Rayakan Lebaran Tanpa Lebar-an Dengan Detox

Beri tahu teman-teman Anda

Salah satu tradisi yang melekat erat pada perayaan Lebaran adalah tradisi makan bersama. Sayangnya, sebagian besar hidangan utama yang disajikan saat Lebaran adalah hidangan yang tinggi akan kalori dan lemak, yang dapat memicu timbulnya berbagai macam penyakit. Simak beberapa tips berikut yuk untuk sehat setelah Lebaran!

Rayakan-Lebaran-Tanpa-Lebar-an-dengan-Detox

Halo, Sahabat Sehat!

Lebaran adalah momen spesial yang paling ditunggu-tunggu oleh umat Islam di seluruh dunia, tidak terkecuali untuk umat Islam di Indonesia. Selain menjadi momen keagamaan, lebaran juga menjadi momen untuk bersilaturahmi dengan keluarga besar, tetangga dan orang-orang terdekat.

Salah satu tradisi yang melekat erat pada perayaan Lebaran adalah tradisi makan bersama. Sayangnya, sebagian besar hidangan utama yang disajikan saat Lebaran adalah hidangan yang tinggi akan kalori dan lemak. Belum lagi tambahan gula dari kue dan minuman manis yang selalu tersedia untuk menemani hidangan utama tersebut.

Jika tidak bisa mengontrol asupan makanan, maka jangan heran jika setelah Lebaran badan juga akan ikut lebar-an.

Jumlah Kalori dan Lemak Menu Khas Lebaran

Melansir artikel halodoc yang telah ditinjau oleh dr. Gabriella Florencia, 4 Mei 2021, berikut perkiraan jumlah kalori dan lemak dalam menu-menu khas Lebaran:

  • Ketupat (Kalori: 144 kkal per 100 gram, Lemak: 0,28 gram per 100 gram)
  • Opor ayam (Kalori: 350 kkal per 100 gram, Lemak: 29,7 gram per 100 gram)
  • Semur daging (Kalori: 221 kkal per 100 gram, Lemak: 16,20 gram per 100 gram)
  • Rendang (Kalori: 193 kkal per 100 gram, Lemak: 7,9 gram per 100 gram)
  • Empal daging (Kalori 248 kkal per 100 gram, Lemak 6,9 gram per 100 gram)
  • Ayam goreng (Kalori: 275 kkal per 100 gram, Lemak: 12,2 gram per 100 gram)
  • Dendeng sapi (Kalori 301 kkal per 100 gram, Lemak: 9 gra per 100 gram)
  • Sambal goreng kentang (Kalori 127 kkal per 100 gram)
  • Kerupuk  udang (Kalori: 447 kkal per 100 gram, lemak: 3,5 gram per 100 gram)
  • Sate ayam (Kalori 466 kkal per 100 gram, Lemak: 3,5 gram per 100 gram)

Cara Menghitung Kebutuhan Kalori Harian

Setiap orang memiliki jumlah kebutuhan kalori harian yang berbeda-beda, tergantung pada jenis kelamin, usia, berat badan, tinggi badan dan aktivitas yang dilakukan sehari-hari.

Asupan kalori yang cukup sangat dibutuhkan untuk menjaga agar organ dan sel tubuh dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Asupan kalori yang terlalu rendah menyebabkan tubuh kekurangan energi dan dapat mengganggu keseimbangan fungsi tubuh.

Sedangkan asupan kalori yang berlebih dapat meningkatkan kadar lemak di dalam tubuh yangi bisa berujung pada berbagai penyakit seperti obesitas, kolesterol, penyumbatan pembuluh darah, sakit jantung dan lain-lain.

Jumlah energi atau kalori yang dibutuhkan tubuh dapat diketahui dengan menghitung tingkat metabolisme basal atau basal metabolic rate (BMR). Melansir artikel alodokter yang telah ditinjau oleh dr. Meva Nareza, 19 Juni 2020, berikut adalah cara untuk menghitung BMR dengan Rumus Harris-Benedict:

  • Untuk pria: (88,4 + 13,4 x berat badan dalam kilogram) + (4,5 x tinggi badan dalam centimeter) – (5,68 x usia dalam tahun)
  • Untuk wanita: (88,4 + 13,4 x berat badan dalam kilogram) + (4,5 x tinggi badan dalam centimeter) – (5,68 x usia dalam tahun)

Hasil perhitungan BMR kemudian dikalikan dengan angka aktivitas harian yang berkisar antara 1,2-1,9. Semakin banyak aktivitas yang dilakukan maka semakin tinggi pula angka aktivitas hariannya.

Kunci untuk menjaga berat badan terletak pada keseimbangan asupan kalori tersebut, jika Anda ingin menurunkan berat badan maka Anda perlu membakar lebih banyak kalori daripada yang Anda konsumsi. Sebaliknya, jika Anda ingin menambah berat badan maka anda bisa meningkatkan asupan kalori melebihi jumlah kalori yang Anda bakar.

Tips Untuk Menurunkan Berat Badan Setelah Lebaran

Jika Anda ingin merayakan Lebaran tanpa harus pusing menghitung kalori, berikut adalah tips-tips yang Anda bisa lakukan untuk menurunkan berat badan setelah lebaran

  • Lakukan aktivitas yang dapat mengeluarkan keringat

Setelah mengkonsumsi banyak makanan saat Lebaran, Anda bisa membakar kelebihan kalori dengan melakukan aktivitas yang dapat mengeluarkan keringat, seperti beres-beres, jogging di pagi hari, stretching, lompat tali, jalan sore di sekitar rumah dan lain-lain. 

  • Perbanyak minum air putih sebelum makan

Minum air putih sebelum makan dapat membantu mengontrol nafsu makan dan mengurangi jumlah kalori yang dikonsumsi. Studi dalam jurnal Acta Physiologica yang dikutip VOI menemukan bahwa 50 keluarga yang minum setengah liter air sebelum makan mengalami penurunan berat badan, lemak tubuh, dan indeks massa tubuh. Selain itu minum air putih juga dapat mengurangi risko sembeli dan membantu pergerakan usus secara teratur.

  • Tidur yang cukup

Tidur sering kali dianggap sebagai hal yang sepele, padahal tidur termasuk faktor penting yang memiliki dampak pada berat badan. Menurut penelitian yang diterbitkan dalam Annals of Internal Medicine, tidur selama 8,5 jam atau minimal 5,5 jam di malam hari diimbangi dengan asupan kalori yang cukup dapat secara signifikan membantu penurunan berat badan.

  • Lakukan Detox

Setiap hari tubuh akan melakukan detoksifikasi atau detox secara alami untuk membuang racun yang menumpuk di  organ-organ tubuh. Namun terkadang detox tambahan perlu dilakukan untuk meringankan kinerja organ-organ tubuh dan membuat proses detox alami menjadi lebih optimal. Detox dapat meningkatkan metabolisme, mempercepat pembakaran kalori dan membantu mencapai hasil maksimal ketika berolahraga. 

Detox Everfit adalah paket cold pressed juice untuk detox lengkap dari IT’s Buah. Paket ini terdiri dari 2 Days Persiapan Before Detox, 3 Hari Detox, 6 Days Maintenance After Detox dan Meal Plan.

Cold Pressed Juice dari IT’s Buah disajikan dalam bentuk botol ukuran 350ml dan tersedia dalam berbagai varian, diantaranya adalah Daily Detox, Very Veggie, Green Mint Punch, Tropical Lust dan Diet Your Body yang bisa disesuaikan dengan berbagai kebutuhan.

Cold pressed juice adalah perpaduan berbagai sayur dan buah tertentu yang diramu dalam proses peristaltic sehingga menghasilkan jus murni tanpa tambahan air dan gula. Cold Pressed juice berbeda dengan juice biasa karena mengandung lebih banyak vitamin & mineral dan bisa disimpan dengan lebih lama. 

Dengan mengonsumsi cold pressed juice, Anda akan mendapatkan banyak sekali manfaat, seperti terjaganya asupan nutrisi, penurunan berat badan, pembakaran lemak dan metabolisme tubuh yang optimal serta turunnya resiko terserang penyakit-penyakit yang disebabkan oleh pola makan yang kurang sehat.

Setelah membaca artikel diatas, semoga Anda bisa merayakan lebaran dengan lebih santai tanpa mengkhawatirkan berat badan. Selamat merayakan hari Lebaran tanpa lebar-an!

Baca Juga : Pulihkan Energi Setelah Puasa Dengan Tropical Lust


Beri tahu teman-teman Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *