#DukungPetaniLokal : Sehatkan Diri Sejahterakan Petani

Beri tahu teman-teman Anda

Walaupun hasil pertanian di Indonesia berlimpah tetapi masih banyak petani yang hidup tidak sejahtera. Gerakan #DukungPetaniLokal di IT’s Buah mengajak setiap orang secara tidak langsung membantu mensejahterakan petani lokal. Simak lebih lengkap dibawah ini yuk!

dukung-petani-lokal

Halo, Sahabat Sehat!

Seperti yang kita ketahui, Indonesia dikenal sebagai negara agraris yang memiliki lahan pertanian yang sangat luas. Kondisi tanah dan iklim di Indonesia sangat mendukung dalam memproduksi beragam komoditas pertanian.

Berdasarkan data BPS, tren produksi buah-buahan lokal pada kurun waktu 4 tahun terkonfirmasi meningkat cukup signifikan. Pada tahun 2019, produksi buah-buahan lokal mencapai 22,5 juta ton atau naik 4,8% jika dibanding 2018. Bahkan buah-buahan tahunan menjadi komoditas terbesar ketiga setelah kopi dan tanaman obat. 

Baca Juga : 3 Alasan Mengapa Perlu Dukung Petani Lokal

Petani Indonesia Tidak Sejahtera

Walaupun hasil pertanian di Indonesia berlimpah tetapi masih banyak petani yang hidup tidak sejahtera. Ada beberapa faktor yang menyebabkan petani Indonesia sulit hidup sejahtera.

#1. Hasil tani lokal kalah saing dengan impor

Banyak masyarakat Indonesia yang lebih meminati buah impor karena beranggapan hasil buah dan sayur impor lebih baik. Padahal ini tidaklah benar, hasil tani lokal padahal memiliki kualitas yang terbaik di tingkat dunia. Namun karena peminat buah lokal di Indonesia sedikit, banyak hasil tani kita yang berkualitas di ekspor ke luar negeri.

Tercatat dari data Badan Pusat Statistik (BPS), daya ekspor buah lokal ke mancanegara cukup tinggi selama tahun 2020. Selama periode Januari hingga Mei 2020 permintaan ekspor buah segar mencapai 375,000 ton. Bahkan, nilai tambah ekspor meningkat 73,4 persen dibanding periode yang sama 2019. 

Dari data tersebut kita dapat melihat bahwa pertanian di Indonesia menghasilkan produk buah dan sayur-sayuran yang tidak kalah unggul dari luar negeri. Namun sangat disayangkan keunggulan produk lokal masih kalah dengan produk impor di negara sendiri. Tercatat dari data BPS pada tahun 2019 volume impor buah naik hingga 724,1 ribu ton dengan nilai 1,48 miliar dolar AS atau setara dengan 21 triliun.

#2. Kurangnya inovasi dibidang pertanian

Melihat data sebelumnya, akan potensi keunggulan hasil tani lokal Indonesia sangat disayangkan bahwa produk hasil tani lokal kurang diminati. Karena sebagian besar hasil tani di Indonesia masih dikemas dan disalurkan dengan cara yang konvensional.

Seharusnya keunggulan hasil tani lokal, bisa menjadi peluang untuk kita sebagai UKM meningkatkan kualitas dari produk lokal. Bila hasil tani di Indonesia dimaksimalkan bukan tidak mungkin peminat buah dan sayur lokal meningkat dan angka impor dapat menurun.

Maka dari itu kita perlu mendukung kesejahteraan petani lokal dengan lebih mencintai dan menggunakan produk lokal, sehingga hasil tani lokal dapat bersaing dengan impor.  

#3. Transaksi yang tidak transparan

Yang menyebabkan petani lokal sering mengalami kerugian adalah karena kurangnya transparansi antara petani dengan para penjual/tengkulak. Sering kali pada saat suatu komoditi panen harga cenderung rendah diberikan oleh para tengkulak. Hal ini sangat merugikan petani karena membuat mereka mendapatkan untung yang sedikit.

Kenapa #DukungPetaniLokal?

Sesuai dengan visi itsbuah #DukungPetaniLokal , Sahabat Sehat pasti sudah tahu bahwa alasan kuat mengapa kami menciptakan gerakan ini adalah karena kami ingin berdampak membantu mensejahterakan petani lokal, dan karena kami percaya bahwa buah dan sayur lokal lebih baik daripada impor. Bila kita pikirkan lagi dari segi kandungan dan kesehatan buah lokal lebih unggul dibandingkan buah impor. Mengapa demikian ?

  • Lebih enak

Buah lokal memiliki rasa dan aroma yang lebih kuat bila dibandingkan buah impor. Ini dikarenakan buah lokal dipanen pada waktu matang yang pas sehingga komponen flavor dan volatil pada buah dalam kondisi yang optimal. 

  • Lebih Segar

Buah lokal juga memiliki keunggulan yaitu lebih segar dibandingkan buah impor. Buah lokal biasanya dari lahan pertanian membutuhkan waktu proses pendistribusian yang lebih sebentar dibandingkan buah impor. Hal ini membuat kesegaran dari buah lokal lebih terjaga.

  • Lebih Sehat

Buah lokal masih lebih sehat dibandingkan buah impor karena tidak melalui tahap pasca panen yang terlalu banyak. Bila kita perhatikan buah impor dapat bertahan selama pengiriman yang sangat jauh, beresiko menggunakan pengawet untuk menjaga buah tetap segar. Sedangkan buah lokal merupakan pilihan yang lebih tepat dan lebih sehat untuk dikonsumsi bagi tubuh. Karena komponen vitamin dan mineral pada buah lokal yang lebih terjaga karena lebih cepat dikonsumsi setelah pasca panen. 

  • Lebih Beragam

Kondisi alam tropis di Indonesia menghasilkan beragam variasi buah – buahan yang tidak ditemukan di negara lain. Ini salah satu keunggulan dari mengonsumsi buah lokal. Bila dibandingkan dengan buah impor yang lebih sering apel, anggur, kiwi dan jeruk buah lokal lebih banyak variasi jenisnya dari rambutan, matoa, duku dan lain sebagainya.

Baca Juga : Aksi Nyata Dukung Petani Lokal Menjadi Tuan Rumah Di Negeri Sendiri

Dukung Petani Lokal bersama IT’s Buah

Walaupun angka impor dan ekspor buah sayur cukup tinggi, namun hal yang mengejutkan adalah bahwa angka ini berbanding terbalik dengan tingkat konsumsi buah sayur masyarakat Indonesia. Menurut data BPS secara nasional konsumsi sayur dan buah masyarakat Indonesia sebesar 208,89 gram/kapita/orang dalam sehari. Angka ini masih jauh dari jumlah konsumsi buah dan sayur yang ditetapkan oleh WHO yaitu sebesar 400 gram per orang setiap harinya.

Menurut data BPS konsumsi buah dan sayur di Indonesia yaitu 40 kg/tahun/kapita. Bila dibandingkan dengan penghasilan buah dan sayur di Indonesia sebesar 2,2 juta ton dapat dilihat jumlah orang yang sadar akan pentingnya konsumsi buah dan sayur masih rendah. Oleh karena itu kita perlu meningkatkan kesadaran akan pentingnya konsumsi sayur dan buah setiap hari bagi kesehatan. 

Untuk mendukung gerakan #DukungPetaniLokal bukan hanya dapat dilakukan oleh pemerintah tetapi kita sebagai warga Indonesia juga bisa berkontribusi untuk mendukung petani lokal. Adapun cara untuk mendukung petani lokal ala itsbuah adalah sebagai berikut :

  • Meningkatkan kesadaran kebiasaan konsumsi buah dan sayur

Buah dan sayur sangat banyak manfaatnya bagi kesehatan. Kebutuhan vitamin dan mineral tidak dapat dihasilkan oleh tubuh, melainkan harus didapatkan dengan mengonsumsinya. Buah dan sayur merupakan solusi untuk mencukupi kebutuhan vitamin dan mineral sehari-hari.

Sudah banyak penelitian yang menyatakan bahwa tidak konsumsi buah dan sayur dapat menyebabkan berbagai penyakit. Maka dari itu langkah pertama untuk mendukung petani lokal, adalah pertama-tama terlebih dahulu meningkatkan kesadaran kita akan konsumsi buah dan sayur dalam kehidupan kita masing-masing. Petani Indonesia pun akan terdorong dengan gerakan ini karena permintaan buah dan sayur akan meningkat. Semakin banyak permintaan akan memotivasi pengembangan akan inovasi dari bibit serta pasca panen produk pertanian.

  • Mengonsumsi Produk Dari Buah dan Sayur Lokal

Langkah berikutnya setelah memiliki kesadaran akan pentingnya konsumsi buah sayur adalah mulai beralih untuk menggunakan produk lokal. Dengan selalu memilih produk yang menggunakan produk lokal dalam bahan bakunya kita juga dapat ikut andil mendukung petani Indonesia.

IT’s Buah merupakan salah satu UKM yang menggunakan 100% buah dan sayur lokal sebagai bahan bakunya. Dengan menerapkan visi #DukungPetaniLokal, IT’s Buah selalu menggunakan produk lokal baik buah maupun sayuran dalam proses produksinya. Selain itu untuk memperhatikan kualitas buah lokal, IT’s Buah juga membantu mengedukasi petani lokal untuk melakukan inovasi dalam pertanian. 

Maka dari itu dengan dengan menjalankan program hidup sehat di itsbuah, Sahabat Sehat sudah ikut mengambil peran dalam mensejahterakan petani di Indonesia. Jangan sampai kita sebagai negara agraris malah bergantung sepenuhnya dengan produk impor, padahal kualitas dari hasil pertanian di Indonesia sendiri jauh lebih unggul dengan produk impor. Mari kita menyehatkan diri, dan menjadikan petani di Indonesia sejahtera di negara sendiri.

Baca Juga : Dukung Petani Lokal, UKM Buah Edukasi Masyarakat Dengan Produk Tanpa Pengawet


Beri tahu teman-teman Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

<