Puasa Malah Makin Gemuk? Ini Sebab dan Solusinya

Puasa Malah Makin Gemuk? Ini Sebab dan Solusinya

Beri tahu teman-teman Anda

Kurang dari sebulan lagi, kita sebagai umat islam bakal menjalankan salah satu rukun islam yakni berpuasa di Bulan Ramadhan. Selama seharian dari matahari terbit hingga tenggelam aktivitas makan dan minum tidak lagi diperbolehkan. Meski demikian, aktivitas tetap harus dijalankan sebagaimana mestinya.

Melihat kondisi seperti ini, seharusnya menjalankan puasa bakal menurunkan berat badan Anda bukan? Tetapi faktanya ada banyak penelitian menyebutkan kalau berpuasa selama bulan Ramadhan bisa menjadi penyebab kenaikan berat badan. Mengapa?

Penyebab Berat Badan Naik Saat Puasa

Kepercayaan lama masih berlalu, tak mungkin ada kejadian tanpa ada penyebabnya. Begitu juga bila Anda justru lebih gemuk karena berpuasa sebulan penuh.

Ternyata menurut banyak penelitian, ada beberapa penyebab yang bisa menjadi akar masalah kenapa badan Anda semakin gemuk selama berpuasa di Bulan Ramadhan. Hal ini sangat berkaitan dengan pola kebiasaan yang Anda lakukan selama menjalankan ibadah puasa. Apa saja itu?

Cara Menjalani Puasa Anda dengan Cara yang Sehat. Baca selengkapnya..

  1. Kalap makan saat berbuka

Setelah seharian menahan rasa lapar dan haus, wajar jika kemudian Anda ingin sesegera mungkin memakan makanan ketika waktu berpuka tiba. Yang tidak wajar tetapi banyak dilakukan kebanyakan orang adalah memakan segala makanan yang tersedia begitu waktu buka tiba.

Lebih-lebih lagi, makanan yang mengandung karbohidrat tinggi serta kadar gula dan garam tinggi kerap jadi pilihan pertama dan utama. Jadi wajar-wajar saja kalau kemudian selama berpuasa tubuh Anda justru semakin bertambah gemuk.

Hindari Makanan Berikut

Beberapa makanan dengan karbohidrat tinggi yang sebaiknya dihindari dikonsumsi secara berlebihan misalnya:

  • Kue beras alias brondong. Rata-rata per kue beras mengandung 17 karbohidrat. Lebih baik ganti dengan selembar roti gandum yang punya banyak serat.
  • Nasi putih. Nasi putih lambat dalam pengolahan seratnya. Ada 36 gram karbohidrat hanya dari seperempat cangkir nasi putih. Lebih baik gunakan quinoa
  • Sereal itu banyak mengandung gula. Jadi cek lebih dahulu labelnya. Biasanya tiga perempat cangkir sereal sudah mengandung 22 gram karbohidrat. Lebih baik, ganti dengan havermut yang menyehatkan jantung serta rendah kolesterol.
  • Roti putih. Roti tawar putih biasanya mengandung 31 gram per lembarnya. Lebih baik ganti dengan 100 persen roti gandum yang kaya protein, serat, dan omega. Jadi baik untuk jantung.

 

  • Kripik kentang. Rasanya memang lezat, tapi sekantung kecil kripik kentang saja sudah mengandung 15 gram karbohidrat. Lebih baik ganti dengan kripik sayuran, misalnya kripik sawi dengan sedikit garam.
  • Muffin. Mengandung lebih banyak karbohidrat ketika beku. Ada 46 gram karbohidrat dan 250 kalori dalam setiap muffin.
  • Pasta putih. Murah untuk dibuat, namun pasta putih itu tinggi karbohidrat. Hampir ada 43 gram per cangkirnya ketika sudah masak. Bisa diganti dengan pasta non tepung putih atau bisa juga makanan dari labu lainya.
  • Bungkus tortila. Bungkus tortila terbuat dari banyak tepung terigu. Selembarnya bisa mengandung hingga 35 gram karbohidrat. Lebih baik gunakan sayuran berdaun hijau sebagai pembungkus yang umumnya mengandung banyak mengandung vitamin seperti A, C, dan E.
  • Dan beberapa jenis makanan lainya

Karena itu akan lebih baik untuk menjaga berat badan Anda, ketika waktu buka telah tiba, silakan batalkan puasa anda dengan makanan yang ringan terlebih dahulu. Misalnya anda bisa pilih menyantap buah, salad, atau sup. Bisa juga menyantap sebagai mana yang diajarkan Rosulullah, pakai kurma atau yang manis. Yang penting pilih yang rendah kalori dan cukup membuat Anda kenyang.

  1. Porsi makan lebih banyak

Bagi yang punya selera makan besar, menjalankan ibadah puasa bukan berarti selera makananya malah berkurang. Justru sebaliknya, ketika waktu buka dan saur, porsi makanya bakal ditambah lebih besar lagi.

Awalnya mengkonsumsi makanan tinggi karbohidrat, ditambah tinggi gula, ditambah dengan makanan tinggi garam. Bisa dipastikan dengan pola makan seperti ini tubuh akan mengalami kenaikan berat badan.

Pada dasarnya yang menyebabkan orang jadi makin gemuk itu sangat sederhana, yaitu lebih banyak mengkonsumsi makanan dibanding dengan yang diolah oleh tubuh menjadi tenaga.

Inilah Cara Agar Puasa Anda Berjalan Lancar Sekaligus Mengumpulkan Pahala

Aturan Makan Saat Puasa

Akan lebih baik bila porsi makan diatur. Ada banyak ahli kesehatan yang menyarankan pola makan saat sahur dan berpuka puasa sebagai berikut:

1. Saat Sahur

  • Demi mempertahankan kadar gula darah tetap stabil selama berpuasa serta menjaga agar tidak mudah merasa lapar, ada baiknya ketika sahur pilih makanan yang dapat bertahan lama di tubuh. Hal ini tidak berlaku ketika berbuka ya.
  • Asupan gizi sebaiknya diperhatikan agar seimbang antara jumlah karbohidrat, protein, dan lemak-nya. Sebaiknya jangan berkurang ataupun berlebihan.
  • Hindari gorengan. Akan lebih baik bila di steam atau kukus. Gorengan hanya akan menyebabkan kita mudah haus.
  • Lebih baik, pilih nasi beras merah. Jenis nasi ini memiliki asupan karbohidrat kompleks yang bagus untuk menjaga kestabilan kadar gula darah.
  • Hidangkan kudapan manis seperti buah-buahan yang sangat baik untuk asupan sumber gula alami. Tujuanya untuk menjaga kadar gula darah sekaligus juga sebagai sumber karbohidrat dan serat alami yang bagus untuk menjaga Anda tetap merasa kenyang.
  • Beberapa pakar kesehatan menyarankan untuk santapan ketika sahur sebaiknya memilih buah, bukan jus buah. Sebab mengkonsumsi buah secara langsung berarti menjaga karbohidrat yang terkandung di dalamnya bisa diserap tubuh secara perlahan-lahan. Hal ini juga membantu tubuh menjaga kadar gula darah stabil seharian.
  • Air putih itu penting. Sekalipun dalam buah telah mengandung banyak air. Tetapi anda sebaiknya minum paling tidak 4 gelas air putih demi menjaga tubuh agar tidak dehidrasi.
  • Setelah makan sahur sebaiknya dan sangat dianjurkan untuk tidak langsung tidur lagi. Tujuanya agar makanan yang anda cerna bisa disepa oleh tubuh dan diproses secara sempurna. Jika anda langsung tidur setelah makan sahur, asam lambung akan naik, hal demikian justru akan menyebabkan berbagai ganggunaan pencernaan. Sebut saja mulas, kembung, ataupun semacamnya.

Cara Merubah Pola Hidup Menjadi Lebih Sehat Memanfaatkan Puasa Ramadhan

2. Saat Berbuka

  • Begitu tiba saat berbuka buasa, jangan lakukan ajang balas dendam dengan mengkonsumsi semua makanan. Apalagi langsung menyantap makanan dengan porsi yang besar. Lebih baik menyantap makanan yang manis-manis sebagai mana yang diajarkan oleh Rasulullah. Kita bisa membuat kudapan manis berupa kolak, es sirup, dan semacamnya. Bisa pula dengan menyantap kurma.
  • Hanya saja, kolak itu banyak mengandung santan. Lalu sirup banyak mengandung gula buatan. Jadi lebih baik bila pilih menyantap jus buah saja sebagai asupan gula alami. Mengapa perlu yang manis? Sebab saat berbuka tubuh sudah kehilangan kadar gula darah dalam kondisi yang sangat rendah, sehingga harus segera dinaikkan kembali salah satu cara terbaiknya adalah dengan konsumsi makanan atau minuman manis.
  • Untuk buah-buahan, pilihlah melon, semangka, jeruk, blewah, timun mas, mangga, dan lainya. Jika pada saat sahur lebih baik disantap secara langsung, maka ketika berbuka lebih baik dihidangkan dalam bentuk jus. Sebab saat berbuka tubuh tidak perlu menyimpan kandungan buah terlalu lama dalam tubuh.
  • Sebaiknya lengkapi jus buah dengan sedikit kurma. Bisa empat sampai enam buah kurma sebagaimana yang diajarkan.

  • Setelah menyantap jus buah sehat dan kurma, sebaiknya jangan langsung makan makanan berat terlebih dahulu. Sebab lambung anda masih dalam proses pembiasaan. Setelah seharian kosong, tentu lambung perlu penyesuaian terlebih dahulu.
  • Anda bisa menunaikan ibadah sholat maghrib terlebih dahulu. Setelah sholat maghrib baru berbuka dengan menu utama sebagaimana menu makan malam sehari-hari. Yang terpenting jangan berlebihan ya, sebab kalau berlebihan kemungkinan besar akan menyebabkan anda mengantuk. Ingat, anda masih harus menjalankan ibadah shalat Isya dan Tarawih setelahnya.

Begitu kira-kira yang banyak dianjurkan oleh para ahli terkait dengan pola makan yang sebaiknya anda lakukan ketika menjalankan ibadah puasa. Sebenarnya yang berbeda dari puasa dan bukan adalah waktu makan kita saja yang berbeda.

 

3. Salah Mengkonsumsi Minuman

Selain salah dalam mengkomsumsi makanan selama menjalankan ibadah puasa sehingga berakibat tubuh semakin gemuk, minuman juga bisa menjadi penyebabnya. Terutama bila kita mengkomsumsi minuman yang kurang sehat.

Misalnya minum minuman dari sirup yang umumnya banyak mengandung gula buatan. Atau bisa juga minum minuman yang banyak mengandung santan. Akan lebih baik bila anda memilih mengkonsumsi beberapa minuman sehat selama berpuasa. Ingat juga untuk memperhatikan konsumsi air putih anda.

Jalani puasa sehat! Siapkan menu sahur dan berbuka yang menyehatkan. Klik disini untuk selengkapnya..

4. Penurunan aktivitas fisik

Penyebab berikutnya yang bisa jadi alasan mengapa tubuh anda semakin gemuk setelah menjalankan ibadah puasa Ramadhan selama sebulan adalah karena adanya penurunan aktivitas fisik.

Memang tidak bisa dipungkiri bahwa saat berpuasa tubuh akan mudah lemas. Lalu kemudian menyebabkan kita semakin malas dalam menjalankan berbagai aktivitas fisik. Belum lagi ditambah rasa ngantuk yang sangat mudah sekali melanda anda. Padahal perlu anda ketahui, tanpa aktivitas fisik yang layak, tubuh akan kesulitan mengontrol berat badan.

Apalagi kalau ketika sahur kita mengkonsumsi makanan dengan kalori dan karbohidrat berlebih, tetapi tidak diimbangi dengan aktivitas fisik. Maka hampir bisa dipastikan pada saat lebaran tubuh anda akan semakin gemuk.

Solusi: lebih baik lakukan aktivitas fisik sebagai mana bila anda tidak berpuasa. Biarkan kalori yang ada dalam tubuh anda dimetabolisme menjadi energi. yang terpenting aktivitas fisik anda tidak berlebihan sehingga bisa membuat anda cidera atau dehidrasi.

5. Kurang tidur

Maksudnya adalah kurang tidur di malam hari. Ingat, waktu tidur terbaik adalah di malam hari. Tidur di siang hari juga penting, tetapi dengan porsi yang tidak berlebihan dan di waktu yang tepat.

Berbagai penelitian menunjukkan kalau orang yang kurang tidur di malam hari cenderung mengalami kenaikan berat badan. Sama juga dengan orang yang berlebihan tidur di siang hari. Kekurangan tidur di malam hari bisa berpengaruh pada hormon yang berperan mengatur metabolisme tubuh sekaligus juga kontrol nafsu makan. Yaitu hormon yang dinamakan hormon leptin.

Hormon leptin memiliki berfungsi menghasilkan rasa lapar dan juga membantu mengatur nafsu. Ketika hormon leptin terlalu tinggi, maka tubuh akan mengalami gangguan terkait persepsi rasa kenyang. Tubuh salah mendeteksi. Tubuh bisa mereka terus merasa lapar walaupun kita telah mengkonsumsi makanan banyak. Akibatnya anda akan menjadi sering ngemil terutama pada malam hari sebelum tidur.

Aturan Tidur Saat Puasa:

  • Selain menjalankan ibadah puasa, ada satu kesunahan yang sangat dianjurkan ketika bula ramadhan. Yaitu menjalankan ibadah sholat tarawih. Tentu anda tidak ingin melewatkanya bukan? Dengan menjalankan ibadah sholat tarawih, tentu waktu istirahat anda harus dilakukan lebih dari jam 8 malam. Nah buat yang punya aktivitas jalan-jalan dimalam hari, sebaiknya selama puasa tidak dijalankan dulu saja. Lebih baik segera istirahat agar tubuh segar saat bangun tidur.
  • Sempatkanlah untuk istirahat atau tidur setelah anda melakukan sahur agar tidak mengantuk saat puasa. Hanya saja tidurnya harus menggunakan aturan. Jangan langsung tidur begitu anda selesai sahur.
  • Sebaiknya anda jalankan sahur diakhir waktu. Misalnya anda sahur jam 3.15 (tergantung wilayah anda) setelah selesai sahur tunggulah waktu shalat Subuh tiba. Setelah anda melakukan sholat subuh, kemungkinan anda masih punya waktu untuk istirahat selama dua jam sebelum berangkat kerja. Tidurlah.
  • Hal tersebut penting untuk anda lakukan untuk menjaga agar Anda tidak mengantuk ketika anda menjalankan ibadah puasa di siang hari saat berkendaran. Penting juga untuk menjaga kondisi tubuh agar tidak mengantuk selama di kantor.
  • Cobalah untuk tidur siang saat istirahat. Meskipun waktu istirahat anda kemungkinan hanya 1 jam dan itupun harus dikurangi dengan waktu sholat, anda tetap ada baiknya bila meluangkan waktu untuk tidur sejenak. Misalnya cukup 5 menit saja untuk tidur siang. Efeknya akan sangat berpengaruh luar biasa untuk tubuh Anda. Anda akan merasakan tubuh dalam keadaan kembali segar setelah istirahat di siang hari.

Yang paling penting memang tidur malam. Bila anda bisa meluangkan waktu setelah sholat tarawih langsung tidur, itu artinya anda sudah mendapatkan waktu tidur lebih dari 6 jam. Itu sudah masuk kategori tidur yang normal. Normalnya seseorang butuh tidur antara 6 – 8 jam untuk tidur berkualitas.

6. Langsung tidur setelah sahur

Telah disinggung di atas, bahwa langsung tidur setelah sahur itu tidak baik. Termasuk bisa menyebabkan tubuh anda semakin gemuk. Lebih baik, setelah makan sahur jangan tidur dulu. Tunggulah waktu sholat subuh terlebih dahulu. Setelah itu anda baru bisa lanjutkan tidur anda.

 

7. Terlalu Banyak Makan Manis

Anjuranya memang saat berbuka mendahulukan makan makanan manis. Tetapi dengan catatan tidak anda lakukan secara berlebihan. Tidak pula terlalu banyak mengkonsumsi makanan manis saat sahur.

Makanan manis memang dengan cepat akan mengembalikan energi yang hilang. Itulah kenapa ia bagus dikonsumsi begitu waktu buka tiba. Tetapi ingat, tidak ada alasan untuk mengkonsumsi makanan manis secara berlebihan. Makanan manis dengan kadar gula yang tinggi dan dikonsumsi secara berlebihan hanya akan menyebabkan tumpukan kalori.

Makanan manis juga tidak cocok dikonsumsi ketika sahur. Sebab makanan manis tidak membuat anda kenyang. Justru anda akan cepat lapar. Itulah kenapa ketika berbuka tidak dianjurkan menumpuk makanan manis dengan makanan lain dengan jumlah kalori yang berlebihan. Misalnya mengkonsumsi kolak pisang, es campur, ditambah nasi padang dalam satu waktu.

Mengkonsumsi buah di bulan puasa ? berikut 4 manfaatnya

8. Pola Makan yang Keliru

Penyebab berikutnya yang bisa menyebabkan anda jadi gemuk padahal berpuasa adalah pola makan yang keliru. Beberapa dari kita kemungkinan akan coba makan sebanyak banyaknya ketika sahur dengan alasan agar tidak mudah lapar. Padahal lapar itu tidak ditimbulkan dari sedikit banyaknya makanan yang kita konsumsi. Melainkan kandungan yang ada dalam makanan tersebut dan juga aktivitas yang kita lakukan.

Sebaiknya: ketika sahur, konsumsilah makanan yang mengandung tinggi energi dengan protein yang rendah lemak. Sedang untuk berbuka pilihlah makanan yang mengandung tinggi glukosa, fruktosa, dan sukrosa. Beberapa jenis makanan tersebut misalnya kurma, pepaya, pisang, dan semangka.

Bila setelah anda mengkonsumsi makanan berat seperti nasi dan lauk pauk, tetapi kemudian di malam hari anda masih merasa lapar. Lebih baik jangan mengkonsumsi makanan berat lagi. Ada baiknya anda konsumsi buah saja. Sembari jangan lupakan kewajiban anda untuk tetap minum air sebanyak 8 gelas setiap hari, ya.

9. Ajang Balas Dendam

Setelah seharian lapar, kemungkinan banyak diantara kita yang berfikir: “nanti ketika buka akan ku makan semua makanan yang ada di atas meja”. Padahal yang baik tidaklah demikian. Justru jika itu anda lakukan, efeknya ada pada tubuh anda.

Puasa itu baik untuk detoksifikasi tubuh. Dengan catatan dijalankan dengan baik dan benar. Tetapi sayangnya, banyak diantara kita yang menjadikan puasa sebagai ajang balas dendam. Wajar sih, namanya juga setelah seharian menahan lapar dan haus, maka tidak mengherankan bila kemudian berbagai makanan dan minuman masuk semua kedalam tubuh dengan sesegera mungkin. Mulai dari gorengan, sirup, kolak, hingga menu utama dilahap tanpa henti.

Faktanya: menurut ahli gizi, bila anda terlalu banyak mengkonsumsi minuman manis, hanya akan menumpuk kalori dalam tubuh. Padahal seharusnya anda membagi kebutuhan kalori untuk diri anda.

Misalnya rata-rata seseorang membutuhkan 2.000 kalori sehari. Maka anda bisa memenuhinya dengan membaginya menjadi beberapa bagian. Misalnya sahur sebanyak 40%, lalu berbuka 50%, dan sisanya anda penuhi dari camilan sehat selesai salat tarawih.

Pentingnya Berbuka Puasa dengan Buah! Siapkan menu berbuka puasa anda disini..

10. Jarang Berolahraga

Puasa bukan alasan tidak melakukan olahraga atau justru malah malas-malasan. Tanpa olahraga, apa yang anda konsumsi pada saat olahraga bisa saja tidak diubah menjadi energi oleh tubuh dan menyebabkan tubuh menjadi gemuk.

Hanya saja, anda harus tetap memilih jenis olahraga yang tepat. Sebab jika anda salah berolahraga, bisa saja anda mengalami dehidrasi dan puasa yang anda jalankan menjadi sangat berat. Bisa jadi pula anda tidak kuat menjalankan ibadah puasa.

Jenis Olahraga Saat Puasa

Jika dilakukan dengan benar, olahraga memungkinkan tubuh dalam keadaan tetap prima. Ketika berpuasa, kita bisa melakukan olahraga ringan demi menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Yang terpenting anda tepat dalam memilih berbagai jenis olahraga saat puasa, berikut beberapa diantaranya:

  • Jogging/Treadmill Ringan. Tidak perlu diforsir, cukup lakukan jogging ringan selama 20-30 menit demi menjaga kebugaran tubuh saat berpuasa. Intensitas joggingnya juga tidak boleh berlebihan agar anda tidak dehidrasi yang berlebihan.
  • Bersepeda juga bisa jadi pilihan tepat. Anda bisa bersepeda di pagi hari setelah subuh. Lakukan sekitar 45 menit demi menjaga kebugaran tubuh. Jika dihitung, bersepeda selama 45 menit bagi wanita bisa membakar sekitar 300 kalori, dan untuk pria bisa membakar 350 kalori.
  • Bowling bisa jadi permainan yang tepat untuk anda selama menjalanan ibadah puasa. Jenis olahraga ini sangat tepat anda lakukan saat menunggu waktu berbuka puasa untuk tetap menjaga keseimbangan tubuh agar stamina anda tetap terjaga.
  • Renang bisa jadi olahraga yang tepat untuk membakar kalori dan bisa jadi pilihan tepat saat berpuasa. Anda bisa melakukan renang selama ± 30 menit. Hanya dengan berenang selama 30 menit sudah terbukti mampu membakar 360 kalori untuk wanita dan 420 kalori untuk pria. Yang penting hati-hati jangan sampai air masuk ke dalam mulut yang bisa saja membatalkan puasa.
  • Jalan Cepat. Jalan cepat bisa anda lakukan kurang lebih selama 30 menit dalam sehari. Anda bisa lakukan di pagi hari atau menjelang berbuka. Jalan cepat bisa berguna untuk menjaga keseimbangan tubuh saat berpuasa.
  • Kalau mau bersantai dengan olahraga, anda bisa pilih yoga. Aktivitas yang satu ini terbukti bisa mempercepat proses detoksifikasi di dalam tubuh. Anda bisa pilih melakukan aktivitas yoga pada tempat yang tenang dengan udara yang sejuk.
  • Naik Turun Tangga. Kalau anda malas keluar rumah, tak ada salahnya lakukan aktivitas naik turun tangga. Cukup lakukan selama ± 10 menit dan sudah bisa menurunkan kalori sebesar 178 kalori.

Apapun jenis olahraga pilihan anda selama berpuasa yang terpenting tidak anda lakukan secara berlebihan.

Jadikan Momen Puasa untuk Hidup Sehat & #berbagisehat. Mari #berbagisehat !

Tips Menjaga Berat Badan Selama Puasa

Sebuah studi yang dilakukan oleh University of Medical Sciences membuktikan bahwa berpuasa selama Ramadhan rata-rata bisa menurunkan berat badan cukup signifikan. Untuk pria sekitar 1,5 kilogram dan untuk wanita 0.9 kilogram. Dengan catatan dilakukan dengan cara yang benar. Beberapa cara yang dianjurkan tersebut adalah:

  1. Minum air yang cukup

Lebih dari 70 persen tubuh tersusun dari air. Itulah kenapa air sangat penting peranannya untuk tubuh. Selama berpuasa, anda tetap harus memenuhi kebutuhan air harian anda. Lakukan saat sahur dan berpuka. Konsumsi air yang cukup juga sangat baik untuk menjaga berat badan.

  1. Hindari makan gorengan, makanan asin, dan makanan tinggi gula

Makanan-makanan yang digoreng, mengandung terlalu banyak garam atau gula tinggi memang nikmat disantap. Tetapi ada baiknya bila tidak anda konsumsi secara berlebihan. Sebab makanan-makanan ini terbukti membuat anda kerepotan pada puasa di hari berikutnya.

Selain itu, makanan berlemak dan begula tinggi bisa mempengaruhi berat bada. Selain itu juga menjadi penyebab anda lesu dan mudah lemah. Makanan asin pun sama buruknya. Bisa menyebabkan anda cepat haus.

  1. Penuhi kebutuhan vitamin dan mineral

Jenis Vitamin dan mineral yang sangat penting untuk dipenuhi selama berpuasa adalah vitamin C dan zinc. Kedua jenis vitamin ini penting untuk membantu tubuh beradaptasi dengan perubahan gaya hidup yang anda lakukan selama berpuasa. Selain itu, keduanya juga baik untuk menjaga sistem kekebalan tubuh.

Beberapa jenis makanan yang mengandung vitamin C misalnya mangga, pepaya, melon, brokoli, jeruk, kembang kol, dan tomat. Untuk zinc bisa anda dapatkan dari daging sapi, bayam, daging ayam, dan berbagai macam makanan laut.

  1. Berhenti merokok dan minum kopi

Rokok dan kopi bukanlah sesuatu yang bagus untuk anda nikmati selama berpuasa. Apalagi menjadikan kopi dan rokok teman sahur anda. Lebih baik hindari untuk kesehatan dan kebaikan tubuh anda.

  1. Makan Sahur

Beberapa orang ternyata memutuskan puasa tanpa makanan saat sahur. Jangan ditiru, itu bukanlah kebiasaan yang baik. Hanya minum saat sahur sama artinya anda tidak memenuhi hak tubuh untuk mendapatkan energi. lebih baik, sahur dan makan makanan yang mengandung karbohidrat kompleks.

  1. Berbuka dengan makanan secukupnya

Selain menghindari langsung berbuka dengan makanan yang berat. Ada baiknya bila anda berbuka dengan makanan secukupnya saja. Anda bisa mulai dengan air putih beberapa teguk, lalu sedikit makanan manis. Baru setelah minimal setengah jam atau satu jam lanjutkan dengan makan besar.

  1. Hindari makan di malam hari

Demi menjaga berat badan anda tetap stabil dan cenderung turun ketika berpuasa, hindari makan malam setelah berbuka. Hindari pula minum kopi dan soda yang mungkin akan menyebabkan anda sulit tidur. Lebih baik minum air mineral saja.

7 Cara Agar Tidak Dehidrasi Saat Puasa

Dengan begini, semoga puasa anda semakin berkah dan memberikan efek sehat bagi tubuh anda. Selama menjalankan ibadah puasa bagi yang menunaikanya. Salam


Beri tahu teman-teman Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat