Susah Buang Air Kecil? Atasi dengan 4 Metode Alami

Susah Buang Air Kecil? Atasi dengan 4 Metode Alami

Beri tahu teman-teman Anda

Susah buang air kecil bisa merupakan gejala penyakit yang lebih serius. Jika retensi urin yang Anda alami termasuk kronis, Anda disarankan untuk menjalani perawatan intensif dan mengambil tindakan preventif seperti mengonsumsi banyak jus buah dan sayur.

Susah-Buang-AIr-Kecil
Mengatasi susah buang air kecil dapat dilakukan dengan 4 cara alami sesuai dengan penyebabnya

Bukan perkara minor, retensi urine atau susah buang air kecil merupakan masalah kesehatan yang cukup serius.

Fenomena ini seringkali dianggap kebetulan saja. Padahal faktor pemicunya telah diungkap melalui banyak studi, diantaranya ada gangguan saraf, gangguan prostat, infeksi bakteri atau kuman, hingga melemahnya otot kandung kemih.

Tak seperti inkontinensia latchkey atau buang air kecil yang sulit dikontrol, masalah ini tidak disebabkan oleh ‘ketidakmampuan’ otot kandung kemih dalam menahan cairan.

Justru sebaliknya, seseorang akan sulit mengeluarkan kencing walaupun kandung kemihnya sudah penuh. Tak jarang, orang yang mengalami resistensi urin juga merasakan nyeri pada bagian bawah yang cukup menyakitkan.

Artikel Terkait:
Diet Sehat: Panduan Lengkap untuk Tubuh Ideal Berenergi
Jadwal Pola Hidup Sehat: 30 Hari Menuju Tubuh Idaman Sehat Anda
9 Tips Menjaga Kesehatan Jantung Sampai Tua

Susah Buang Air Kecil: Akut dan Kronis

Dalam dunia medis dikenal 2 jenis retensi urine, yakni retensi urine akut dan kronis.

Loading...

Seperti dikutip dari Hello Sehat, retensi urine akut merupakan masalah yang terjadi secara tiba-tiba. Biasanya, retensi urine akut bersifat temporer; hanya dalam waktu sebentar.

Gejala yang umum dialami ialah merasa kebelet kencing, namun urin yang dikeluarkan sangat sedikit.

Adapun retensi urine kronis merupakan gejala yang berlangsung cukup lama. Biasanya, orang yang mengalaminya akan merasa kebelet kencing, namun tidak bisa mengeluarkan air seni secara tuntas (tersendat –sendat). Alhasil, kandung kemih tidak bisa dikosongkan dalam sekali waktu.

Baik retensi urine akut maupun kronis, semuanya memiliki dampak berbahaya jika terus dibiarkan. Oleh karena itu, Anda perlu menanggapi hal ini secara serius. Berikut kami bagikan beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi resiko retensi urin dibedakan menurut faktor penyebabnya.

Penyebab Susah Buang Air Kecil dan Pencegahannya

Obat terbaik adalah pencegahan. Oleh karena itu, IT’s Buah fokus pada metode pencegahan alami dengan penggunaan bahan-bahan alami dan organik.

Tapi terkadang, nasi sudah menjadi bubur dan Anda mengalami susah buang air kecil yang mungkin saja disebabkan oleh salah satu dari keempat penyebab paling umum berikut ini.

#1 Infeksi Saluran Kemih (ISK)

Penyebab susah buang air kecil yang pertama adalah ISK atau Infeksi Saluran Kemih. Saat saluran kemih mengalami infeksi, maka (seringkali) seseorang sulit mengeluarkan urin.

Infeksi semacam ini dapat disebabkan oleh bakteri yang menyerang ureter, ginjal, kandung kemih, maupun saluran uretra.


Kondisi ini juga bisa dipicu oleh beberapa kebiasaan, seperti menahan kencing dan terlalu sering duduk. Tetapi secara umum, ISK disebabkan oleh adanya bakteri di saluran kemih, sehingga mirip seperti infeksi-infeksi lainnya.

ISK lebih sering menyerang wanita lantaran anatomi saluran kencingnya berbentuk lurus dan pendek. Selain itu, posisi lubang kencing yang berdekatan dengan vagina juga memperbesar kemungkinan kuman untuk merambat dari anus menuju saluran kencing.

Cara Pencegahan

ISK dapat dicegah dengan cara membersihkan organ sensitif. Anda bisa menyiram dan menyeka organ mulai dari arah depan menuju belakang. Tak perlu menggunakan sabun khusus, cukup gunakan air bersih saja.

Selain itu, perhatikan konsumsi air putih. Air putih; dalam jumlah cukup; terbukti mampu membantu mengurangi resiko ISK.

Pada beberapa kasus, orang yang minum air putih lebih sedikit cenderung mudah terserang ISK, dibandingkan dengan orang yang banyak minum air. Karena itu, cukupkan minum air dalam kondisi apapun.

Artikel Terkait:
5 Obat Maag untuk Ibu Menyusui dari Bahan Alami
Pola Diet Untuk Penderita Sakit Maag Kronis
4 Obat Maag untuk Ibu Hamil yang Alami & Sehat

#2 Prostat

Prostat menyebabkan susah buang air kecil karena adanya penyempitan pada saluran kemih. Biasanya, kondisi ini dialami oleh laki-laki.

Prostat dipengaruhi oleh kadar hormon seksual yang berubah seiring bertambahnya usia.

Kalau hal ini yang menyebabkan Anda susah buang air kecil, maka solusinya adalah menjalani operasi TURP.

Transurethral Resection of Prostate atau TURP merupakan operasi khusus yang dilakukan untuk menghilangkan “penghalang” dalam saluran kencing dengan cara memotong sebagian kecil kelenjar prostat.

Cara Pencegahan

Sangat baik jika Anda mampu mengenali tanda-tanda prostat sejak dini. Karena dengan begitu, kerusakan serius dapat dicegah. Caranya dengan mengonsumsi tomat atau semangka. Buah atau sayuran yang berwarna merah terbukti mengandung likopen yang efektif menurunkan resiko kanker prostat.

Anda juga perlu memperbanyak minum teh dan konsumsi kedelai. Kedua bahan ini diketahui mengandung nutrisi isoflavon yang diasosiasikan dengan penurunan resiko kanker prostat. Adapun selain teh dan kedelai, isoflavon juga ditemui pada buncis, tahu, tauge, kacang-kacangan, dan teh hijau.

#2 Batu Saluran Kemih

Kalau Anda pernah mendengar istilah jumping urine, maka hal tersebut sering diasosiasikan dengan masalah batu saluran kemih. Batu saluran kemih diketahui merupakan salah satu penyebab susah buang air kecil.

Kondisi ini dipicu oleh terbentuknya batu atau kristal yang merupakan akumulasi bahan-bahan organik dan anorganik, seperti kalsium oksalat, kalsium fosfat, sistein, xanthyn, dan lain sebagainya.

Adapun jumping urine atau gerakan melompat jelang kencing bisa membantu membuka saluran kemih dan menggeser posisi batu. Meski demikian, cara ini kurang efektif untuk mengatasi susah buang air kecil lantaran tidak selalu membuahkan hasil.

Ukuran batu yang berkisar antara 2-3 mm juga menjadi alasan tersendiri mengapa masalah ini butuh penanganan serius.

Cara Pencegahan

Salah satu cara untuk mencegah pembentukan batu saluran kemih ialah dengan banyak berolahraga, minum air putih, jaga asupan protein (jangan sampai berlebih), dan mengurangi intake vitamin C.

Karena batu saluran kemih juga dapat dipicu oleh asam jengkolat, maka sebaiknya Anda mengurangi makan jengkol selama beberapa waktu.

Artikel Terkait:
3 Komponen Pola Hidup Sehat untuk Bugar Seumur Hidup
Lakukan 9 Hal Unik Ini untuk Pola Hidup Sehat Sepanjang Masa
Tips Sehat Ala Atlet Asian Games yang Perlu Anda Tahu

#4 Gangguan Saraf Pada Saluran Kemih

Menurut situs Alodokter, gangguan saraf pada otak maupun saluran kemih dapat mengakibatkan susah buang air kecil. Mengapa demikian? Sebab, otak yang harusnya mengirim sinyal ke kandung kemih tidak bisa menjalankan tugasnya dengan baik.

Gangguan saraf tersebut akhirnya menyebabkan otot-otot kandung kemih terlambat bekerja atau bahkan sulit mengeluarkan urine.

Terganggunya saraf dapat diakibatkan oleh beberapa hal, diantaranya ialah penyakit stroke, penyakit parkinson, cedera otak, diabetes, gangguan saraf tulang belakang, dan lain sebagainya.

Cara Pencegahan

Untuk mencegah terjadinya gangguan saraf, Anda bisa mengurangi konsumsi minuman beralkohol. Anda juga bisa melakukan senam kegel untuk meningkatkan kerja otot pada bagian bawah panggul.

Minum cold pressed juice juga bisa membantu melancarkan susah buang air kecil. Karena minuman ini terbuat dari buah-buahan yang mungkin saja mengandung asam. Sehingga, dapat merangsang kandung kemih untuk mengeluarkan urin.

Artikel Terkait:
6 Makanan Pereda Maag dan Gerd
Pola Diet Untuk Penderita Sakit Maag Kronis
7 Cara Mengatasi Sembelit Pada Anak

Konsultasi Detoks

 


Beri tahu teman-teman Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp Konsultasi ke CS