Detoksifikasi: Pahami Ini Sebelum Anda Mulai

Detoksifikasi: Pahami Ini Sebelum Anda Mulai

Beri tahu teman-teman Anda

Detoksifikasi atau detox sedang naik daun belakangan ini karena kesadaran masyarakat yang meningkat. Semakin banyak orang ingin hidup lebih lama dengan memperbaiki gaya hidup menjadi lebih sehat. Detoksifikasi adalah langkah awal untuk memulai proses detox agar tubuh siap menghadapi perubahan gaya hidup.

Detoksifikasi atau Detox mulai digemari
Detoksifikasi atau Detox mulai digemari

Fasilitas yang memadai pada era ini mengakibatkan banyak perubahan pada gaya hidup. Aspek pola makan mendapat banyak perhatian karena perubahan pola makan mempengaruhi keadaan dan kesehatan tubuh.

Akibatnya, tubuh memerlukan detoksifikasi/detox untuk kembali ke kondisi semula, sebelum terpapar substansi buruk bagi tubuh.

Detox memiliki peran penting bagi tubuh.

Mengapa?

Proses detoksifikasi menetralisir racun yang masuk ke dalam tubuh dan membuangnya melalui urine, feses, keringat, karbon dioksida, dsb.

Melalui proses ini zat, material, atau substansi yang tidak dibutuhkan lagi oleh tubuh dalam haluaran tersebut akan dibuang. Hasilnya, secara otomatis tubuh menjadi bersih dari racun.

Apa itu Detoksifikasi dan Mengapa Detox Penting?

Detoksifkasi atau detox adalah  proses metabolisme tubuh untuk membuang atau menetralkan racun dengan melakukan penyerapan, distribusi, biotransformasi dan pembuangan racun melalui organ hati, usus besar, paru-paru dan ginjal, serta kulit.

Detox dinilai penting untuk menjaga kesehatan organ.

Adanya fungsi dari organ di atas menyebabkan munculnya beberapa pendapat bahwa tubuh tidak memerlukan detox eksternal dikarenakan tubuh telah memiliki organ hati dan ginjal untuk mendetoksifikasi segala racun yang masuk kedalamnya secara alami.

Hati akan menetralkan darah yang mengandung toksin/racun. Lalu, mendorongnya menuju gastri intestinal tract atau pencernaan, sehingga kerja hati tidak akan terlalu berpengaruh apabila makanan yang Anda makan mengandung banyak toksin. Daerah pencernaan sampai usus besar adalah tempat penyerapan makanan terbesar.

Setiap harinya tubuh melakukan detox tanpa Anda sadari.

Detoksifikasi ini dilakukan oleh organ hati, usus, paru dan ginjal, serta kulit yang berperan dalam melakukan pembuangan zat-zat yang tidak dibutuhkan oleh tubuh, termasuk racun.

Zat tersebut dikeluarkan dalam wujud air kecing, feses, keringat, gas usus, dan substansi lain yang tidak dibutuhkan tubuh, dikeluarkan dari tubuh setiap hari.

Detoksifikasi akan lebih maksimal jika Anda menyediakan hari-hari khusus untuk pembersihan. Meskipun organ dalam Anda sudah memiliki fungsi detox, akan lebih baik jika Anda turut membantu proses detoksifikasi dari luar.

Terutama, jika sebelumnya Anda memiliki gaya hidup yang kurang baik.

Asal mula Praktek Detox

Detox sendiri merupakan praktek yang terjadi sangat lama di dunia medis.

Berdasarkan sejarah praktik awal metode detox, detoksifikasi sudah terjadi ribuan tahun lalu dengan munculnya keinginan untuk membersihkan tubuh dari racun-racun yang tidak sengaja dikonsumsi tubuh.

Praktek detoksifikasi berupa proses mengeluarkan racun dari dalam tubuh dengan berbagai cara dan media.

Dulunya, orang-orang berdiam di dalam pondok hingga berkeringat, puasa, hingga meminum teh yang dahulu dipercaya dapat mengeluarkan racun dari dalam tubuh.

Kini, detoksifikasi tidak bisa dilakukan sembarangan. Apalagi mengingat fakta adanya obat detoksifikasi.

Proses detoksifikasi dengan bantuan obat-obatan sangat tidak disarankan, mengingat sempat ditemukan bahan-bahan berbahaya, termasuk bahan kimia yang tidak tertulis dalam kemasan obat detox.

Dalam jangka panjang, akan menjadi sangat berbahaya jika Anda mengkonsumsi obat detox tanpa mengindahkan komposisi penyusunnya.

Maka, akan lebih bijak apabila Anda memulai detoksifikasi dengan mengganti makanan dan minuman secara perlahan, beraktivitas lebih, dan istirahat dengan cara yang lebih sehat, mulai hari ini.

Memulai detoksifikasi dengan bahan-bahan alami seperti sayur dan buah adalah pilihan terbaik yang bisa Anda coba, terutama dengan buah dan sayuran yang dikonsumsi tanpa dimasak dengan api. Umumnya, teknik yang digunakan adalah cold-pressed.

Dengan buah dan sayur yang diproses dengan cold-pressed, Anda mendapatkan manfaat nutrisi buah dan sayur dengan maksimal. Vitamin dan mineral dalam cold-pressed juice buah dan sayur cukup untuk memenuhi nutrisi harian Anda ketika memulai detox.

Kelebihan dan Kekurangan Detox

Detoksifikasi juga memiliki kelebihan dan kekurangan. Pada dasarnya, jika detox memiliki manfaat lebih banyak daripada kekurangannya, Anda tetap bisa memulai proses detoksifikasi.

Namun, jika Anda memiliki kondisi kesehatan khusus, ada baiknya Anda berbicara dengan dokter atau Ahli Gizi yang kompeten sebelum memulai detox.

Berikut ini kelebihan dan kekurangan detox yang wajib Anda pahami.

Kelebihan Detoksifikasi/Detox

#1 Penurunan Berat Badan

Penurunan berat badan bisa terjadi karena Anda melakukan pembatasan konsumsi makanan.

Apabila Anda mengkonsumsi makanan seperti sedia kala, maka berat badan juga dapat kembali, bahkan berlebih.

Pastikan nutrisi tubuh dan kalori harian tercukupi agar efek detox yang Anda praktekkan merupakan perbaikan level energi dan penurunan berat badan, bukan malah menjadi bumerang bagi Anda.

Kebiasaan membatasi konsumsi makanan juga bisa membuat Anda tidak mudah lapar di kemudian hari. Tetapi, pastikan Anda tidak kehilangan berat badan berlebih akibat detoksifikasi tubuh. Cukupkan diri dengan berat badan yang ideal sesuai Indeks Massa Tubuh.

Pastikan Anda tahu berapa lama waktu detox Anda berjalan. Sehingga, ketika berat badan Anda sudah mencapai yang Anda inginkan, Anda hanya perlu beralih ke pola makan sehat.

#2 Meningkatkan Energi

Detox dengan menghindari gula dan kafein dapat memperbaiki energi Anda sepanjang hari. Hasilnya, tentu saja Anda akan nampak lebih segar dan memiliki tenaga lebih saat beraktivitas.

#3 Membatu Organ-Organ Vital

Seperti ulasan diatas, organ dalam yang berfungsi sebagai motor detox harus selalu dalam keadaan sehat, sehingga dapat melakukan tugasnya dengan optimal.

pun sebagai upaya meringankan tugas organ, maka diet detox dapat menjadi pilihan untuk mengurangi berat kinerja organ, serta kontaminasi organ dari zat racun.

#4 Kesehatan Kulit dan Rambut

Keadaan kulit mencerminkan keadaan metabolisme tubuh Anda. Ketidakstabilan metabolisme tentu membuat kulit Anda kurang bercahaya dan rambut Anda tidak sehat.

Diet detox sehat dapat mengurangi paparan racun di dalam usus, di mana usus bisa menjadi faktor pencetus penyakit kulit dan rambut Anda.

Kekurangan Detoksifikasi/Detox

#1 Penurunan Nutrisi

Hal ini biasanya terjadi pada diet detox yang menerapkan pembatasan protein. Tindakan ini dapat menimbulkan keluhan nyeri kepala/pusing.

Jika dilakukan dalam jangka waktu lama, maka dapat terjadi penurunan vitamin dan mineral dalam tubuh.

#2 Ketidakstabilan Lambung

Biasanya terjadi pada diet usus besar dimana sering ditemukan keluhan seperti nyeri perut, mual hingga muntah.

Sedikit banyak keluhan dari gejala di atas akan sangat mengganggu apabila terjadi secara rutin setiap hari, sehingga ketika tubuh memberi signal ada yang tidak beres dengan tubuh, maka Anda harus segera tanggap memperbaiki.

#3 Kemungkinan Dehidrasi

Beberapa kasus detoksifikasi yang dilakukan dengan sembarangan juga dapat menimbulkan diare. Diare dapat berujung dehidrasi apabila gejalanya berat dan tidak mendapatkan penanganan segera.

Anda harus memastikan bahwa tubuh Anda mendapat cairan yang cukup. Jika tidak, detoksifikasi bisa berbahaya. Alih-alih memulai detoksifikasi untuk sehat, Anda malah mungkin akan berbaring di rumah sakit.

Pembatasan konsumsi lemak jangka panjang juga tidak terlalu baik. Untuk kesehatan jangka panjang, sebaiknya Anda mengubah pola makan yang lebih sehat, sehingga hasil yang diingankan dapat bertahan dalam jangka waktu lama, tanpa mengkhawatirkan efek samping yang lain.

detoks

Pengalaman Detoksifikasi

Apa yang Anda alami ketika menjalani proses detoksifikasi, mungkin saja pernah dialami oleh orang lain. Mungkin juga, pengalaman Anda termasuk baru dan unik.

Penjabaran berikut ini adalah contoh pengalaman proses detox yang mungkin bisa Anda gunakan sebagai referensi sebelum memutuskan untuk memulai proses detoksifikasi.

#1 Linda Page

Berikut adalah ringkasan cerita dari Linda Page, seorang Praktisi Detox yang menjabarkan proses detoksifikasi dalam bukunya yang berjudul Healthy Healing’s Detoxification : Programs to Cleans, Purify, & Renew.

Awal mula Linda mengenal Cleansing Diet ketika Linda tengah menghadapi overweight yang dialaminya.

Linda merasa kelelahan hampir setiap waktu. Ia beranggapan bahwa rasa lelah yang ia alami terjadi akibat segala macam diet yang ia lakukan untuk menurunkan berat badannya.

Linda sempat sakit dan ia beranggapan bahwa penyakitkan disebabkan oleh kelebihan berat badan. Ia sempat mendapat demam dan infeksi saluran kencing, hingga Linda tertarik dengan metode detox yang ia praktekkan bersama temannya.

Selama proses diet detox, Linda merasa sangat bahagia karena berat badannya menurun, hingga ia merasa perlu untuk meneruskan detoxnya meski temannya telah lama berhenti.

Linda jarang mengonsumsi makanan lain selain yang berada dalam daftar diet detoxnya hingga beberapa tahun terakhir. Akibatnya, detox berkepanjngan yang Linda jalani menyebabkan anoreksia, bahkan ia tidak menyadarinya sampai tubuhnya menampakkan tanda malnutrisi.

Linda berusaha sembuh dari malnutrisi yang ia alami, dan berusaha untuk kembali ke kehidupan sehat dan tubuh idealnya, dengan berfokus pada gaya hidup yang lebih sehat.

#2 Agniya Khoiri

Berikut adalah ringkasan cerita dari Agniya Khoiri seperti dilansir dari Detik Food.

Saat Agniya Khoiri berusia 22 tahun, ia menjalankan detox dengan jus satu tahun yang lalu. Agniya bertujuan menurunkan berat badannya dengan diet detox tersebut.

Selama proses diet detox tersebut, Agniya mengonsumsi jus buah sayur, serta mengonsumsi buah potong seperti nanas, lemon, bayam dan apel yang ia campur sendiri, tidak menggunakan produk jus kemasan.

Pada awalnya Agniya merasa bawah rasa jus tersebut cukup enak. Tapi lama-kelamaan, mulutnya terasa asam. Ditambah dengan campuran jus buatannya yang terlalu kental, ia merasa eneg. Akibatnya, ia harus menutup hidungnya saat mengkonsumsi jus tersebut agar bisa langsung tertelan.

Setelah 3 hari, Agniya berhenti karena ia sering merasa lemas dan sering buang air kecil, sehingga aktivitasnya sedikit terganggu.

Apa yang dialami oleh Agniya adalah proses detoksifikasi yang sedang berjalan. Sering buang air kecil adalah tanda bahwa tubuh sedang membuang racun-racun menumpuk yang selama ini tidak bisa dikeluarkan.

Dengan diet detox, Agniya telah berhasil mengurangi racun dalam tubuh.

Namun, tidak harus seperti Agniya. Anda bisa mendapatkan jus diet detox yang lezat karena campuran buah dan sayur yang serasi. Jus diet detox juga tidak harus selalu menyeramkan dan bikin mual.

Jus yang diproses dengan cara cold-pressed menghilangkan rasa eneg ketika Anda mengonsumsi jus tersebut. Selain karena tidak adanya fiber dan ampas sayur buah, rasa cold-pressed juice lebih segar dan tubuh Anda akan bereaksi dengan lebih baik dibanding jus yang diblender dengan cara biasa.

Produk Diet Detoks IT's Buah

#3 Eva Ernalia

Lain Agniya, lain dengan Eva.

Eva Ernalia mengaku mengikuti program detox untuk membersihkan toksin dalam tubuhnya. Ia mulai mengikuti program detoksifikasi pada bulan Oktober tahun 2015.

Sebelum menjalani detox, ia sudah mengkonsumsi makanan dengan metode food combining, yang bisa dikategorikan sebagai detox ringan.

Selama 3 hari, Eva hanya mengkonsumsi jus dan buah potong. Buah yang ia pilih adalah mangga, semangka, melon, anggur, jeruk dan dragon fruit. Eva juga mengkonsumsi salak, rambutan, dan jambu air.

Menurut Eva, program detox yang ia jalani sangat terasa manfaatnya. Eva mengaku bahwa diet detoks yang ia jalani berhasil membuat tubuhnya terasa lebih ringan dan segar, tanpa menggangu aktivitas. Selain  itu, ia juga mengklaim bahwa ia menjadi tidak mudah lelah dan lemas setelah selesai dengan program detoks yang ia jalani.

Apa Anda Perlu Detox?

Detoksifikasi kebanyakan dilakukan oleh wanita yang ingin menjaga bentuk tubuh idaman dan memiliki kulit cerah, namun tetap memiliki energi dan waktu untuk melakukan banyak hal.

Tapi ternyata, baik pria maupun wanita memerlukan detoks tubuh karena keduanya memerlukan tubuh sehat prima yang bisa mendukung aktivitas harian.

Malahan terkadang, pria lebih memerlukan detox daripada wanita karena gaya hidup pria secara umum lebih rentan dengan paparan racun. Karena aktivitas pria yang lebih dominan di luar rumah, tentunya pria memiliki resiko racun yang mengendap dalam tubuh.

Oleh karena itu, pria dan wanita sama-sama memerlukan detoksifikasi untuk memulai gaya hidup sehat dan membuang racun.

Konsultasi Detoks

Cara Detox Tubuh yang Tepat untuk Manfaat Maksimal

Detoksifikasi dengan jus buah dan sayur memiliki metode dan resep yang harus Anda pahami. Ada waktu-waktu terbaik ketika memulai proses detoksifikasi. Misalnya akhir minggu, atau masa liburan di mana aktivitas Anda tidak sebanyak biasanya.

Pahami cara detox tubuh dengan tepat agar Anda mendapatkan hasil yang sesuai Anda harapkan dan bukan sebaliknya.

#1 Cleansing

Cleansing atau pembersihan tubuh dimulai dengan mengubah pola hidup, terutama pola makan. Anda dianjurkan untuk mulai menghindari konsumsi lemak, gula, dan kafein.

Mengonsumsi air putih akan sangat membantu kerja ginjal tanpa melakukan detox dari luar. Hindari penggunaan obat-obatan atau suplemen tanpa anjuran dokter, termasuk suplemen detox.

#2 Rebuilding

Proses rebuilding diawali dengan mengonsumsi makanan cukup kalori, cukup nutrisi, dan cukup air. Untuk mencapai hal tersebut, Anda harus bertekad untuk mengatur pola makan Anda sedini mungkin.

Mulailah berolahraga dan pastikan Anda menurunkan berat badan dengan cara yang benar.

Konsisten dan komitmen untuk menjaga organ-organ vital motor detox tubuh adalah kunci utama agar fungsi detox alami tubuh Anda dapat bekerja secara optimal.

#3 Maintaining

Pertahankan pola hidup sehat yang sudah Anda raih. Ubah hingga menjadi kebiasaan yang mempengaruhi hidup Anda secara keseluruhan. Terbukti bahwa kebanyakan penyakit diakibatkan oleh stress berlebih.

Ketika tubuh Anda sehat, maka Anda akan merasa lebih bahagia dari sebelumnya secara psikologis dan menekan tingkat stress.

Macam- Macam Detox

Ada berbagai macam detox yang bisa Anda praktekkan untuk mendapatkan kesehatan dan kesegaran jasmani. Ada pula detox yang dikhususkan untuk situasi yang sedang Anda alami.

Jika Anda memiliki kondisi penyakit khusus dan ingin memulai detoksifikasi, penting untuk mengetahui jenis detox yang Anda perlukan. Konsultasikan dengan Ahli Gizi dan dokter Anda sebelum Anda memulai detox.

#1 Detoksifikasi Alkohol

Detox ini biasanya diawali oleh muntah sebagai awal reaksi dari proses detoksifikasi untuk mengurangi kadar alkohol dalam tubuh manusia.

Pada fase ini, seseorang mengalami muntah untuk mengurangi kadar alkohol dalam tubuh. Tetapi, tetap harus ada cairan yang masuk ke dalam tubuh agar terhindar dari dehidrasi.

#2 Detoksifikasi Karena Keracunan

Detox juga bisa dilakukan jika Anda keracunan obat-obatan, keracunan bisa ular, atau keracunan karena sebab lain.

Misalnya, jika Anda keracunan bisa ular, maka dokter akan memberikan suntikan penisilin, obat sedasi, dan serum anti bisa.

#3 Detoksifikasi Metabolisme

Detox metabolisme tubuh dapat Anda lakukan dengan mengonsumsi bahan makanan seperti asparagus atau alpukat yang mengandung glutathione. Kandungan ini dapat membantu proses detoksifikasi liver.

Tips untuk Memulai Detox Anda Hari Ini

#1 Waktu

Tips sukses memulai detoksifikasi tubuh terletak pada waktu pelaksanaan dan durasi yang Anda pilih. Nah, pastikan Anda memiliki waktu yang cukup untuk melakukan detox.

Tentukan waktu di mana Anda memiliki waktu luang lebih dan tidak beraktivitas sebanyak biasanya.

Lalu, tentukan berapa lama Anda akan detox. Misalnya 2-3 hari, atau 7-10 hari.

Jika Anda baru saja ingin memulai detox, durasi yang disarankan adalah 3 hari. Detox tubuh dengan cold-pressed juice selama 3 hari sudah cukup jika Anda baru pertama kali mulai. Setelahnya, Anda bisa mengulang proses detoksifikasi dengan jus buah dan sayur yang sama setiap satu bulan sekali agar mendapatkan manfaat cold-pressed juice secara utuh.

Perlu Anda ingat, bahwa keberhasilan detox juga bergantung pada kesehatan fisik dan mental Anda. Jika Anda memiliki jadwal padat yang memerlukan banyak aktivitas dan bergerak, tunda detox Anda hingga Anda memiliki waktu luang.

Ini juga membantu Anda agar terhindar dari stress. Detox di waktu yang salah malah akan memperburuk kondisi mental dan fisik Anda. Akibatnya, tidak ada manfaat detox yang bisa Anda raih.

#2 Hindari Konsumsi Suplemen/ Obat-Obatan

Detox yang dilakukan secara ekstrim dengan menggunakan suplemen, obat-obatan, dan sebagainya sangat tidak dianjurkan untuk Anda jalankan.

Praktek seperti ini dapat mengakibatkan banyak gejala yang sangat mengganggu bagi Anda. Gejala yang muncul antara lain keluhan nyeri kepala, diare, kedinginan, nyeri perut, bahkan muntah.

Gejala tersebut dapat berupa gejala ringan sampai berat, tergantung pada suplemen dan obat-obatan detox yang Anda gunakan.

Gejala-gejala tersebut akan sangat mengganggu apabila terjadi terus-menerus dan Anda akan merasa dirugikan, alih-alih mendapatkan manfaat detox.

Beberapa hal yang harus Anda sadari adalah bahwa Anda tidak harus merasa sakit untuk memperbaiki kesehatan.

Anda tidak perlu melakukan kerja ekstra dan menderita karena mengonsumsi suplemen dan obat-obatan detox yang ekstrim. Pahami bahwa tubuh Anda memiliki fungsi detoksifikasi alami.

Tugas Anda adalah merawat fungsi organ tersebut dengan melakukan detox tubuh dari luar dengan bahan-bahan alami seperti sayur dan buah.

#3 Bantu Kerja Organ Vital Anda

Anda bisa membantu kinerja organ vital Anda dengan mengonsumsi makanan segar dan sehat dengan jumlah tepat. Lengkapi dengan olahraga dan istirahat yang cukup tanpa begadang.

Membuang atau menetralisir racun dalam tubuh dapat membantu Anda untuk memperbaiki level energi. Dalam jangka panjang, ini dapat membantu Anda tetap fit selama beraktivitas.

Detoksifikasi juga memberi Anda kulit bersinar, berat badan yang stabil dalam jangka panjang, dan membuat Anda lebih sehat percaya diri

Manfaat detoksifikasi tubuh dapat Anda peroleh dengan membatasi konsumsi makanan yang tinggi kalori, rendah nutrisi, makanan instan dan gula.

Ketika Anda berhenti mengonsumsi junk food, tubuh tidak terpapar zat-zat tersebut yang menjadi kunci penurunan fungsi tubuh. Dengan detox tubuh yang tepat, dapat dipastikan Anda memiliki energi lebih dan merasa lebih bugar.

Fakta! Detox Tubuh Dapat Mempengaruhi Organ Vital Anda

Fakta #1: Hati-hati dengan Hati

Liver atau organ hati berfungsi untuk menetralisir racun, tetapi apabila Anda mengonsumsi suplemen atau obat-obatan dengan komposisi detox yang salah, ini akan tetap mengkontaminasi lambung dan usus besar Anda nantinya.

Fakta #2: Menu Diet dan Aktivitas

Organ hati dan ginjal dirancang sebagai fungsi detox tubuh secara alami. Dalam beberapa kasus, tubuh tidak memerlukan detox tambahan dari luar.

Maka, Anda hanya cukup memperbaiki menu makanan harian Anda, berolahraga selama 30 menit setiap hari dan istirahat cukup akan sangat membantu fungsi organ dalam Anda.

Fakta #3: Tubuh Membuang Zat yang Tidak Diperlukan

Organ seperti hati, paru, ginjal, usus pencernaan akan mengeluarkan sisa metabolisme yang tidak dibutuhkan tubuh.

Itulah sebabnya alkohol dan narkotika dapat terdeteksi melalui urin, karena tubuh membuang apa yang tidak ia perlukan.

Fakta #4: Detox Tidak Membuat Anda Sakit

Pastikan detox tubuh yang Anda lakukan tidak membuat Anda sakit.

Apabila muncul keluhan nyeri kepala, mual, muntah, diare, bahkan dehidrasi, maka Anda harus tanggap bahwa hal tersebut adalah sinyal tubuh yang menandakan ada hal buruk yang sedang dialami tubuh.

Fakta #5: Gaya Hidup & Pola Makan

Perubahan menu makanan harian, pola makan, maupun porsi makan dapat membantu meminimalkan kerja organ fungsi detox, tanpa Anda harus melakukan detox tambahan dari luar.

Tapi jika Anda kesulitan mengubah gaya hidup Anda, detox dapat Anda lakukan sebagai titik balik perubahan gaya hidup Anda. Tiga hari adalah waktu yang ideal untuk melakukan detox agar tubuh Anda bersih dari racun dalam tubuh dan siap dengan gaya hidup yang baru.

Konsultasi Detoks

Penutup

Detoksifikasi tubuh memiliki manfaat yang nyata bagi tubuh. Beberapa orang merasakan tambahan energi, sementara lainnya mengalami penurunan berat badan. Bagi Anda, mungkin detox adalah titik balik untuk mengubah gaya hidup Anda menjadi lebih sehat dan teratur.

Kesehatan adalah aset utama yang tidak bisa Anda gantikan. Waktu terbaik untuk memperbaiki kualitas hidup dan kesehatan Anda adalah kemarin. Kalau Anda tidak bisa melakukannya, maka sekarang adalah saat yang tepat.

Detox tubuh Anda dan dapatkan kesehatan prima mulai hari ini.


Beri tahu teman-teman Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp Konsultasi