Juice, Smoothies dan Buah Segar Mana yang Lebih Sehat?

Juice, Smoothies dan Buah Segar Mana yang Lebih Sehat?

Beri tahu teman-teman Anda

Gaya hidup sehat merupakan salah satu trend yang kini tengah berkembang. Selain olahraga yang rutin, konsumsi makanan sehat juga sangat diperlukan. Salah satunya adalah buah. Konsumsi buah memiliki banyak manfaat karena mengandung banyak nutrisi di dalamnya.

Selain dimakan secara langsung, buah juga bisa diolah dengan banyak cara. Anda bisa membuat jus dari buah, membuat smoothies dan lain sebagainya. Namun bagaimana dengan nutrisinya? Apakah buah yang telah diolah menjadi jus dan smoothies masih memiliki kandungan sehat yang sama? Simak penjelasannya berikut ini!

Juice VS smoothies

Juice dan smoothies merupakan produk olahan buah yang banyak digemari karena rasanya yang enak sekaligus menyehatkan. Meski demikian, keduanya memiliki perbedaan dalam hal pengolahan hingga jumlah nutrisi yang terkandung didalamnya.

1.   Juice

Juice merupakan produk olahan dari buah yang banyak digemari oleh hampir semua orang. Juice memiliki rasa yang segar terlebih jika dikonsumsi dengan air es. Juice dibuat dari buah hingga sayuran yang kemudian diambil sari-sarinya.

Pengolahan juice bisa dilakukan dengan cara menyiapkan buah terlebih dahulu. Selanjutnya cuci bersih buah tersebut lalu siapkan blendernya. Pastikan buah telah dikupas (untuk jenis buah yang perlu dihilangkan kulitnya) lalu masukkan ke dalam mesin blender.

Anda bisa memberi tambahan gula atau susu sesuai dengan selera. Namun akan lebih sehat jika anda tidak menggunakan tambahan gula sebagai perasa. Setelah buah berubah teksturnya menjadi lembut, anda bisa menuangkannya ke dalam gelas untuk kemudian disajikan.

A. Tips membuat juice yang sehat

Pengolahan yang salah membuat nutrisi dalam juice menjadi berkurang. Akibatnya nutrisi yang diserap menjadi kurang maksimal. Untuk menghindarinya, anda bisa melakukan tips membuat juice sehat yang berikut ini.

  • Hindari membuang ampas jus

Buah yang dibuat menjadi juice memiliki nutrisi yang justru berkurang. Hal ini terjadi karena mesin pembuat juice akan memisahkan antara sari buah dengan ampasnya. Padahal ampas mengandung serat yang justru baik bagi kesehatan.

Menghindari berkurangnya nutrisi berupa serat, ada baiknya anda memasukkan kembali ampas buah atau setidaknya sisakan sedikit saja untuk kemudian dikonsumsi bersamaan dengan juice.

  • Gabungkan aneka buah dan sayur

Menggabungkan beberapa buah atau sayur ke dalam juice merupakan hal tepat untuk dilakukan. Gabungan warna-warni dari buah dan sayur yang berbeda, membuat anda mendapatkan nutrisi berupa vitamin serta mineral yang lebih lengkap.

  • Gunakan blender

Penggunaan blender lebih baik dibandingkan dengan mesin pembuat juice modern. Selain lebih mahal, mesin pembuat juice modern umumnya telah didesain untuk secara otomatis memisahkan serat serta kandungan air dalam buah.

Berbeda saat anda menggunakan blender. Penggunaan blender membuat serat pada buah tidak hilang karena sari dan ampas yang tidak terpisah. Dengan demikian, penggunaan blender tentu lebih sehat dan dianjurkan.

  • Perhatikan jumlah kalorinya

Tips membuat juice sehat yang selanjutnya adalah dengan memperhatikan jumlah kalori yang terdapat dalam buah. Juice yang terdiri dari buah-buahan umumnya memiliki kalori yang cukup tinggi namun jika dicampur dengan sayuran jumlah kalorinya akan berkurang.

Bagi anda yang tengah menjalankan program diet sehat, konsumsi kalori sebaiknya dibatasi. Mulailah dengan memperhatikan apa saja yang anda konsumsi.

B. Resep membuat jus sehat

Untuk membuat juice sehat, anda bisa memanfaatkan banyak jenis buah yang tersedia di alam. Salah satunya adalah buah apel. Buah yang satu ini memiliki banyak kandungan sehat sehingga sangat disarankan untuk dikonsumsi setiap hari.

Cara membuat juice apel:

  • Langkah pertama adalah dengan menyiapkan bahan-bahan yang dibutuhkan yaitu 1 buah apel dengan ukuran besar, 2 buah pir berukuran sedang dan ½ cangkir buah ceri yang masih segar atau beku.
  • Potong dadu untuk buah apel serta buah pirnya
  • Selanjutnya masukkan apel, pir serta ceri ke dalam blender lalu proses hingga buah tercampur rata satu sama lain
  • Tambahkan air sesuai selera
  • Jika sudah, anda bisa menyajikannya dengan buah ceri sebagai pemanis di gelas saji

Anda bisa mengkonsumsinya secara rutin untuk hasil yang lebih baik dan maksimal. Selain apel jenis buah lainnya juga bisa dijadikan sebagai juice untuk sumber vitamin serta mineral.

Rutin menjalani pola hidup sehat berhadiah Paket Detoks GRATIS. Baca selengkapnya..

2.   Smoothies

Produk olahan dari buah lainnya adalah smoothies. Smoothies merupakan bubur buah yang kini mulai populer di masyarakat. Smoothies dibuat dengan bahan baku seperti buah serta sayur dengan tekstur yang kental  serta creamy. Olahan buah yang satu ini cocok dijadikan sebagai pengganti makanan pokok sehari-hari.

Smoothies membuat orang yang mengkonsumsinya mendapat energi yang cukup untuk beraktivitas. Smoothies juga mampu memberi efek mengenyangkan setelah dikonsumsi.

A. Tips membuat smoothies yang sehat

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, pembuatan smoothies sebaiknya diperhatikan. Membuat smoothies yang sehat bisa dilakukan dengan mengikuti beberapa tips berikut ini:

  • Timbang bahan sesuai resep sehat yang diinginkan

Banyak orang memasukkan semua jenis sayur serta buah-buahan secara acak tanpa menimbang terlebih dahulu berapa kalorinya.

Pengolahan yang salah dapat berakibat pada berat badan yang bertambah. Hal ini dapat terjadi jika anda mengonsumsi kalori dengan jumlah lebih besar daripada yang dibutuhkan.

  • Gunakan buah yang segar atau beku

Membuat smoothies dengan buah segar atau yang dibekukan terlebih dahulu merupakan salah satu langkah untuk mendapatkan smoothies yang segar dan sehat. Proses pembekuan juga meningkatkan mineral yang terkandung dalam sayuran beku.

  • Jangan menggunakan lemak atau gula sebagai tambahan

Tips lainnya adalah untuk tidak menggunakan gula ataupun lemak sebagai tambahan. Bahan tambahan lemak bisa berupa banyak hal seperti halnya krim atau es krim. Kandungan lemak dalam es krim atau bahan tambahan lainnya yang cukup tinggi tidak baik bagi kesehatan.

Jika ingin membuat smoothies yang lebih kental, anda bisa menggunakan pisang yang dibekukan. Anda tinggal memotong pisang kecil-kecil untuk kemudian dimasukkan kedalam smoothies yang dibuat.

B. Resep membuat smoothies

Membuat smoothies sehat bisa dilakukan dengan resep di bawah ini:

  • Langkah pertama adalah dengan menyiapkan bahan-bahan yang dibutuhkan yaitu 2 cangkir jus jeruk, ½ sendok makan teh ekstrak vanili, 2 cangkir buah berry segar atau yang telah dibekukan serta 1 cangkir yogurt vanilla
  • Selanjutnya masukkan semua bahan yang telah disiapkan kecuali berry ke dalam mesin blender
  • Haluskan bahan smoothies hingga tercampur rata lalu tambahkan buah berry ke dalamnya
  • Haluskan selama kurang lebih 30 detik

Smoothies telah siap untuk disajikan  serta dapat dijadikan sebagai pengganti sarapan terbaik. Smoothies tidak hanya bagus dalam menambah sumber energi namun juga meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Smoothies berry juga bisa dikonsumsi setelah anda berolahraga.

 

3.   Perbandingan juice dan smoothies

Manakah yang lebih sehat antara juice dan smoothies? Meski sama-sama diolah dari buah-buahan, namun juice dan smoothies memiliki kandungan serta langkah pengolahan yang berbeda. Smoothies mengambil seluruh bagian yang ada pada buah-buahan untuk kemudian diolah dan dikonsumsi.

Smoothies memiliki tekstur yang lebih kental dibandingkan dengan tekstur pada juice. Hal ini disebabkan, juice hanya mengambil sari-sari yang terdapat dalam buah. Namun smoothies, mengolah semua bagian dari buah atau sayur mayur yang digunakan.

Dibandingkan dengan juice, smoothies memiliki rasa yang lebih nikmat karena adanya campuran bahan tambahan berupa buah atau sayur mayur. Dari segi vitamin keduanya memiliki kandungan yang sama. Hanya saja, smoothies memiliki kandungan serat yang lebih karena diolah tanpa harus membuang salah satu bagian dari buah atau sayuran yang digunakan.

Selain serat yang lebih tinggi, smoothies juga memiliki kadar protein yang lebih tinggi. Hal ini dapat terjadi karena smoothies dibuat dengan bahan pengental berupa yogurt, susu hingga jenis susu yang berprotein.

Bagi anda yang tengah membutuhkan asupan protein, ada baiknya membuat smoothies sebagai asupan sehat anda. Namun jika anda merasa jika asupan protein telah tercukupi, maka membuat juice merupakan pilihan yang tepat.

Perbedaan lain dari juice dan smoothies juga bisa dilihat dari kemampuan keduanya dalam membuat kenyang. Smoothies bisa membuat seseorang lebih cepat kenyang dibandingkan dengan juice. Hal ini dikarenakan smoothies mengandung serat yang membuat perut terasa lebih berisi.

Selain kenyang lebih cepat, smoothies juga mengandung protein yang membuat perut terasa kenyang tahan lama. Smoothies dapat dijadikan sebagai sarapan pengganti makanan pokok.

Smoothies juga padat gizi sehingga sangat disarankan. Sementara juice, sebaiknya hanya dijadikan sebagai selingan saja pada waktu makan.

Hal yang perlu diperhatikan dalam membuat juice dan smoothies adalah sebaiknya dipilih dari bahan-bahan yang segar. Bahan yang segar dan belum layu tentu memiliki nutrisi yang masih lengkap dan sehat. Dengan demikian, hasil yang didapat bisa lebih optimal.

Baca juga : Buah Lokal VS Buah Impor. Mana yang Lebih Unggul?

Manfaat buah bagi kesehatan tubuh

Manfaat buah bagi tubuh sangatlah beragam. Selain membantu memelihara kesehatan, buah juga baik dalam mencegah datangnya penyakit hingga membantu proses penyembuhan.

Nutrisi dalam buah memang tidak perlu diragukan lagi. Terlebih pada buah yang masih segar, buah tersebut memiliki nutrisi serta zat yang masih lengkap.

Buah yang dikonsumsi secara langsung memiliki banyak nutrisi karena belum melewati proses pengolahan. Kandungan buah yang masih asli tentu lebih baik dibandingkan buah yang telah diolah dan dibuat menjadi juice.

Beberapa manfaat buah segar bagi kesehatan antara lain adalah sebagai berikut:

1. Menjaga berat badan agar lebih seimbang

Ingin memiliki berat badan ideal? Anda tidak boleh melewatkan waktu makan buah-buahan. Buah mengandung nutrisi serta serat yang dibutuhkan untuk tubuh. Serat berfungsi sebagai pelancar pencernaan serta membantu menyeimbangkan berat badan.

Konsumsi buah bisa dilakukan sebelum anda mengonsumsi makanan pokok. Dengan demikian, anda akan merasa kenyang sebelum makanan pokok dimakan. Alhasil, konsumsi makanan bisa lebih berkurang. Untuk hasil yang maksimal, anda bisa melakukan kebiasaan ini secara rutin.

Selain mengonsumsi buah, anda bisa melengkapi kebiasaan sehat anda dengan berolahraga. Olahraga dapat secara efektif membakar lemak yang menyebabkan naiknya berat badan.

2. Menjaga sistem kekebalan tubuh

Manfaat mengkonsumsi buah segar selanjutnya adalah untuk menjaga sistem kekebalan tubuh. Memiliki tubuh yang sehat dan jauh dari penyakit merupakan harapan bagi semua orang. Sayangnya, kurangnya asupan sehat berdampak pada tubuh yang rentan terhadap radikal bebas penyebab sakit.

Konsumsi buah-buahan bagus dalam menjaga kondisi tubuh untuk tetap sehat, segar dan prima. Asal dikonsumsi secara rutin dan dengan takaran yang pas, buah dapat berfungsi sebagai penjaga kesehatan tubuh.

Beberapa buah yang cocok dijadikan sebagai penambah sistem imun antara lain adalah kelapa, apel, mangga, stroberi, kiwi, jeruk, pepaya, jambu biji dan lain sebagainya.

3. Sumber vitamin

Vitamin merupakan nutrisi bagi tubuh yang harus dicukupi. Vitamin bisa ditemukan dalam banyak jenis buah-buahan seperti yang berikut ini.

  • Vitamin A bisa ditemukan dalam banyak jenis buah seperti buah pepaya, mangga, aprikot serta blewah. Vitamin A bagus digunakan untuk menghalau infeksi, menjaga kulit tetap sehat dan lain-lain.

Selain buah, vitamin A juga bisa ditemukan dari hati, keju, telur, yogurt, mentega, ikan hingga susu rendah lemak.

  • Vitamin B bisa ditemukan pada buah melon, blackberry,  buah pisang, buah apel, blueberry, buah cherry, jeruk Bali, buah kurma dan lain-lain.

Vitamin B berguna dalam meningkatkan kesehatan otak, memproduksi hormon, mencegah anemia, membantu memproduksi DNA, membantu pertumbuhan dan lain sebagainya.

  • Vitamin C dapat ditemukan dalam jenis buah nanas, jambu biji, stroberi, mangga, pepaya, kiwi dan lain-lain.

Vitamin C memiliki banyak manfaat seperti untuk menjaga kesehatan kulit, pembentukan kolagen, mengobati kanker, sumber antioksidan, memerangi stroke, menyembuhkan luka dan lain sebagainya.

  • Vitamin D bisa ditemukan dalam jenis buah jeruk, stroberi, tomat dan lain-lain. Fungsi vitamin D bagi kesehatan tubuh antara lain adalah untuk meningkatkan kesehatan tulang, mengurangi resiko terkena kanker, menurunkan resiko terkena diabetes dan lain-lain.
  • Vitamin E merupakan jenis vitamin yang yang dapat ditemukan dalam jenis buah mangga, alpukat, tomat dan lain-lain. Selain dari buah, vitamin e juga bisa ditemukan dari kacang almond, kuaci, lobak hijau, bayam, minyak biji gandum, brokoli serta jenis sayuran yang lain.

Baca juga : Langkah Praktis Merampingkan Perut yang Buncit

Selain ragam vitamin di atas, buah juga mengandung jenis vitamin lain yang pastinya bagus untuk kesehatan. Anda bisa menvariasikan ragam buah tersebut untuk mendapatkan beragam manfaat dari buah-buahan.

4. Menurunkan resiko terkena penyakit

Buah mengandung banyak nutrisi serta zat yang menyehatkan. Konsumsi buah secara teratur, dapat meningkatkan kesehatan tubuh sekaligus menjauhkan diri dari ragam penyakit mulai dari yang ringan hingga yang berbahaya.

Beberapa manfaat mengonsumsi buah secara teratur antara lain adalah mampu mengurangi resiko terkena stroke, penyakit jantung, kanker serta hipertensi.

Penyakit berat seperti halnya kanker bukan hanya membutuhkan biaya pengobatan yang banyak namun juga beresiko menghilangkan nyawa penderitanya. Beberapa buah pencegah yang bagus untuk tubuh adalah pepaya, anggur, jeruk, alpukat, apel, stroberi dan lain sebagainya.

5. Menyembuhkan penyakit

Menyembuhkan penyakit bisa dilakukan dengan berbagai cara tergantung pada jenis penyakit yang diderita. Buah mengandung banyak zat sehat yang bagus dalam melawan radikal bebas penyebab datangnya penyakit.

Asal dikonsumsi secara rutin, manfaat buah sebagai penyembuh penyakit bisa didapatkan secara lebih cepat dan optimal.

Konsumsi buah segar memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Selain dikonsumsi secara langsung, buah juga dapat diolah menjadi juice serta smoothies. Untuk tingkat kepraktisan, anda bisa mengolah buah menjadi juice untuk kemudian dikonsumsi saat dalam perjalanan atau ketika bekerja di kantor.


Beri tahu teman-teman Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat