Tips Berdamai Dengan Maag & GERD ala IT’s Buah

Beri tahu teman-teman Anda

Maag dan GERD merupakan penyakit pada sistem pencernaan yang kerap disepelekan. Dengan gaya hidup sekarang ini hampir semua orang bisa terkena maag & GERD, tapi bukan berarti ini tidak bisa diatasi. Simak penjelasan bagaimana tips berdamai dengan Maag & GERD ala itsbuah dibawah ini yuk!

Tips berdamai dengan maag & gerd

Halo, Sahabat Sehat!

Maag dan gastroesophageal reflux disease (GERD) atau yang dikenal sebagai penyakit asam lambung adalah penyakit pada sistem pencernaan yang kerap disepelekan. Tingkat pengetahuan yang kurang tentang pola makan dan gaya hidup sehat menjadi salah satu penyebab maag dan GERD sering kambuh.

Jika tidak ditangani dengan baik, maag dan GERD dapat merusak fungsi lambung, bahkan memicu berbagai komplikasi yang berujung pada kematian. 

Sebagian orang beranggapan bahwa maag dan GERD adalah penyakit yang sama. Padahal keduanya adalah penyakit yang berbeda. Maag atau yang secara medis dikenal dengan istilah gastritis adalah peradangan, iritasi atau erosi pada dinding lambung. Sedangkan, GERD adalah kondisi ketika asam lambung naik ke kerongkongan sehingga menimbulkan gejala yang mengganggu.

Artikel ini akan membahas tentang gambaran singkat penyakit maag dan GERD beserta beberapa tips untuk berdamai dengan kedua penyakit tersebut.  

Baca Juga : Kamu Punya Maag? Wajib Perhatikan Hal Ini!

Faktor Pemicu Maag & GERD

#1 Pemicu Maag

Secara garis besar, maag dibagi menjadi dua, yaitu maag akut dan maag kronis. Gejala maag yang paling umum adalah nyeri perut/ulu hati, mual, muntah, perasaan begah setelah atau saat makan, dan kehilangan nafsu makan.

Berikut adalah beberapa faktor yang dapat memicu gejala tersebut:

  • Pola makan tidak teratur 

Pola makan yang tidak teratur akan menyebabkan peningkatan asam lambung yang kemudian berujung pada peradangan dinding lambung.  Pola makan yang dianjurkan adalah pola makan yang terbagi dalam 3 periode, yaitu sarapan, makan siang dan makan malam. Makanan yang dikonsumsi sebaiknya terdiri dari 60%-70% karbohidrat, 15%-20% protein dan 20%-30% lemak.

  • Stress 

Stress sebenarnya adalah sebuah mekanisme pertahanan tubuh. Namun, stress yang berlebihan dapat memicu produksi asam lambung. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan di RSUD Labuang Baji Makassar, semakin tinggi tingkat stress seseorang maka semakin besar pula resiko orang tersebut terserang penyakit maag.

  • Konsumsi Kafein Berlebihan

Berdasarkan Jurnal Keperawatan dan Fisioterapi, kebiasaan mengkonsumsi kafein yang terdapat dalam  kopi dapat meningkatkan resiko seseorang terkena penyakit maag. Setiap orang memiliki perbedaan reaksi terhadap kafein. Konsumsi kafein yang aman untuk orang dewasa adalah sekitar 200-400 mg per hari atau setara dengan 2-4 cangkir kopi per hari. 

#2 Pemicu GERD

Gejala-gejala yang umumnya dialami oleh penderita GERD adalah heartburn atau rasa nyeri dan panas dari ulu hati hingga ke dada, regurgitasi atau naiknya makanan dari lambung ke mulut, kesulitan menelan, mual, kehilangan nafsu makan, gangguan pada tenggorokan seperti batuk atau suara serak hingga muntah darah atau muntah berwarna hitam. Berikut adalah beberapa faktor yang dapat memicu gejala tersebut:

  • Merokok atau menghirup asap rokok

Asap rokok yang tertelan oleh perokok atau perokok pasif sebagian masuk ke paru-paru dan sebagiannya lagi masuk ke lambung. Seperti yang disampaikan oleh Prof. Dr. dr. Murdani Abdullah, Sp.PD-KGEH, FINASIM, FACG, dalam diskusi media tentang sosialisasi seputar GERD yang diadakan oleh Yayasan Gastroenterologi Indonesia, komponen polutan yang terdapat pada asap rokok dapat mengiritasi saluran pencernaan.

Ditambah lagi jika pola makan jadi berantakan akibat sensasi rasa kenyang yang dihasilkan setelah merokok. Kebiasaan merokok tidak dianjurkan karena dapat menyebabkan komplikasi GERD dengan derajat keasaman lambung yang kronis.

  • Konsumsi Obat-Obatan

Ada beberapa jenis obat yang dapat memberikan efek samping pada lambung dan saluran pencernaan, seperti iritasi kerongkongan, masalah tukak lambung atau melemahnya otot pada katup kerongkongan yang dapat menjadi penyebab GERD.

Obat-obatan yang dapat memicu GERD adalah obat asma, obat antidepresan, obat penenang, obat calcium channel blockers untuk darah tinggi dan lain-lain. Jika Anda mempunya riwayat GERD, jangan lupa untuk selalu  berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum mengkonsumsi obat-obatan tersebut.

  • Obesitas

Mengkonsumsi makanan tinggi kalori dengan jumlah besar dapat mempercepat tingkat obesitas. Berdasarkan Journal of Nutrition College, lemak yang berlebihan dapat memberikan tekanan lebih besar pada perut sehingga meningkatkan peluang terjadinya refluks atau naiknya asam lambung ke kerongkongan. Modifikasi gaya hidup dan pola makan umumnya disarankan untuk pasien GERD dengan tujuan mengurangi refluks.

Baca Juga : Buah Untuk Sakit Maag : 5 Pilihan Terbaik

Tips Berdamai Dengan Maag & GERD

Berikut adalah beberapa tips yang dapat Anda lakukan untuk berdamai dengan maag dan GERD:

#1. Hindari makan dengan porsi terlalu banyak

Makan hingga perut terasa kenyang memang menyenangkan, namun pada saat lambung terisi penuh, otot lambung akan meregang dan memberikan tekanan lebih pada otot di katup tenggorokan bawah sehingga katup dapat terbuka secara tiba-tiba dan menyebabkan asam lambung naik ke kerongkongan. Anda bisa mencoba makan lebih sering dengan porsi yang lebih sedikit. 

#2. Hindari makan sebelum tidur

Hindari mengkonsumsi makanan minimal 2 jam sebelum tidur. Tubuh memerlukan waktu untuk mencerna makanan. Jika Anda langsung tidur setelah makan, makanan yang belum tercerna dengan sempurna dapat naik kembali ke kerongkongan. 

#3. Hindari makanan dan minuman pemicu asam lambung

Jika Anda adalah penderita penyakit maag dan GERD, Anda harus lebih memperhatikan jenis-jenis makanan yang Anda konsumsi agar tidak memicu produksi asam lambung. Berikut adalah daftar makanan yang sebaiknya Anda hindari:

  • Makanan berlemak (gorengan, fast food, daging merah)
  • Makanan dan minuman yang mengandung coklat
  • Makanan pedas
  • Buah-buahan yang asam (jeruk, tomat, lemon)
  • Minuman beralkohol
  • Minuman yang mengandung kafein dan soda (kopi, teh, soft drink)

#4. Perbanyak konsumsi makanan yang aman untuk lambung

Setelah mengetahui makanan yang perlu Anda hindari, berikut adalah daftar makanan yang dapat Anda nikmati tanpa khawatir dengan asam lambung Anda:

  • Makanan tinggi serat (oatmeal, brown rice)
  • Sayuran hijau (brokoli, bayam, buncis)
  • Umbi-umbian (kentang, wortel, beet) 
  • Buah-buahan (semangka, pisang, melon)

#5. Melakukan detox dengan cold-pressed juice

Cold-pressed juice adalah perpaduan berbagai sayur dan buah tertentu yang diramu dalam proses peristaltic sehingga menghasilkan jus murni tanpa tambahan air dan gula. Cold-Pressed Juice berbeda dengan juice biasa karena mengandung lebih banyak vitamin & mineral dan bisa disimpan dengan lebih lama.

Anda dapat berdamai dengan Maag & GERD dengan mengikuti program Detox : Peace with Maag & GERD di itbsuah. Dengan anjuran yang sudah disusun oleh NutriCoach, setiap kandungan dalam varian cold-pressed Juice yang telah diformulasikan bernutrisi tinggi, dan ampuh membantu meredakan Maag & GERD yang Anda miliki. Selain itu detox dengan cold-pressed juice juga dapat membantu Anda meningkatkan imun dan metabolisme tubuh. 

Baca Juga : Cara Mengobati Maag Kronis : 7 Metode Alami & Aman


Beri tahu teman-teman Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *