Punya Masalah Dengan Jerawat? Tangani Dengan 3 Hal Ini!

Beri tahu teman-teman Anda

Jerawat merupakan salah satu masalah yang tentunya menggangu, karena akan membuat seseorang menjadi tidak pede. Sahabat tau gak sih, selain menggunakan obat ada hal lain yang bisa membantu mengurangi dan mengobati jerawat. Yuk simak penjelasannya!

punya-masalah-dengan-jerawat

Halo, Sahabat Sehat!

Salah satu penyakit kulit yang selalu mendapat perhatian bagi banyak orang khususnya wanita adalah jerawat atau dalam bahasa medisnya disebut acne vulgaris. Penyakit ini tidak fatal, tetapi cukup merisaukan karena berhubungan dengan menurunnya kepercayaan diri akibat berkurangnya keindahan wajah yang menderitanya. 

Ini merupakan kelainan folikuler umum yang mengenai folikel pilosebae (folikel rambut) yang rentan dan paling rentan dan paling sering ditemukan didaerah muka, leher, serta badan bagian atas. Acne ditandai dengan komedo tertutup (Whitehead), komedo terbuka (Blackhead), papula, pustula nodus, dan kista.

Faktor Penyebab Jerawat

Penyebab pasti timbulnya acne belum diketahui namun acne yang terjadi pada usia pubertas dipengaruhi oleh beberapa faktor risiko yaitu: meningkatnya kadar hormon androgen, penggunaan komestik, stress, personal hygiene yang buruk dan pola tidur yang tidak baik seperti tidur larut malam.

Adapun berbagai faktor penyebab acne sangat banyak (multifactor), antara lain: genetic, endokrin, faktor makanan, keaktifan kelenjar sebasea sendiri, faktor psikis, iklim, infeksi bakteri.

Selama masa pubertas, tubuh memproduksi lebih banyak hormon yang disebut faktor pertumbuhan mirip insulin (IGF-1). Beberapa penelitian mengatakan bahwa IGF-1 dapat meningkatkan sebum dan memperburuk gejala jerawat. 

Beberapa makanan yang kita konsumsi berisiko meningkatkan kadar IGF-1. Menghindari makanan pemicu peningkatan kadar IGF-1 dapat membantu memperbaiki gejala jerawat dan membantu mencegah munculnya jerawat.

3 Hal Untuk Menangani Jerawat

#1 Hindari konsumsi makanan ini!

  • Susu 

Susu dapat menyebabkan peningkatan hyperinsulinemia yang menyebabkan peningkatan konsentasi yang menyebabkan konsentrasi IGF-1 yang menyebabkan keparahan jerawat. Kandungan lemak pada susu juga dapat menyebabkan timbulnya jerawat. Faktor lain seperti protein susu yang ada didalam susu skim dapat menyebabkan peningkatan komedo.

  • Coklat 

Mengonsumsi coklat dapat memperburuk gejala jerawat. Efek ini kemungkinan besar disebabkan oleh kandungan gula coklat yang tinggi. Namun, ada penelitian yang meneliti coklat tanpa pemanis yang diberikan pada pria muda, ternyata menghasilkan dampak buruk terhadap gejala jerawat.

  • Makanan dengan Indeks Glikemik (GI) tinggi 

Makanan dengan nilai GI tinggi diantaranya adalah roti putih, corn flakes, cereals instans, makanan yang diolah dengan tinggi gula. Konsumsi makanan dengan kandungan GI tinggi dapat mendukung tingkat keparahan jerawat. Sebaliknya, jika Anda mengurangi konsumsi makanan ini bisa mempercepat proses pengobatan jerawat. 

#2 Tingkatkan konsumsi ini untuk penyembuhan jerawat 

  • Omega-3 

Asam lemak omega-3 diyakini bermanfaat dalam mengurangi perkembangan jerawat. Tak hanya itu, penelitian telah membuktikan bahwa omega-3 dapat mengurangi keparahan jerawat dengan mengurangi peradangan yang terjadi pada kulit. Omega-3 banyak ditemukan di kedelai, salmon, ikan teri, kacang kenari, alpukat, minyak ikan kod.

  • Vitamin A 

Vitamin A terkenal sebagai fungsi nya untuk menyehatkan mata. Tak hanya untuk mata, ternyata vitamin A ini memiliki hubungan yang sinergis dengan hormon-hormon kulit sehingga memberikan efek positif untuk kesehatan kulit.

Vitamin A alaminya dipercaya mampu mengobati penyakit sistemik ringan, jerawat membandel, penuaan kulit biologis. Vitamin A banyak ditemukan wortel, bayam, selada, paprika merah, jambu biji, pepaya, semangka, mangga, blewah, jeruk bali, markisa (Pappasm 2009).

  • Zinc 

Zinc penting untuk kesehatan kulit. Zinc diketahui membantu mengurangi peradangan dan bekerja melawan jerawat dengan melawan P.Acnes yang merupakan bakteri kulit yang terkait erat dengan perkembangan jerawat. Zinc banyak ditemukan brokoli, paprika, alpukat, daging sapi, almond, kacang merah, kacang tanah, kacang mete, biji wijen, bayam, jamur, bawang putih. 

  • Antioksidan 

Antioksidan merupakan senyawa kimia yang dapat mencegah kerusakan sel tubuh akibat radikal bebas atau oksidan. Singkatnya, antioksidan memiliki efek detoksifikasi yang baik bagi tubuh dan turut bekerja dalam meredakan peradangan.

Terkait dengan hal ini, para pakar menemukan bahwa peradangan akibat proses kimiawi dapat menjadi salah satu penyebab timbulnya jerawat. Karena itulah antioksidan dijadikan salah satu pilihan untuk mencegah timbulnya jerawat.

Antioksidan banyak ditemukan pada buah-buahan seperti apel, anggur, pir, jeruk, pisang, mangga, nanas, pepaya, stoberi, dan juga banyak ditemukan sayuran serta kacang-kacangan seperti brokoli, tomat, ubi merah, bayam, pakcoy, kedelai, almond. 

#3 Detoks untuk Kesehatan Kulit 

Kulit merupakan organ terbesar pada tubuh. Kulit memiliki beberapa fungsi penting, termasuk menyediakan pembatas tahan air yang melindungi tubuh dari kerusakan secara fisik dan infeksi.

Kulit juga merupakan organ pembuangan terpenting yang terdiri dari kelenjar keringat untuk menghilangkan toksin yang mampu larut dalam air dan kelenjar minyak untuk membuang toksin yang mampu larut dalam lemak. Toksin juga terbuang melalui sel-sel kulit mati yang terkelupas. Kulit memegang peran penting dalam detoks. 

Cara melakukan detoks yang mudah adalah dengan mengonsumsi jus atau kita bisa sebut itu “Jus Cleansing”. Jus adalah pembersih terbaik atau cleanser terbaik untuk setiap kondisi.

Sahabat Sehat tidak perlu takut tubuh akan kekurangan selama menjalani detoks. Sebab, seluruh kebutuhan tubuh akan vitamin, nutrisi, kalori dicukupi oleh jus buah dan sayuran. Jus buah dan sayuran mengandung nutrisi vitamin natural dengan tingkat asimilasi tinggi yang membutuhkan sedikit proses pencernaan.

Dengan detoks jus kita mengistirahatkan tubuh kita sejenak, memberikan kesempatan untuk tubuh meregenerasi sel dan jaringan tubuh yang rusak. Ini adalah hal baik untuk memperbaiki permukaan kulit yang radang karena adanya jerawat. 

Detoks bisa menjadi bantuan untuk kamu yang sedang masalah dengan jerawat. Konsumsi makanan yang sehat akan membantu merawat kulit dari dalam.

Detoks dengan buah dan sayur akan sangat bagus untuk merangsang detoksifikasi hati, menyeimbang hormon dan kesehatan kulit secara umum. Buah-buahan juga sangat penting untuk proses detoksifikasi, namun harus hindari konsumsi buah dengan menambahkan gula berlebihan. 

Sebelum memulai detoks untuk membantu menyembuhkan jerawat, mulailah dengan menerapkan pola makan yang baik. Hindari konsumsi bahan-bahan yang sudah disebutkan diatas.

Jika Sahabat Sehat sudah siap, selanjutnya bisa langsung memulai program detoks. IT’s Buah menawarkan program detoks untuk membantu Sahabat Sehat yg punya masalah dengan jerawat.

Baca Juga : Kenali Ini Apa Kamu Termasuk Penderita GERD


Beri tahu teman-teman Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *