuh Anda tidak mendapat energi cukup dari makanan, Anda mungkin merasa lebih lapar dari biasanya.

Selain itu, ciri diabetes pada wanita muda adalah penurunan berat badan meskipun sudah mengonsumsi makanan. Umumnya, penurunan berat badan ini terjadi secara tiba-tiba. Penyebabnya adalah tubuh yang tidak mendapat kalori yang cukup dari makanan.

Dikutip dari WebMD, berikut ini adalah ciri diabetes pada usia muda, baik wanita maupun pria:

  • Sering buang air kecil
  • Rasa haus lebih sering
  • Rasa kenyang meskipun sudah makan
  • Kelelahan
  • Pandangan kabur
  • Luka lama sembuh
  • Pada penderita diabetes tipe 1, penderita mungkin mengalami penurunan berat badan meskipun makan berlebih
  • Pada penderita diabetes tipe 2, penderita mengalami mati rasa, nyeri, atau kesemutan di bagian tangan atau kaki
  • Mual
  • Infeksi kulit
  • Sering kesemutan atau mati rasa di area tangan dan kaki

Artikel Terkait:
Susah Buang Air Kecil? Atasi dengan 4 Metode Alami
Diet Sehat: Panduan Terlengkap untuk Tubuh Ideal & Berenergi

Ciri-ciri Diabetes Pada Wanita Muda

Ciri Diabetes Pada Wanita
Diabetes pada wanita bisa menimbulkan gejala unik yang khusus dialami wanita.

Jika Anda wanita dan memiliki kemungkinan menderita diabetes, bisa saja gejala yang Anda alami berbeda dengan pria. Healthline menyebutkan ciri diabetes pada wanita yang bisa membantu Anda mengidentifikasi penyakit ini dan mendapatkan pengobatan segera.

Ciri diabetes pada wanita antara lain:

#1. Infeksi Jamur Pada Vagina dan Mulut

Infeksi jamur pada kelamin wanita disebabkan oleh jamur Candida bisa menyebabkan infeksi pada mulut dan vagina. Infeksi ini umum dialami oleh wanita. Gejala yang mungkin Anda alami antara lain:

  • Gatal
  • Nyeri
  • Keputihan
  • Nyeri saat berhubungan seks

Kadar gula darah tinggi disinyalir menjadi penyebab tumbuhnya jamur ini dan menginfeksi dinding dan mulut.

Baca Juga: Bersihkan Toksin Tubuh, cara Efektif Mengatasi Masalah Penampilan Anda

#2. Infeksi Saluran Kemih

Risiko mengalami infeksi saluran kemih (ISK) meningkat jika Anda wanita penderita diabetes. ISK disebabkan oleh bakteri yang masuk ke dalam saluran kemih dan menyebabkan:

  • Nyeri saat buang air kecil
  • Sensasi panas dan terbakar
  • Urin berkeruh atau berdarah

Jika tidak diatasi, ISK bisa meningkatkan risiko infeksi ginjal. ISK umum dialami oleh wanita penderita diabetes karena sistem kekebalan tubuh yang terganggu akibat kadar gula darah tinggi.

Baca Juga: Simak! Ini 5 Ciri Racun Keluar dari Tubuh

#3. Disfungsi Seksual Wanita

Neuropati diabetik atau gangguan saraf akibat penyakit diabetes masuk dalam ciri diabetes pada wanita. Ini terjadi ketika kadar gula darah tinggi merusak jaringan saraf dan menyebabkan kesemutan, nyeri, atau mati rasa.

Anda mungkin merasakan sensasi tersebut di area tangan dan kaki. Kondisi ini mungkin juga mempengaruhi respon area vagina dan menurunkan gairah seksual.

Baca Juga: Kamu Lagi Isoman? Lakukan 6 Hal Ini Agar Lekas Pulih!

#4. Polycystic Ovary Syndrome (PCOS)

PCOS terjadi ketika Anda memproduksi hormon pria secara berlebih dan memiliki risiko mengalami PCOS.

Gejala polycystic ovary syndrome (PCOS) meliputi:

  • Menstruasi tidak teratur
  • Kenaikan berat badan
  • Jerawat
  • Depresi
  • Mandul

PCOS juga dapat menyebabkan resistensi insulin, yaitu kondisi ketika sel tubuh tidak bisa menggunakan glukosa darah dengan baik karena respon sel tubuh terhadap insulin terganggu.

Jika dibiarkan, PCOS bisa meningkatkan kadar gula darah dan meningkatkan risiko terkena diabetes di kemudian hari.

Baca Juga: PCOS Bisa Hamil? Ini Kemungkinannya

Ciri-ciri Diabetes Pada Pria Muda

Ciri Diabetes Pada Pria
Diabetes pada pria bisa menganggu fungsi dan performa organ seksual.

Jika Anda pria muda penderita diabetes, gejala awal diabetes yang Anda alami mungkin saja berbeda dengan wanita. Healthline menyebutkan beberapa ciri diabetes di usia muda pada pria yang berhubungan dengan kesehatan seksual.

Ciri diabetes yang mungkin dialami pria muda meliputi:

#1. Disfungsi Ereksi

Disfungsi ereksi menandai berbagai penyakit yang mungkin Anda derita, termasuk tekanan darah tinggi, penyakit ginjal, hingga gangguan saraf.

Disfungsi ereksi juga dapat disebabkan karena stres, kebiasaan merokok, atau penggunaan obat-obatan.

Pria yang menderita diabetes memiliki peningkatan risiko disfungsi ereksi. Menurut penelitian ini, lebih dari 50 persen pria dengan diabetes menderita disfungsi ereksi.

Jika Anda mengalami disfungsi ereksi, ini bisa menjadi gejala awal diabetes.

Baca Juga: 6 Ciri Asam Lambung Naik & Cara Tepat Mengatasi

#2. Kerusakan Sistem Saraf Otonom

Diabetes dapat merusak sistem saraf otonom yang menyebabkan gangguan fungsi seksual.

Sistem saraf otonom bertugas mengontrol pelebaran aliran darah. Jika sistem saraf otonom rusak disebabkan diabetes, pria penderita diabetes mungkin mengalami disfungsi ereksi.

Baca Juga: 8 Makanan untuk Sakit Maag & Minuman Anti Asam Lambung

#3. Masalah Urologi

Pria dengan diabetes mungkin mengalami masalah ketika buang air kecil. Masalah urologi bisa dialami oleh penderita diabetes karena kerusakan saraf diabetik.

Beberapa masalah yang mungkin muncul antara lain infeksi saluran kemih.

Baca Juga: Buah Untuk Sakit Maag: 5 Pilihan Terbaik

Faktor Risiko Diabetes Pada Pria dan Wanita

Beberapa faktor bisa meningkatkan risiko Anda terkena diabetes dan komplikasi yang menyertai penyakit ini.

Berikut ini adalah faktor yang meningkatkan risiko diabetes, baik pada pria maupun wanita:

  • Merokok
  • Kegemukan
  • Kurang aktif
  • Tekanan darah tinggi
  • Kolesterol tinggi
  • Berusia lebih dari 45 tahun

Risiko Penyakit Lain bagi Penderita Diabetes

Jika Anda menderita diabetes atau memiliki riwayat diabetes dalam keluarga, segera periksakan diri ke dokter. Jika dibiarkan, kadar gula darah tinggi bisa menyebabkan masalah kesehatan lain seperti:

  • Penyakit jantung
  • Stroke
  • Penyakit ginjal
  • Gangguan mata
  • Masalah gigi
  • Gangguan syaraf

Baca Juga: Jenis-Jenis Healthcheck Yang Sebaiknya Anda Lakukan dan Parameternya

Cara Mencegah Diabetes Muncul di Usia Muda

Beberapa cara efektif untuk mengurangi risiko diabetes di usia muda pada pria dan wanita adalah dengan:

  • Berhenti merokok
  • Olahraga aktif
  • Menjaga berat badan ideal
  • Memeriksa kadar gula darah secara teratur
  • Perubahan gaya hidup

Baca Juga: Gula Darah Rendah Saat Puasa? Ini 4 Cara Ampuh Mengatasi

Ubah Gaya Hidup, Hindari Diabetes di Usia Muda

Jus Buah Sayur untuk Diabetes
Mengubah gaya hidup adalah kunci menunda kemunculan gejala diabetes di usia muda.

Jika diabetes tipe 1 disebabkan karena gen keturunan, maka diabetes tipe 2 disebabkan karena gaya hidup dan obesitas.

Meskipun tidak semua pasien diabetes tipe 2 memiliki masalah kelebihan berat badan, 90 sampai 95 persen kasus diabetes disebabkan karena obesitas.

Mengadopsi gaya hidup sehat dan seimbang bisa meningkatkan kesehatan tubuh dan menunda kemunculan ciri diabetes di usia muda. Buat jadwal olahraga teratur dan jaga kadar gula darah tetap normal.

Usahakan untuk mengonsumsi makanan yang terdiri dari pati, buah, sayur, lemak sehat, dan protein. Hindari gula berlebih terutama pada makanan dan minuman kemasan.

Jika memungkinkan, hindari minuman soda dan minuman manis dalam kemasan. Jika Anda ingin mengonsumsi minuman manis, konsumsi cold-pressed juice yang berasal dari buah dan sayur rendah gula.

Jika Anda sudah didiagnosa dengan diabetes tipe 1 maupun tipe 2, pilih konsumsi jus yang terbuat dari seledri, brokoli, dan timun. Jenis sayur-sayuran ini tidak akan memberikan pengaruh buruk pada kadar gula darah dalam tubuh.

Cold-pressed juice buah dan sayur yang bisa dikonsumsi untuk pencegahan dan penderita diabetes adalah:

  • Timun dan dengan 1 buah apel
  • Wortel dengan ½ jeruk bali
  • Timun dengan pir, jahe, dan lemon
  • Tomat dan sayuran hijau

Kombinasi jus buah dan sayur di atas aman dikonsumsi bagi Anda yang memiliki risiko diabetes. Pastikan untuk selalu memantau kadar gula darah dan meneliti makanan yang Anda konsumsi.

Minta bantuan ahli dan dokter gizi untuk menyusun menu makanan yang sehat bagi pencegahan diabetes di usia muda jika Anda berisiko.

Artikel Terkait:
Batasi Konsumsi Gula, Garam dan Lemak Dengan Rumus G4G1L5
Cara Mudah Cegah Hipertensi dan Jaga Tekanan Darah Tetap Rendah​
20 Obat Herbal Kolesterol Menurut Sains Modern dan Penelitian

Awali Perubahan Gaya Hidup dengan Detoksifikasi

Peningkatan kesehatan tubuh dan penurunan risiko penyakit diabetes di usia muda erat kaitannya dengan gaya hidup.

Jika selama ini Anda sering mengonsumsi makanan dan minuman manis kemasan, sekarang saat yang tepat untuk mulai menghargai kesehatan tubuh Anda ke depan.

Perubahan gaya hidup tidak bisa dilakukan mendadak. Bagi sebagian orang, mengubah gaya hidup sulit dilakukan karena berbagai alasan. Mulai dari kesibukan, kurangnya dukungan, hingga kesulitan mengikuti rencana olahraga dan diet yang dipilih.

Jika Anda kesulitan mengubah gaya hidup, ikuti tips berikut ini.

Baca Juga: Mau Detoks Tapi Punya Masalah Lambung?

#1. Buat rencana spesifik

Ketika Anda ingin olahraga lebih sering, tentukan jenis olahraga seperti apa yang ingin Anda lakukan dan berapa lama.

Misalnya, buat rencana untuk olahraga jalan kaki selama 30 menit sehari selama satu minggu, dan meningkatkan durasi menjadi 1 jam di minggu kedua.

Pastikan rencana tersebut realistis dan bisa dimulai segera.

Baca Juga: Tips Penuhi Kebutuhan Nutrisi Tubuh Saat Beraktivitas Fisik

#2. Mulai dari yang kecil

Goal Anda saat ini mungkin untuk menurunkan risiko diabetes atau menjaga kadar gula darah tetap normal.

Untuk mengarah ke sana, Anda perlu membuat rencana yang bisa dilakukan dalam skala harian dengan menetapkan goal mingguan.

Misalnya saja, ganti kebiasan Anda minum minuman kemasan dengan opsi yang lebih sehat seperti jus buah dan sayur.

IT’s Buah menyediakan katering cold-pressed juice untuk menjaga asupan nutrisi Anda dan meringankan proses peralihan gaya hidup yang Anda jalani dengan detoksifikasi.

Baca Juga: Tips Aktivitas Fisik Selama Melakukan Detoks

#3. Ubah satu kebiasaan dulu

Bicara soal perubahan gaya hidup, Anda mungkin ingin mengganti seluruh kebiasaan buruk Anda dalam sekejap. Namun dalam jangka panjang, akan lebih baik jika Anda mengubah satu kebiasaan terlebih dulu.

#4. Permudah masa transisi dengan jus detoksifikasi

Salah satu cara untuk meringankan proses perubahan gaya hidup adalah dengan detoksifikasi. Proses detoks berfungsi untuk membuang racun dan limbah dalam tubuh, serta mengubah kebiasaan konsumsi makanan junk food dan tinggi gula yang meningkatkan risiko diabetes.

IT’s Buah melalui produk cold-pressed juice membantu peralihan gaya hidup Anda menjadi lebih sehat. Klik di sini untuk dapatkan jus detoksifikasi dan membantu peralihan gaya hidup Anda.

Baca Juga: Sayur Bayam : Manfaat, Kandungan Gizi, & Resep

Penutup

Ciri diabetes bisa muncul di usia muda baik pada wanita maupun pria. Mengetahui ciri-ciri diabetes bagi Anda yang memiliki riwayat anggota keluarga dengan diabetes bisa menunda kemunculan diabetes di usia muda.

Adopsi gaya hidup aktif dan pola makan rendah gula untuk menjaga kadar gula darah tetap di batas normal, dan ganti minuman soda kemasan dengan jus buah dan sayur rendah gula.

Dokter menyarankan untuk mengonsumsi jus yang terbuat dari kombinasi timun dan sayuran hijau untuk mencegah peningkatan glukosa darah secara tiba-tiba.

IT’s Buah melalui produk cold-pressed juice membantu meningkatkan kesehatan masyarakat dengan konsumsi buah dan sayur. Karena proses juicing IT’s Buah tanpa melibatkan proses pemanasan, Anda mendapatkan vitamin dan mineral lengkap dari buah dan sayur.

Ubah gaya hidup Anda sekarang dan hindari diabetes di usia muda.

Artikel Terkait:
MIND Diet: Apa & Bagaimana Anda Menerapkannya
Cara Mencegah Penyakit Degeneratif: Ikuti Formula Ini


Beri tahu teman-teman Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *