Tips Puasa Sehat Untuk Penderita Maag dan GERD

Beri tahu teman-teman Anda

Puasa Ramadhan terkadang masih menjadi hal yang dikhawatirkan untuk dijalani bagi orang-orang yang punya masalah Gastritits (maag) atau GERD. Berikut ini beberapa tips untuk menjalankan puasa sehat, simak dibawah ini yuk!

Tips-Puasa-Sehat-Untuk-Penderita-Maag-dan-GERD

Halo, Sahabat Sehat!

Banyak orang mengkhawatirkan akan mengalami kekambuhan pada Maag atau GERD jika menjalani puasa Ramadhan selama 1 bulan penuh. Ini merupakan hal yang bisa saja terjadi, namun bisa juga menjadi hal yang tidak akan terjadi.

Mengapa? Karena pada dasarnya puasa bisa membantu menyembuhkan Gastritis atau GERD, namun dengan pengaturan makanan yang baik dan benar. Berbanding terbalik dengan hal itu, apabila Sahabat Sehat tidak menerapkan pola makan yang baik dan benar, akan mengakibatkan timbulnya gejala-gejala terkait pada Gastritis dan GERD. 

Pola makan teratur menjadi penentu kekambuhan bagi Sahabat Sehat yang punya masalah dengan kedua penyakit ini. Jika makan tidak teratur, suka makan makanan berlemak, minum minuman bersoda, kopi, stress, dan merokok jangan heran jika masalah Maag dan GERD menjadi semakin parah.

#1 Kenali Gejala Sebagai Pertolongan Pertama

Sebelumnya, Sahabat Sehat perlu mengetahui apakah termasuk penderita Maag atau GERD. Karena tanda dan gejala pada Gastritis (Magg) dan GERD pada dasarnya memiliki kemiripan.

Berikut ini adalah tanda dan gejala pada Gastritis (Maag) :

  1. Nafsu makan menurun drastis
  2. Sering mual dan muntah 
  3. Sering bersendawa dalam keadaan lapar
  4. Nyeri perut, kembung, dan rasa sesak bagian atas perut (ulu hati)
  5. Kepala terasa pusing 
  6. Sulit tidur karena gangguan rasa sakit pada perut

Sedangkan pada GERD memiliki tanda dan gejala sebagai berikut, simak baik-baik ya Sahabat Sehat:

  1. Rasa nyeri perut yang sifatnya panas membakar atau mengiris
  2. Rasa terbakar disertai sendawa
  3. Regurgitasi 
  4. Timbul rasa asam atau pahit dimulut 
  5. Ada cairan atau makanan yang naik dari perut ke bagian mulut
  6. Batuk terus menerus, keadaan tercekik waktu bangun tidur 
  7. Merasa kembung, mual cepat kenyang, dan produksi air liur meningkat

Dari sekian tanda gejala ini, Sahabat Sehat harus memahami nya dengan baik, apabila saat menjalani puasa Ramadhan merasakan tanda dan gejala tersebut segera lakukan beberapa penangan berikut ini untuk menghindari adanya komplikasi lanjutan yang akhirnya dapat menganggu puasa Ramadhan Sahabat Sehat: 

  • Melonggarkan pakaian 
  • Berdiri tegak 
  • Meninggikan bantal
  • Konsumsi minuman jahe
  • Hentikan puasa apabila gejala nya sudah semakin memburuk 
  • Batalkan puasa dengan konsumsi air putih terlebih dahulu 
  • Jika ingin mengonsumsi makanan usahakan mengonsumsi makanan yang tidak memberatkan saluran cerna seperti konsumsi buah potong atau jus.
  • Jika kondisi semakin memburuk segera hubungi dokter untuk penangan lebih lanjut

#2 Hindari Beberapa Hal Berikut

  1. Makanan yang diolah dengan minyak banyak, santan kental, dan mengandung asam yang terlalu tinggi (hindari buah-buahan mentah 
  2. Makanan pedas, makanan kaleng/olahan. Makanan olahan dengan masa simpan yang lama karena biasanya mengandung banyak bahan kimia, termasuk pengawet yangdapat memperburuk gastritis 
  3. Makanan yang banyak mengandung gula olahan 
  4. Makanan berlebihan saat buka puasa dan sahur, serta menunda buka puasa 
  5. Berbaring kurang dari 2 jam setelah makan
  6. Mengonsumsi minuman yang mengandung kafein, seperti teh, kopi, soda
  7. Merokok

#3 Upaya Yang Perlu Dilakukan

  • Upayakan selalu makan sahur dan sebisa mungkin untuk mengakhirkannya

Manfaat nya adalah dapat membuat tubuh menyimpan cadangan energi untuk berpuasa seharian dan kita tetap dapat beraktivitas dengan baik. apabila sahur diawalkan, makanan yang dikonsumsi sudah tercerna sehingga tubuh cenderung kekurangan energi pada saat masih dibutuhkan 

  • Tetap beraktivitas fisik seperti biasanya

Jangan jadikan puasa sebagai penghalang Sahabat Sehat untuk tetap beraktivitas sebagaimana hari biasa. Apabila aktivitas fisik dikurangi, pasokan darah akan lebih banyak ke saluran cerna sehingga proses pencernaan terjai lebih cepat. Ini tentu tidak menguntungkan bukan hanya bagi penderita maag, tapi juga untuk semua yang berpuasa 

  • Menyegerakan berbuka

Dengan tujuan agar tubuh bisa segera mendapatkan asupan kalori setelah berpuasa seharian dan diikuti dengan adanya aktivitas fisik. Selain itu, dengan menyegerakan berbuka dapat membuat tubuh segera terhidrasi dengan baik. Dehidrasi merupakan stress bagi tubuh yang dapat memicu peningkatan asam lambung

  • Berbuka dengan makanan sehat

Saat berbuka puasa disarankan untuk mengonsumsi pola makan seimbang dan mengonsumsi makanan yang relatif ringan. Tidak disarankan untuk mengonsumsi makan berat secara sekaligus. Karena konsumsi makanan berat dalam jumlah banyak secara mendadak dapat membuat proses pencernaan tidak berlangsung optimal.

#4 Makanan Yang Baik Untuk Dikonsumsi

  1. Pilh karbohidrat kompleks saat sahur untuk membantu membuat rasa kenyang lebih lama saat puasa sehingga mengurangi rasa lapar dan lebih energik untuk menghadapi padatnya aktivitas harian 
  2. Konsumsi kurma, sebagai sumber gula, serat, karbohidrat, potassium, dan magnesium yang baik 
  3. Konsumsi cold pressed juice pada saat sahur dan berbuka untuk membantu kembali mencukupi kebutuhan zat gizi yang diperlukan tubuh
  4. Konsumsi protein hewani seperti daging tanpa lemak, ikan, ayam tidak digoreng, atau telur untuk membantu meningkatkan sistem imun selama puasa
  5. Alternatif lain karbohidrat yang dapat dikonsumsi selain nasi adalah kentang pure, macaroni rebus, roti gandum, krakers, biskuit, bihun, pudding. 

Baca Juga : Maksimalkan Puasa Dengan Cold Pressed Juice


Beri tahu teman-teman Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *