Tips Aktivitas Fisik Selama Melakukan Detoks

Beri tahu teman-teman Anda

Selama detoks banyak dari kita yang bingung aktivitas apa yang tepat untuk dapat dilakukan dalam menunjang proses detoks. Yuk simak pembahasan dibawah ini!

Tips Aktivitas Fisik Selama Detoks

Halo, Sahabat Sehat!

Detoksifikasi atau diet detoks adalah intervensi jangka pendek yang dirancang untuk menghilangkan racun dari tubuh, meningkatkan kesehatan, dan membantu mencapai berat badan ideal. Diet detoks adalah sebuah periode dimana seseorang tidak mengonsumsi makanan, minuman, atau obat yang berbahaya dalam jangka waktu tertentu untuk meningkatkan kesehatan.

Diet detoks sudah sangat populer sekali di masyarakat. Masyarakat mengenal diet ini sebagai diet yang hanya mengonsumsi buah-buahan, sayuran, air saja sebagai asupan makan setiap harinya selama proses detoks.

Aktivitas Fisik Untuk Kesehatan Tubuh

Tips Aktivitas Fisik Selama Detoks

Selama kamu menjalankan detoks, disarankan untuk tetap melakukan aktivitas fisik. Aktivitas fisik ini banyak sekali yang masih salah mengartikan. Banyak orang menganggap aktivitas ini dilakukan harus dengan intensitas yang berat. Namun, nyata nya aktivitas fisik itu dibagi menjadi tiga yaitu aktivitas fisik, latihan fisik, dan olahraga. Jadi, olahraga adalah bagian dari aktivitas fisik.

Seperti yang sudah dibahas diatas, aktivitas fisik dibagi menjadi tiga yaitu aktivitas fisik ringan, latihan fisik, dan olahraga. Penjelasan detail mengenai ketiga nya sudah dibahas di artikel Tips Penuhi Kebutuhan Nutrisi Tubuh Saat Beraktivitas Fisik

Aktivitas fisik berkaitan erat dengan kesehatan tubuh secara keseluruhan. Tubuh yang sehat akan mampu melakukan aktivitas secara optimal. Aktivitas secara rutin dalam porsi yang cukup mempunyai dampak positif untuk kesehatan tubuh. Beberapa literature menyebutkan bahwa aktivitas fisik (termasuk olahraga) dengan asupan gizi mempunyai dampak yang sinergis terhadap kesehatan jasmani. 

Aktivitas fisik adalah sebuah kegiatan yang apabila dilakukan akan membuat tubuh kita mengeluarkan keringat. Keringat adalah salah satu bentuk eksresi atau proses pengeluaran zat-zat sisa metabolisme. Oleh sebab itu, selama detoks disarankan untuk tetap beraktivitas dengan tujuan untuk membantu proses pengeluaran dari zat-zat sisa tersebut.

Tips Aktivitas Fisik Selama Detoks

Tips Aktivitas Fisik Selama Detoks

Nah untuk membantu kamu yang bingung mau melakukan aktivitas fisik apa selama menjalani detoks, itsbuah mau berbagi tips nya nih!

Dalam Physical Activity Guidelines for Americans 2nd Ed, dijabarkan beberapa hal mengenai aktivitas fisik. Ada beberapa aktivitas yang dapat dilakukan selama kamu detoks. 

#1 Light-intensity activity

adalah aktivitas fisik yang dilakukan dengan intensitas dan frekuensi yang ringan seperti mencuci pakaian, memasak, atau membersihkan rumah. Tak hanya itu, berjalan kaki juga bisa menjadi alternatif lain untuk melakukan aktivitas fisik ringan. Kegiatan ini cocok dilakukan untuk kamu yang sedang detoks karena kegiatan ini mengeluarkan energi namun tidak terlalu membuat kamu lelah karena intensitasnya yang ringan. 

Manfaat melakukan light-intensity activity adalah membantu tubuh kamu untuk tidak terlalu melakukan kegiatan yang lebih aktif lagi untuk menghindari “Sedentary life” yang tidak sehat, menurunkan risiko terjadinya penyakit jantung dan diabetes mellitus.

Tak perlu pikirkan berapa banyak waktu yang harus dicapai untuk melakukan aktivitas ini, karena pada aktivitas ini yang dibutuhkan adalah kamu bergerak dan melakukan beberapa kegiatan ringan yang mampu dilakukan selama kamu detoks. Selain itu dibutuhkan konsisten untuk melakukannya. Jadi buat kamu yang masih “Sedentary life” yuk berubah jadi lebih aktif!

#2 Yoga

Selanjutnya, aktivitas fisik yang dapat dilakukan dirumah selama kamu detoks adalah Yoga. Yoga dikenal sebagai sistem filosofi kehidupan masyarakat India kuno. Latihan yoga memiliki pengaruh terhadap seluruh tubuh. Saat melakukan yoga dengan ditunjang pernafasan dan latihan meditasi, tubuh mengalami proses detoksifikasi atau pembuangan racun atau zat-zat yang tidak bermanfaat bagi tubuh. 

Tak hanya itu, faktar menarik mengenai yoga adalah dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Latihan yoga dapat mengaktifkan sistem kekebalan tubuh dengan cara mengaktifkan kelenjar thymus yang terletak diarea antara jantung dan tulang dada. Kelenjar thymus memproduksi T-Sel, sebuah kelompok heterogen sel penting dalam melindungi tubuh terhadap invasi oleh organisme asing. 

Jika kamu ingin melakukan yoga saat detoks, perhatikan intesitasnya. Saat tubuh kamu sudah tidak mampu melakukan gerakan yang lebih berat dengan durasi yang lebih lama, istirahatlah. Jangan lupa konsumsi banyak cairan selama detoks dengan melakukan aktivitas fisik. 

Ingat yaaa, apapun bentuk aktivitas fisiknya lakukanlah sesuai dengan kemampuan tubuh kamu masing-masing. Jangan paksakan untuk melakukan aktivitas fisik dengan intensitas yang berat. Aktivitas ringan pun sudah cukup untuk membantu proses detoks kamu menjadi optimal. Jangan lupa konsisten! 

Nah Sahabat Sehat!, itu dia beberapa tips buat kamu yang ingin beraktivitas fisik selama melakukan detoks. Ingat yaaa, apapun bentuk aktivitas fisiknya lakukanlah sesuai dengan kemampuan tubuh kamu masing-masing. Jangan paksakan untuk melakukan aktivitas fisik dengan intensitas yang berat. Aktivitas ringan pun sudah cukup untuk membantu proses detoks kamu menjadi optimal. Jangan lupa konsisten! 

Sahabat Sehat jangan lupa juga untuk ikuti instagram @sehatbarengitsbuah karena minggu ini akan ada IG Live Session yang membahas seputar aktivitas fisik bersama Mury Kuswari seorang Sport Nutrisionist! Jangan ketinggalan ya Sahabat Sehat!


Beri tahu teman-teman Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *