Detox Atasi Kulit Sensitif Akibat Krim Pemutih!

Beri tahu teman-teman Anda

Kulit sensitif bisa disebabkan salah satunya karena penggunaan krim putih yang kurang tepat. Yuk atasi masalah yang timbul dengan mulai melakukan detox!

Detox-Atasi-Kulit-Sensitif-Akibat-Paparan-Krim-Pemutih

Halo, Sahabat Sehat!

Memiliki kulit dan cerah merupakan dambaan setiap orang, terutama kaum wanita. Oleh sebab itu banyak orang yang berusaha untuk menjaga atau memperbaiki kesehatan kulit, sehingga terlihat lebih menarik. Hal ini didukung oleh perkembangan teknologi perawatan kulit serta tersebarnya penyedia kosmetik.

Krim pemutih adalah salah jenis kosmetik yang merupakan campuran bahan kimia dan atau bahan lainnya dengan khasiat bisa memucatkan nota hitam (coklat) pada kulit. Tujuan penggunaannya dalam jangka waktu lama adalah untuk dapat menghilangkan atau mengurangi hiperpigmentasi pada kulit. 

Bahaya Penggunaan Krim Pemutih Jangka Panjang

  1. Menimbulkan pigmentasi dengan efek jangka panjang
  2. Toksisitas pada organ ginjal, saraf, dan otak 
  3. Kerusakan permanen pada otak
  4. Gangguan perkembangan janin 
  5. Muntah-muntah dan diare
  6. Kerusakan paru-paru 
  7. Meningkatkan risiko penyakit kanker 
  8. Perubahan warna kulit seperti bintik-bintik hitam
  9. Alergi (kulit menjadi lebih sensitif)
  10. Iritasi 

Detox dan Kulit 

  1. Detox adalah bagian dari pengobatan komplementer dan alternatif, yang apabila digambarkan mekanisme kerja nya yaitu melepaskan racun dari tubuh yang terkontaminasi karena pola hidup yang sehat (Kim KS&Nam HJ, 2013)
  2. Kulit adalah bagian terbesar dari tubuh manusia yang berperan dalam detoksifikasi dan pengeluaran zat beracun 
  3. Detox rutin bisa mencerahkan kulit dan mengembalikkan kesehatan kulit akibat paparan krim pemutih 
  4. Detoksifikasi kulit adalah hal baik yang bisa kamu lakukan untuk melindungi kulit dari bahaya paparan 
  5. Detoksifikasi kulit bisa membantu membersihkan sumbata-sumbatan kotoran yang tidak bisa dikeluarkan 
  6. Detox bisa memulihkan tingkat pH kulit 
  7. Detox dapat membuat kulit terlihat lebih segar dan lebih cerah serta membersihkan noda seperti komedo, iritasi, pori-pori besar
  8. Detox dapat membuat kulit terlihat lebih kenyal, dan halus serta memberikan kesehatan kulit dari dalam tubuh 
  9. Detox dapat membantu untuk mengeluarkan racun akibat paparan krim pemutih yang berbahaya 

Kapan anda harus detoksfikasi kulit

#1 Terpapar krim pemutih 

Penggunaan krim pemutih dalam jangka panjang bisa membuat Anda berhadapan dengan banyak bahaya khususnya untuk kulit Anda. Krim pemutih ini umumnya mengandung bahan kimia seperti hidrokinon, superpoten, kortikosteroid, bahan kaustik dan sabun yang mengandung merkuri. Bahan-bahan ini memiliki dampak yang negatif bagi tubuh. Saat Anda berhenti menggunakan krim pemutih akan timbul beberapa masalah seperti jerawat yang tak kunjung usai, iritasi, kemerahan pada wajah, flek hitam, rasa panas dan gatal yang cukup mengganggu, serta terjadi kerusakan pada jaringan-jaringan kulit. Jika sudah merasakan atau mengalami seluruh atau sebagian kejadian tersebut, disarankan Anda untuk segera detox untuk bisa membantu mengobati dari dalam dan mencegah adanya komplikasi lanjutan dari efek krim pemutih tersebut. 

#2 Setelah mengalami stress

Saat stress pada sebagian orang akan mengalami kemerahan pada kulit sebagai akibat dari stress nya itu. Sebagai dampaknya akan timbul jerawat, peradangan, dan kemerahan. Kejadian itu adalah tanda-tanda pergantian sel yang lebih lambat dan peningkatkan sebum.

  1. Akibat penggunaan make up 

Sahabat Sehat disini siapa yang gemar make up untuk mempercantik diri? Nah, harus perhatikan penggunakan make up dan kandungan bahan kimia yang ada terkandung didalamnya. Make up, folikel rambut, sel-sel kulit mati, dan muka yang berminyak dapat membuat penumpukan dipori-pori dan membuat banyak sumbatan. Saat mengalami itu, segeralah detox kulit kamu untuk menghindari adanya masalah kulit yang lebih parah

  1. Karena terlalu banyak konsumsi makan manis 

Salah satu penyebab utama timbulnya jerawat adalah gula. Mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung tinggi gula bisa menyebabkan peradangan dan berakhir pada jerawat yang tak kunjung sembuh bahkan cenderung semakin parah

  1. Gaya hidup yang salah

Cara mudah racun untuk masuk kedalam tubuh kita adalah melalui rokok, alkohol, tidak cukup minum air putih, tidak makan makanan dengan gizi seimbang, dan kurangnya waktu untuk tidur. Semua itu adalah gaya hidup yang salah 

Kenapa saya break out setelah detox?

Banyak orang mengeluhkan break out” setelah melakukan detoksifikasi kulit. Sahabat Sehat mungkin berpikir bahwa detox justru memberikan dampak negatif dengan kondisi kulit yang sedang dialami. Bahkan ada beberapa orang berpendapat bahwa dengan detox justru malah menimbulkan jerawat atau kemerahan pada kulit. Sahabat Sehat perlu tahu bahwa dengan memulai detox dan tubuh sudah mulai mengeluarkan semua racun itu, racun akan keluar melalui pori-pori kulit. Ini berarti jerawat mungkin tidak bisa hindari untuk timbul selama proses detox. Jika Anda mengalami hal ini, tetap lanjutkan detox Anda karena ini akan berlalu. 

Seberapa sering saya harus detox kulit?

Berapa lama dan seberapa sering anda perlu detox itu akan bervariasi setiap hari. Umumnya setiap orang memiliki tujuan dan alasan pribadi yang berbeda-beda untuk melakukan detox. Jika Anda ingin mengembalikan vitalitas kulit, Anda mungkin bisa mulai merencanakan untuk detox 3 hari. Namun, jika ingin menjadikan ini sebagai kebiasaan yang bagus untuk kesehatan kulit anda dimasa depan, anda bisa mulai detox 1 hari untuk setiap minggunya.

Nah Sahabat Sehat itu dia penjelasan bagaimana detox bisa mengatasi kulit sensitif. Untuk info seputar kesehatan lainnya jangan lupa ikuti terus instagram itsbuah ya, jangan ketinggalan ya Sahabat Sehat!

Baca Juga : Punya Masalah Dengan Jerawat? Tangani Dengan 3 Hal Ini!


Beri tahu teman-teman Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *