Manfaat Detoksifikasi Racun dan Kaitannya dengan Diet

Beri tahu teman-teman Anda

Detoksifikasi racun bertujuan untuk memperlancar fungsi tubuh dan kinerja organ. Banyaknya racun yang menumpuk dalam tubuh menyebabkan kinerja tubuh menurun dan menyebabkan Anda mudah kelelahan, pegal, hingga memicu penyakit serius. Dengan detoksifikasi, racun diharapkan bisa dibuang oleh tubuh dan mengembalikan fungsi tubuh secara optimal.

Detoksifikasi Racun dari Dalam Tubuh dengan Sehat
Detoksifikasi Racun dari Dalam Tubuh dengan Sehat

Sedikit sekali orang yang memahami pentingnya detoksifikasi racun. Padahal, racun yang dibiarkan menumpuk dapat mengganggu kesehatan tubuh. Belum lagi gaya hidup kurang sehat yang terus berlangsung selama bertahun-tahun.

Hal tersebut tidak lepas dari anggapan bahwa, racun mesti diikuti dengan gejala yang spesifik. Alhasil, terbentuklah mindset seperti ini: selama tidak ada gejala, maka saya pun aman dari racun. 

Boleh saja berpandangan demikian, sebab tubuh yang keracunan memang akan menunjukkan beberapa gejala, seperti batuk, pusing tanpa sebab, air mata berlebih, alergi, dan lain sebagainya. Tetapi hal tersebut hanya berlaku jika dosis racun di dalam tubuh Anda tidaklah seberapa.

Perlu diketahui, tanda-tanda tersebut merupakan gejala awal yang sifatnya ringan. Ibarat sebuah film, gejala tersebut merupakan point of attack. Ya, Anda belum sampai pada bagian klimaks.

Tentu, ada dampak lainnya yang bersifat jangka panjang dan berat. Penyakit yang dimaksud ialah asma, kanker, penyakit liver, jantung, dan lain sebagainya.

Pencegahan adalah obat terbaik bagi segala penyakit. Sebelum Anda khawatir tentang berbagai penyakit yang mungkin hadir dalam hidup dan mengganggu kualitas hidup Anda, pertimbangkan untuk mulai detoksifikasi tubuh.

Manfaat Detoksifikasi Racun

Karena detox bukan sekadar upaya mengeliminasi substansi beracun yang terdapat di dalam tubuh, maka detoksifikasi racun memiliki manfaat lainnya yang bisa dirasakan sebagai bonus. Berikut beberapa manfaat yang bisa Anda dapatkan dari detoksifikasi.

#1 Detoksifikasi Racun Mampu Meningkatkan Energi

Dalam artikel yang dipublikasikan USA Today disebutkan bahwa detox membantu memenuhi kebutuhan energi harian Anda.

Bagusnya, efek tersebut bersifat stabil, artinya tidak seperti energi yang ditawarkan kafein dan gula. Pada kafein dan gula, energi yang Anda peroleh cenderung labil (naik-turun) Sehingga, hal ini berpengaruh sekali pada mood swing atau fluktuasi emosi.

Selain itu, konsumsi gula berlebih dapat menyebabkan obesitas. Hal ini sangat berlawanan dengan efek detoksifikasi yang justru mempromosikan penurunan berat badan.

Karena detoksifikasi tidak mengenal junk food atau makanan rendah gizi, maka tubuh pun akan terasa lebih bugar dan berenergi.

#2 Memberi Jeda Bagi Organ Dalam Untuk Beristirahat

Saat menjalani detoksifikasi, sebagian organ dalam akan beristirahat. Sistem pencernaan, hati, dan ginjal tidak akan bekerja keras seperti biasanya. Mengapa ? Karena makanan yang Anda konsumsi menyehatkan dan tidak mengandung toksin yang harus disaring oleh organ – organ tersebut.

#3 Terhindar dari Kembung

Detoksifikasi racun dari dalam tubuh mampu menghindarkan Anda dari perut kembung.

Bayangkan, Anda terus mengonsumsi gula dan makanan tidak sehat lainnya dalam jumlah berlebih. Tentunya, hal ini bisa merusak kesehatan, utamanya sistem pencernaan. Biasanya hal ini ditandai dengan kembung.

buy1get1

Apabila Anda melakukan detoksifikasi, salah satunya dengan cara puasa atau dengan jus diet detox, maka kembung akan segera teratasi.

Selain itu, penelitian skala global juga menemukan bahwa puasa selama lebih kurang 13 jam bisa mendorong pembersihan tubuh secara alami.

Ketika Anda benar – benar tidak makan dan minum selama kurun waktu tersebut, tubuh akan melakukan regenerasi sel dan membersihkan sel -sel yang rusak untuk menjaga keseimbangan tubuh. Hal ini seperti yang dikemukakan oleh ahli gizi dari IPB (Institut Pertanian Bogor).

Tidak makan dan minum selama 13 jam juga menghambat munculnya keriput sehingga kulit pun terasa lebih kencang dan  awet muda.

#3 Mengharumkan Aroma Mulut

Selain menjadikan wajah awet muda, detoksifikasi racun dari dalam tubuh juga membuat nafas Anda menjadi lebih harum. Bau mulut yang hilang disebabkan karena sistem pencernaan bekerja dengan baik sehingga tidak ada toksin yang memicu bau mulut.

Tetapi ketika awal menjalani detoksifikasi, aroma nafas Anda akan lebih menyengat. Tak apa, hal tersebut wajar mengingat tubuh melakukan penyesuaian terhadap pola hidup baru yang Anda jalani. Seiring berjalannya waktu, aroma mulut pun akan membaik dengan sendirinya.

#4 Meningkatkan Kesehatan Emosional dan Pikiran

Beberapa jenis detox racun dapat memperbaiki kesehatan emosional. Contohnya detox kopi. Detoksifikasi jenis ini membantu menstabilkan emosi. Walaupun awalnya akan merusak mood, tetapi menghindari kopi adalah cara terbaik untuk mengurangi stress dan depresi jangka panjang.

Detox juga membantu menjernihkan pikiran serta meningkatkan daya ingat. Dilansir dari USA Today, makanan bergizi yang Anda konsumsi selama menjalani detox adalah nutrisi terbaik untuk mendukung otak. Jadi, tak perlu ragu untuk memulai detoksifikasi racun agar keluar dari dalam tubuh Anda secepatnya.

Detoksifikasi Racun Sebagai Alternatif Diet

Boleh dikatakan, semua orang ingin memiliki berat badan ideal. Karena itulah diet ditempuh sebagai jalan untuk mencapai keinginan tersebut. Tetapi, berapa banyak yang berkomitmen untuk menjaga kesehatannya selama diet ?

Jujur saja, memangkas porsi makanan secara drastis dapat menyebabkan tubuh mengalami kelelahan. Jelas, diet ekstrem tidak menyehatkan. Selain kelelahan, diet ekstrem juga bisa menyebabkan pusing, sembelit, dehidrasi dan tifus. Namun, ada cara yang bisa dipertimbangkan dalam menyiasati hal tersebut, yakni mengganti diet Anda dengan detox diet. 

Detoksifikasi racun selaras dengan program diet. Anda bisa menjalankan keduanya secara bersamaan dengan resep diet detoks.

Seperti dikutip melalui CNN, detox diet menjadikan gula sebagai pantangan. Sehingga Anda tidak diperbolehkan mengonsumsi gula selama kurun waktu tertentu. Malahan, Anda diminta menghindari gula seumur hidup.

Tapi tak perlu sampai seperti itu, Anda bisa memulai dari cara yang paling sederhana, yakni mengurangi konsumsi gula harian. Semisal, Anda terbiasa mengonsumsi setengah cangkir gula (dalam bentuk makanan, cookies, minuman, atau yang lainnya), maka turunkan kadarnya menjadi ¼ gelas. Lanjutkan lagi menjadi 5 sendok hingga Anda merasa terbiasa dengan kadar manis tersebut.

Cara lebih mudah lagi yakni dengan mengonsumsi cold pressed juice yang didesain bagi pelaku diet detox. Minuman ini biasanya mengandung sedikit gula dan terbuat dari sayur atau buah-buahan yang menyehatkan bagi tubuh sehingga cocok untuk orang yang berdiet.

Situs kesehatan Health Line menyarankan agar jus detoksifikasi dikonsumsi selama kurang lebih 3 hari sampai 3 minggu. Hal tersebut agar toksin dapat terkuras secara maksimal. Konsultasikan program detoksifikasi racun Anda dengan ahli gizi untuk mendapatkan manfaat maksimal.

Agar terhindar dari efek samping detoksifikasi dan mendapat manfaat maksimal, pastikan Anda mengikuti program detoksifikasi racun dengan sebaik mungkin.


Beri tahu teman-teman Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *