Seledri : Manfaat, Kandungan Gizi, & Resep

Beri tahu teman-teman Anda

Sebelum populer sebagai pelengkap masakan, seledri sudah lebih dahulu dikenal sebagai tanaman obat. Dengan pengolahan yang tepat, manfaat dan kandungan seledri mampu memberikan manfaat optimal bagi tubuh. Simak selengkapnya dibawah ini yuk!

Seledri

Halo, Sahabat Sehat!

Tanaman Seledri (Apium graveolens L.) adalah sayuran yang dapat ditemukan di menu-menu masakan Indonesia, terutama di makanan berkuah. Seledri umumnya digunakan sebagai penyegar makanan dan penyedap rasa alami.

Sebelum populer sebagai pelengkap masakan, seledri lebih dulu dikenal sebagai tanaman obat. Pada abad pertengahan, seledri digunakan untuk menenangkan saraf dan membuat tidur lebih nyenyak. Sayuran ini kemudian mulai digunakan sebagai bahan masakan sejak abad ke-16. 

Artikel ini membahas tentang jenis-jenis seledri, manfaat, kandungan nutrisi, dan resep untuk mengolah seledri agar lebih sehat untuk dikonsumsi.

Baca Juga : Sayur Sawi : Manfaat, Kandungan Gizi, & Resep

Jenis-Jenis Seledri di Indonesia

Berikut ini adalah beberapa jenis seledri berdasarkan bentuk pohonnya:

#1. Seledri Daun 

Jenis seledri yang satu ini yang banyak ditanam di Indonesia. Seledri daun (A. graveolens var. secalinum) memiliki lingkar batang yang lebih kecil daripada seledri potong. Bagian yang dipanen dari seledri daun adalah bagian daun dan batangnya. 

#2. Seledri Potong

Mempunyai tangkai yang tebal dan renyah, Seledri potong (A. graveolens var. dulce) juga mempunyai rasa yang lebih manis dan segar dibanding jenis seledri lain, sehingga sering dijadikan campuran salad. Bagian yang dipanen dari seledri potong adalah bagian batangnya. 

#3. Seledri Umbi

Seledri umbi (A. graveolens var. rapaceum) adalah jenis seledri yang mempunyai umbi.  Bagian yang biasa dipanen dari seledri umbi adalah bagian daun dan umbinya. Umbi seledri daun dapat tumbuh hingga diameter 10-14 cm. 

Baca Juga : Buah Nanas : Manfaat, Kandungan Gizi, & Resep

Manfaat Seledri

Seledri

Seledri sudah digunakan sebagai tanaman obat sejak abad pertengahan. Sayuran yang berasal dari Timur Tengah ini mempunyai kandungan nutrisi yang dapat memberikan berbagai manfaat untuk tubuh. Berikut adalah beberapa manfaat seledri yang perlu Anda ketahui:

#1. Seledri sebagai pilihan menu diet

Kunci untuk menjaga berat badan terletak pada keseimbangan asupan kalori. Seledri merupakan salah satu sumber makanan rendah kalori yang juga mengandung banyak serat.

Mengonsumsi makanan kaya serat akan membuat Anda merasa kenyang lebih lama. Selain itu kandungan vitamin dalam seledri dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Anda dapat menggunakan seledri potong yang lebih manis dan menyegarkan sebagai pilihan alternatif menu program diet.

#2. Membantu mengobati penyakit Hipertensi

Penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi seringkali tidak menimbulkan gejala. Jika tidak diobati, hipertensi bisa berujung ke penyakit yang lebih serius seperti penyakit jantung dan stroke. Mengontrol asupan makanan adalah salah satu cara untuk menurunkan tekanan darah.

Penelitian yang dilakukan Universitas Muhammadiyah Kudus menunjukkan bahwa kandungan zat phthalates pada seledri mampu mengendurkan jaringan otot dalam dinding arteri untuk meningkatkan aliran darah dan menurunkan tekanan darah.

Pada penelitian tersebut, pasien hipertensi menunjukan penurunan tekanan darah yang signifikan setelah mengonsumsi jus seledri. Selain itu seledri juga mengandung magnesium dan kalium, yang dapat mengontrol tekanan darah.

#3. Mengurangi risiko kanker

Seledri mengandung senyawa lutein yang memiliki sifat anti kanker. Sebuah riset menunjukan bahwa lutein dapat mencegah penyebaran sel kanker dan menginduksi kematian sel. Lutein juga mampu meruntuhkan pertahanan sel kanker, sehingga membantu pengobatan kanker menjadi lebih efektif. 

#4. Melindungi kulit dari sinar UV

Paparan sinar ultraviolet yang berlebihan dapat membuat kulit menjadi kusam. Senyawa lutein dan zeaxanthin pada seledri mempunyai sifat antioksidan yang dapat membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat terpapar sinar ultraviolet.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat, lutein dan zeaxanthin dapat memperbaiki dan meratakan rona kulit secara signifikan. Selain itu, lutein dan zeaxanthin juga mampu melindungi sel kulit dari penuaan dini dan menurunkan risiko tumor akibat sinar UV.

Baca Juga : Buah Naga : Manfaat, Kandungan Gizi, & Resep

Kandungan Nutrisi Seledri

Seledri

Berikut adalah kandungan nutrisi yang terdapat per 100 gram seledri segar:

  • Kalori: 14 kcal
  • Protein: 0.69 gram
  • Karbohidrat: 2.97 gram
  • Lemak: 0.17 gram
  • Serat: 1.6 gram
  • Gula: 1.34 gram
  • Kalsium (Ca): 40 mg
  • Zat Besi (Fe): 0.2 mg
  • Magnesium (Mg): 11 mg
  • Fosfor (P): 24 mg
  • Kalium (K): 260 mg
  • Natrium (Na): 80 mg
  • Vitamin A: 22 µg
  • Vitamin B6: 0.074 mg
  • Vitamin C: 3.1 mg
  • Vitamin E: 0.27 mg
  • Vitamin K: 29.3 µg
  • Folat: 36 µg
  • Lutein + zeaxanthin: 283 µg
  • Beta karotin: 270 µg

Baca Juga : Buah Apel : Manfaat, Kandungan Gizi, & Resep

Resep Seledri untuk Kesehatan

Seledri

Berikut beberapa cara mengolah seledri agar Anda bisa mempertahankan kadar nutrisinya:

#1. Seledri segar tanpa dimasak

Mengonsumsi seledri segar tanpa dimasak adalah salah satu cara untuk mendapatkan nutrisi seledri secara utuh. Sebelum dikonsumsi, seledri harus dicuci bersih untuk menghilangkan bakteri atau kuman yang menempel. Anda dapat mencoba mengoleskan selai kacang pada batang seledri atau menjadikan seledri segar sebagai campuran salad.

#2. Merebus Seledri

Anda dapat merebus seledri dan menambahkannya ke dalam sop atau menu berkuah lainnya. Untuk menjaga kandungan nutrisi agar tetap terjaga, seledri sebaiknya jangan direbus terlalu lama. Selain itu, air hasil rebusan daun seledri juga diyakini dapat membantu membersihkan ginjal.

#3 Cold-Pressed Juice Seledri

Cold-pressed juice adalah jus yang diperoleh dengan menggunakan proses peristaltic sehingga menghasilkan jus murni tanpa tambahan air dan gula. Cold-Pressed juice berbeda dengan juice biasa karena mengandung lebih banyak vitamin & mineral dan bisa disimpan dengan lebih lama. Mengolah seledri dengan cara seperti ini akan membuat nutrisi dalam seledri tetap terjaga. 

Kesimpulan

Seledri mengandung beta karoten, folat, lutein, zeaxanthin, vitamin A, vitamin B6, vitamin C, vitamin E, vitamin K yang bermanfaat untuk tubuh. Selain bernutrisi, seledri juga merupakan makanan rendah kalori dan kaya akan serat sehingga cocok untuk diet. Dengan mengonsumsi seledri Anda dapat mengurangi risiko terkena kanker, menurunkan tekanan darah, melindungi kulit dari sinar UV.

Untuk mendapatkan kandungan nutrisi yang optimal, Anda dapat mengonsumsi seledri segar sebagai cemilan atau sebagai bahan campuran dalam menu berkuah favorit Anda.

Cold-pressed Juice seledri dapat dijadikan pilihan untuk mengkonsumsi seledri dengan cara lebih mudah dan menyegarkan. Hindari memasak seledri dengan suhu tinggi terlalu lama, karena metode tersebut dapat menurunkan nutrisi pada seledri.

Baca Juga : Sayur Bayam : Manfaat, Kandungan Gizi, & Resep


Beri tahu teman-teman Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *