Memulai Gerakan Sadar Cinta Buah Lokal tanpa Stigma Negatif

Beri tahu teman-teman Anda

Memulai gerakan sadar untuk cinta buah lokal dapat mulai kita lakukan dengan cara menyenangkan dan sederhana.

Indonesia memiliki beraneka ragam jenis buah-buahan yang dihasilkan oleh petani lokal. Namun, tidak dipungkiri, jajaran buah impor masih banyak menghiasi rak-rak di kedai, pasar maupun supermarket dan menjadi primadona di masyarakat. Hayo ngaku, siapa yang lebih memilih untuk beli buah impor daripada buah lokal? Dengan alasan penampilan buah impor yang lebih menarik, hingga adanya stigma di masyarakat bahwa barang-barang impor dianggap lebih keren, berkelas dan berkualitas. 

Miris rasanya ketika stigma negatif dan perihal gengsi tertanam pada pola hidup masyarakat, sehingga menjadi alasan bagi buah lokal yakni produk asli Indonesia tidak berkembang serta kalah bersaing. Padahal Indonesia adalah salah satu dari 20 negara penghasil buah terbesar di dunia.  Buah lokal juga memiliki banyak keunggulan daripada buah impor contohnya buah lokal lebih fresh dibandingkan dengan buah impor. Hal ini disebabkan proses pendistribusian buah lokal memakan waktu lebih singkat dibandingkan dengan buah impor, serta mengandung lebih sedikit pengawet sehingga lebih baik untuk kesehatan. Selain itu, dengan sadar dan membeli buah lokal dapat membantu perekonomian para petani serta pedagang buah lokal. Bukankah kita ingin kesejahteraan perekonomian terjadi di semua kalangan masyarakat termasuk petani lokal? Kalau masih cinta dengan produk impor bagaimana bisa mensejahterakan petani di negeri sendiri? Oleh karena itu, perlunya #CintaBuahLokal.

Stigma negatif serta gengsi tingkat tinggi yang terjadi di masyarakat seharusnya perlu dikikis dengan melakukan upaya-upaya yang dapat di mulai dari diri sendiri. Barangkali dengan upaya yang dilakukan oleh diri sendiri membuat orang lain sadar sehingga timbul kerja sama antar individu untuk mengikis stigma negatif dan cinta buah lokal.

Lalu, apa saja yang dapat dilakukan baik individu ataupun kelompok untuk mengikis stigma sehingga timbul rasa cinta buah lokal?

Baca Juga : 5 Buah Lokal Kaya Manfaat yang Hanya Bisa Dijumpai di Indonesia

#1. Menanamkan Keyakinan Pada Buah Lokal

Hal pertama yang dapat dilakukan oleh diri sendiri yakni mulai tanamkan dalam diri bahwa buah lokal juga berkualitas, tak kalah dengan buah impor. Buanglah jauh-jauh pemikiran bahwa buah impor lebih keren dan berkelas daripada buah lokal. Selain itu, ingatkan pada diri sendiri bahwa dengan membeli buah lokal akan banyak manfaat serta membantu orang lain. Intinya banggalah dengan produk hasil negeri sendiri. Kalau rasa bangga dan rasa cinta pada produk lokal sudah tertanam dalam diri. Maka akan lebih mudah serta semangat untuk melakukan upaya lain guna mendukung buah lokal.

#2. Membeli Buah Lokal

Mulailah membiasakan diri untuk membeli buah dan mengkonsumsi buah lokal, karena pada dasarnya Indonesia memiliki berbagai jenis buah yang sulit ditemukan di negara lain contohnya buah salak dan apel malang. Selain itu dengan membeli buah lokal menjadi wujud  untuk #DukungPetaniLokal.

Baca Juga : Buah Lokal Vs Buah Impor. Mana yang lebih Unggul?

#3. Campaign #CintaBuahLokal

Saat ini media sosial menjadi kebutuhan bagi setiap orang seperti instagram, tik tok, twitter, facebook dan lainnya. Kehadiran media sosial dapat kita manfaatkan untuk mengkampanyekan cinta buah lokal. Caranya yaitu dengan membuat berbagai konten yang kreatif di media sosial pribadi. Barangkali orang-orang yang melihat konten kita menjadi sadar bahwa stigma negatif tentang buah lokal adalah hal yang salah dan membuat orang lain tergugah untuk cinta buah lokal. Terlebih lagi apabila influencer ikut serta dalam campaign ini, pasti akan lebih banyak orang yang terpengaruh dan menyadarinya.

#4. Membuat Event untuk Mendukung Buah Lokal

Kalau kamu memiliki organisasi atau tergabung dalam sebuah kelompok sosial, cobalah buat acara guna mengkampanyekan buah lokal seperti webinar, perlombaan dan lainnya. Hal ini dapat mengedukasi masyarakat tentang buah lokal dan sebagai sarana campaign cinta buah lokal.

Empat poin di atas hanya beberapa upaya sederhana yang dapat dilakukan. Semakin banyak orang yang menyadari pentingnya mencintai buah lokal, maka sedikit demi sedikit stigma negatif yang terjadi di masyarakat akan terkikis. Bahkan cinta buah lokal dapat menjadi lifestyle di masyarakat. Intinya sangat penting untuk memulai gerakan sadar cinta buah lokal dimulai dari diri sendiri dan jangan lupa mengajak orang lain untuk ikut serta dalam gerakan tersebut. Yuk mulai gerakan #CintaBuahLokal dan #DukungPetaniLokal tanpa stigma negatif !

Baca Juga : Buah Lokal Lebih Unggul Dari Buah Impor, Benarkah?


Beri tahu teman-teman Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *