GERD Itu Apasih? Bisa Sembuh Gak Ya?

Beri tahu teman-teman Anda

Maag dan GERD merupakan penyakit pada sistem pencernaan yang kerap disepelekan. Dengan gaya hidup sekarang ini hampir semua orang bisa terkena maag & GERD, tapi bukan berarti ini tidak bisa diatasi. Simak penjelasan bagaimana tips berdamai dengan Maag & GERD ala itsbuah dibawah ini yuk!

GERD-itu-apa-sih-Bisa-Sembuh-Gak-ya

Halo, Sahabat Sehat!

Pada kali ini kita akan membahas mengenai GERD (Gastroesophageal reflux disease). Masih banyak dari kita yang belum mengenal mengenai gerd. Maka dari itu mari kita kenal terlebih dahulu apa itu gerd.

WHO menyatakan bahwa insiden gastritis di dunia terjadi pada sekitar 1,8-2,1 juta dari jumlah penduduk setiap tahun. Insiden terjadinya gastritis di Asia Tenggara sekitar 583.635 dari jumlah penduduk setiap tahunnya. 

Journal of nutrition college menyatakan bahwa di Indonesia data dari RSUPN Cipto Mangunkusumo Jakarta didapatkan sebanyak 22,8% kasus esofagitis. Ini menunjukkan bahwa Indonesia memiliki angka prevelensi gerd lebih tinggi daripada Asia Timur. Penyakit Gastroesophageal reflux disease ini adalah masalah kesehatan yang sering terjadi pada masyarakat Indonesia.

Baca Juga : Kamu Punya Maag? Wajib Perhatikan Hal Ini!

Apa itu GERD?

Merupakan gangguan pencernaan yang ditandai dengan kondisi dimana asam lambung terus-menerus dan teratur mengalir ke kerongkongan dalam jangka waktu panjang. Kondisi ini dapat menimbulkan sensasi nyeri ulu hati yang terasa panas seperti terbakar juga pada tenggorokan / heartburn serta rasa asam pada mulut.

Produksi asam lambung didalam tubuh berfungsi dalam proses pencernaan makanan. Bila produksi asam lambung berlebih ini akan naik ke kerongkongan sehingga menyebabkan iritasi. Penyakit ini dapat dialami oleh siapa saja, tetapi ada beberapa kondisi yang membuat resiko terkena gerd lebih besar, yaitu :

  1. kelebihan berat badan atau obesitas karena peningkatan tekanan pada perut
  2. hamil, karena peningkatan tekanan yang sama
  3. minum obat tertentu, termasuk beberapa obat asma, penghambat saluran kalsium, antihistamin, obat penenang, dan antidepresan

Baca Juga : Buah Untuk Sakit Maag : 5 Pilihan Terbaik

Siklus GERD

Terdapat rangkaian proses terjadinya gerd yaitu:

  1. Melakukan kegiatan pemicu naiknya asam lambung seperti telat makan, makan dalam porsi besar, salah makan serta pola hidup tidak sehat
  2. Produksi asam lambung menjadi berlebih sehingga naik ke kerongkongan (refluks asam lambung) ini terjadi ketika otot kerongkongan bagian bawah (otot LES) melemah. 
  3. Muncul gejala mual, perut perih, kerongkongan terbakar (heartburn), mulut terasa asam
  4. Gejala ringan akan terjadi 2 minggu sekali tetapi bila sudah berat akan gerd akan timbul 1 kali dalam seminggu
  5. Bila gerd tidak ditangani akan menyebabkan luka pada kerongkongan yang dapat menyebabkan kondisi kronis.

Komplikasi Penyakit GERD

Bila tidak ditangani dengan baik dan dibiarkan begitu saja penyakit Gastroesophageal reflux disease ini akan menimbulkan efek yang serius bagi tubuh. Berikut kondisi komplikasi yang disebabkan oleh gerd :

#1. Esofagitis

Ini adalah peradangan kerongkongan.

#2. Striktur esofagus 

Dalam kondisi ini, kerongkongan menjadi sempit, sehingga sulit untuk menelan.

#3. Kerongkongan Barrett

Sel-sel yang melapisi kerongkongan dapat berubah menjadi sel yang mirip dengan lapisan usus. Ini bisa berkembang menjadi kanker.

#4. Masalah pernapasan

Adalah mungkin untuk menghirup asam lambung ke dalam paru-paru, yang dapat menyebabkan berbagai masalah termasuk kemacetan dada, suara serak, asma, radang tenggorokan, dan radang paru-paru.

Kebiasaan Yang Perlu Dihindari

Gerd dapat kita sembuhkan bila faktor – faktor penyebab terjadinya dihindari. Kebiasaan yang perlu kita jauhi agar gerd tidak muncul ialah :

#1. Menghindari konsumsi makanan tinggi protein berlebihan

Ini dikarenakan makanan protein membutuhkan waktu pencernaan yang lebih lama, ini dapat menyebabkan asam lambung berproduksi secara berlebihan untuk mencerna protein tersebut.

#2. Menghindari tidur dalam waktu 2 jam setelah makan

Langsung tidur setelah makan akan memudahkan isi lambung kembali ke kerongkongan. Ini menyebabkan asam lambung juga terdorong ke kerongkongan dan menyebabkan iritasi pada kerongkongan. The cleveland clinic merekomendasikan untuk menyelesaikan makan setidaknya tiga hingga empat jam sebelum berbaring.

#3. Hindari makanan yang terlalu asam dan pedas

Makanan terlalu pedas dan asam dapat menyebabkan munculnya gastritis ini. Penelitian dilakukan pada 126 orang yang mengkonsumsi makanan pedas dan didapatkan bahwa makanan pedas memicu gerd yaitu mulas.

#4. Hindari minum kopi, alkohol, atau minuman bersoda

Kafein dapat memicu produksi dari asam lambung berlebihan. Jurnal review menyatakan bahwa Responden yang sering meminum kopi beresiko 3,57 kali menderita gastritis dibandingkan dengan yang tidak sering meminum kopi.

#5. Hindari makanan yang mengandung cokelat dan keju

Pada produk olahan susu dan coklat dapat menyebabkan relaksasi pada otot katup sehingga akan melemah dan memudahkan asam lambunh naik ke kerongkongan.

#6. Menghindari stres

Stres merupakan hal yang dapat memicu produksi asam lambung berlebihan. Produksi asam lambung akan meningkat pada keadaan stress, seperti beban kerja yang berlebihan, cemas, takut atau terburu-buru. Kadar asam lambung yang meningkat akan menimbulkan ketidaknyamanan pada lambung

#7. Menghindari porsi makan banyak

Makan porsi banyak membuat pencernaan menjadi bekerja ekstra, sehingga produksi asam lambung menjadi meningkat. 

Kunci Berdamai dengan GERD

Gerd dapat kita sembuhkan apabila kita mempertahankan gaya hidup sehat. Kebiasaan – kebiasaan yang perlu kita lakukan agar terhindar dari kambuhnya gerd yaitu :

  • Makan porsi kecil

Makan porsi kecil dapat mencegah tekanan pada katup yang dapat memicu asam lambung naik ke kerongkongan.

  • Menjaga berat badan ideal 

Kelebihan berat badan dapat menyebabkan mulas dan refluks asam. International Journal of Epidemiology menemukan hubungan yang kuat antara gejala GERD dan indeks massa tubuh (BMI).

  • Melakukan aktivitas fisik

Melakukan olahraga ringan dapat membantu meringankan gejala refluks asam lambung dengan menurunkan berat badan sehingga tekanan pada katup dapat diperkecil.

  • Memperbaiki posisi tidur

Posisi tidur yang baik dapat membantu mencegah asam lambung naik ke kerongkongan. Posisi tidur yang baik dengan menaikkan kepala tempat tidur Anda dari 6 inci (15 cm) menjadi 8 inci (20 cm) agar asam lambung tidak mengalir ke kerongkongan saat tidur. Ini dilakukan dengan meletakan irisan busa di bawah kepala kasur anda. 

  • Memperbanyak makan sayur dan buah

Sayur dan buah merupakan makanan yang mengandung rendah lemak serta tinggi vitamin dan mineral. Kandungan tersebut sangat baik dikonsumsi bagi penderita penyakit Gastroesophageal reflux disease.

Paket detox dari its buah ini menjadi salah satu solusi untuk mengatasi gerd. ini telah disesuaikan dengan kebutuhan nutrisi dan pantangan bagi penderita maag/gerd sehingga lebih aman. Paket detox ini terdiri dari sayur dan buah yang telah diolah dalam bentuk Cold-pressed juice yang pastinya aman dan sehat tanpa gula tambahan.

Kesimpulan

Gerd merupakan sebuah gangguan pencernaan yang disebabkan adanya katup yang terletak di kerongkongan bawah melemah dan tidak tertutup sempurna setelah makanan masuk sehingga memicu asam lambung naik kembali ke kerongkongan. 

Penyakit asam lambung ini dapat disembuhkan dengan menerapkan gaya hidup sehat. Gaya hidup sehat untuk penderita gerd dengan menghindari kebiasaan yang memicu terjadinya gerd dan memulai kebiasaan baru yang baik untuk mencegah gerd terjadi

Salah satu kebiasaan yang bisa dilakukan dengan melakukan Detox Peace with maag and gerd. Diet ini terdiri atas sayur dan buah yang telah diolah dalam bentuk cold pressed juice sehingga lebih praktis untuk dikonsumsi.

Baca Juga : Cara Mengobati Maag Kronis : 7 Metode Alami & Aman


Beri tahu teman-teman Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *